Bisnis.com, BALIKPAPAN — Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan mencatat rekor pergerakan tertinggi selama periode Lebaran 1447 H pada 28 Maret 2026.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan R. Iwan Winaya Mahdar menyatakan fenomena puncak arus balik yang lebih masif dibandingkan arus mudik mencerminkan pola mobilitas masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) yang cenderung melakukan perjalanan pulang kampung secara bertahap, namun kembali secara bersamaan menjelang berakhirnya cuti Lebaran.
"Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 14 Maret 2026 dengan total sebanyak 137 pergerakan pesawat dan 19.341 penumpang, sedangkan puncak arus balik tercatat pada tanggal 28 Maret 2026 dengan total sebanyak 146 pergerakan pesawat dan 21.509 penumpang. Ini menunjukkan masyarakat lebih tersebar saat berangkat, tapi kembali hampir bersamaan," kata R Iwan Winaya Mahdar dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
Iwan menyebutkan 5 rute dengan pergerakan penumpang terbanyak selama periode posko Lebaran mencakup Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Makassar (UPG), Yogyakarta (YIA), dan Tarakan (TRK).
Dominasi rute Jakarta-Balikpapan menegaskan posisi ibu kota sebagai tujuan utama perantau asal Kalimantan Timur, sementara rute Tarakan mengindikasikan mobilitas internal antarwilayah Kaltim yang tetap tinggi meski infrastruktur darat terus berkembang.
Iwan mengungkapkan secara akumulatif, hingga H+7 Lebaran, Bandara SAMS Sepinggan melayani total 290.892 penumpang atau meningkat 0,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Iwan menambahkan, selama 18 hari operasional posko yang dimulai sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026, tidak tercatat insiden signifikan yang mengganggu operasional penerbangan.
Koordinasi antara otoritas bandara, TNI-Polri, AirNav, maskapai, dan pemangku kepentingan lainnya diklaim berjalan solid dengan mengedepankan prinsip 3S + 1C (Safety, Security, Services, dan Compliance).
"Kami bersyukur bahwa seluruh rangkaian pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H di Bandara SAMS Sepinggan dapat terselenggara dengan baik. Berkat koordinasi yang solid antara Otoritas Bandara, TNI-Polri, AirNav, maskapai, para awak media dan seluruh stakeholder terkait, kita berhasil mengelola lonjakan penumpang dengan tetap mengedepankan prinsip 3S + 1C," katanya.
Sebagaimana diketahui, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 H pada Senin (30/3/2026).
Dia berjanji melakukan evaluasi menyeluruh guna perbaikan pelayanan pada periode libur nasional dan peak season mendatang, meski parameter evaluasi tersebut belum dirinci secara terbuka.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa bandara yang telah mematuhi aturan dan mengikuti imbauan petugas di lapangan, sehingga kepadatan di terminal dapat terurai dengan baik. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan selama periode ini, yang akan menjadi bahan evaluasi perbaikan kami ke depan," pungkasnya.