Bisnis.com, JAKARTA - Usaha toko bangunan merupakan salah satu jenis usaha yang berpeluang menguntungkan dan tak lekang oleh waktu.
Sebab, usaha ini terbukti dapat menghasilkan omset ratusan juta rupiah setiap bulannya.
Apalagi, kebutuhan dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan yang selalu ada setiap tahunnya, menjadikan peluang usaha toko bangunan ini tetap bisa mendulang cuan.
Jadi, walaupun usaha ini memerlukan modal yang cukup besar, namun, perputaran uang yang cukup cepat dan peluang labanya juga cukup besar.
Hal itulah yang dirasakan oleh CV Marwani Indah, produsen material beton asal Solo, yang merupakan salah satu material konstruksi.
Bisnis ini mampu mempertahankan eksistensinya selama hampir 30 tahun sebagai penyedia utama Genteng Beton MI dan Paving Beton MI di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Sejak didirikan pada tahun 1995, CV Marwani Indah telah menjadi saksi sekaligus penggerak pembangunan hunian di berbagai daerah. Berdasarkan data internal perusahaan, hingga tahun 2026 ini, produk Genteng Beton MI tercatat telah digunakan pada lebih dari 10.000 unit rumah tinggal dan mencatatkan akumulasi penjualan lebih dari 20 juta keping genteng.
Sejumlah nama besar di industri properti seperti Safira Grup, Fajar Group, hingga Rajawali Group mempercayakan kebutuhan material atap dan pengerasan lahan mereka pada produk buatan perusahaan ini.
“Kualitas material bangunan memiliki korelasi langsung terhadap kenyamanan dan nilai aset properti dalam jangka panjang. Kami memahami bahwa rumah adalah investasi seumur hidup bagi masyarakat, itulah mengapa kami tidak pernah berkompromi dengan standar produksi,” ujar Faiz, Direktur CV Marwani Indah.
Faiz menambahkan bahwa kepercayaan dari lebih dari 1.000 pelanggan setia merupakan aset terbesar perusahaan.
Bertahan sejak 1995 bukan hal yang mudah. Kuncinya, katanya, adalah menjaga kontrol kualitas dari hulu ke hilir, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses distribusi, karena kami mengelola fasilitas pabrik milik sendiri.
Saat ini, usaha yang berbasis produksi di Solo itu, sudah mencapai jangkauan distribusi yang meluas mencakup wilayah Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, hingga kota-kota besar seperti Semarang, Salatiga, Kudus, dan Yogyakarta.
Faiz mengungkapkan, secara teknis, penggunaan genteng beton dinilai lebih unggul untuk kebutuhan rumah modern karena strukturnya yang kuat, ukuran yang presisi, serta kemampuan isolasi suhu yang baik.
Di sisi lain, penggunaan paving block beton kian diminati untuk area lingkungan dan komersial karena daya tahannya terhadap beban berat serta kemampuannya dalam menjaga daerah resapan air.
“Seiring meningkatnya pembangunan kawasan hunian dan infrastruktur pasca-pandemi, kami melihat kebutuhan terhadap material beton yang stabil dan berkualitas terus bertumbuh. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dan pengembang dalam membangun hunian yang kokoh dan rapi,” tutup Faiz.