Bisnis.com, JAKARTA — Galangan kapal asal China, Guangzhou Shipyard International (GSI), resmi meluncurkan kapal pengangkut kendaraan berbahan bakar ganda, yang diklaim terbesar di dunia. Kapal jenis pure car and truck carrier (PCTC) tersebut mencetak rekor baru dengan kapasitas angkut lebih dari 10.000 unit kendaraan dalam satu pelayaran.
Berlayar daridistrik Nansha di Kota Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, kapal bernama Glovis Leader itu dibangun untuk perusahaan pelayaran asal Korea Selatan, HMM. Pembangunan dilakukan di fasilitas galangan GSI di Pulau Longxue, muara Sungai Pearl, yang hingga kini telah memproduksi dan mengirimkan total 26 unit kapal PCTC.
Mengutip China Daily, Glovis Leader memiliki panjang 230 meter, lebar 40 meter, serta draft struktur 10,5 meter. Kapal ini dilengkapi desain garasi 14 dek yang mampu menampung hingga 10.800 kendaraan, mulai dari mobil listrik, kendaraan berbasis sel bahan bakar hidrogen, hingga truk berat.
Selain kapasitas besar, kapal tersebut juga dirancang dengan performa tinggi dengan kecepatan maksimum mencapai 19 knot. Sistem propulsinya mengadopsi bahan bakar ganda, yakni diesel dan liquefied natural gas (LNG), serta dilengkapi generator poros yang memungkinkan pembangkitan listrik selama pelayaran.
Dari sisi lingkungan, kapal ini telah memenuhi standar emisi International Maritime Organization Tier III, yang merupakan regulasi ketat untuk menekan emisi nitrogen oksida dari kapal.
Menukil Global Times, Lin Boqiang, direktur Pusat Penelitian Ekonomi Energi China di Universitas Xiamen menyebut, keberhasilan pengiriman kapal pengangkut mobil berbahan bakar ganda berukuran besar ini menjadi terobosan berkelanjutan China dalam integrasi sistem pembuatan kapal kelas atas dan teknologi pelayaran ramah lingkungan.
Dia juga berpendapat bahwa hadirnya kapal ini mencerminkan rantai industri terkait telah mengembangkan kemampuan inovasi independen yang kuat dan kapasitas manufaktur yang sangat sistematis.
Lin mengatakan bahwa penggunaan kapal semacam itu dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja lingkungan dari transportasi maritim mobil global, sekaligus memperkuat posisi teknologi pembuat kapal China di pasar kelas atas internasional.
Lin menambahkan, China secara bertahap membangun keunggulan kompetitif yang stabil dalam peralatan maritim yang digerakkan oleh energi baru, menawarkan solusi praktis untuk transformasi hijau industri pelayaran global, khususnya di tengah meningkatnya ketegangan energi global.
GSI diketahui merupakan anak usaha China State Shipbuilding Corporation. Salah satu galangan kapal terbesar di Negeri Tirai Bambu itu tercatat telah mengantongi lebih dari 40 pesanan kapal PCTC.
Portofolio kapal yang telah dikirimkan, mulai dari kapasitas 7.000 unit, 8.600 unit, hingga terbaru 10.800 unit, secara kumulatif setara dengan hampir 200.000 slot kendaraan dalam perdagangan otomotif global.