Bisnis.com, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat sebanyak 181.617 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta melalui empat gerbang tol (GT) utama per H-3 Lebaran, menandai lonjakan pergerakan arus mudik sebesar 78,84% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk., distribusi lalu lintas tertinggi didominasi oleh kendaraan yang mengarah ke timur atau Transjawa.
Perinciannya, arus keluar tertinggi terjadi di GT Cikampek Utama dengan total 84.434 kendaraan. Menyusul di belakangnya adalah pergerakan menuju arah barat melalui GT Cikupa (Merak) sebanyak 36.900 kendaraan, arah selatan via GT Ciawi (Puncak) sejumlah 30.759 kendaraan, serta GT Kalihurip Utama (Bandung) dengan 29.524 kendaraan.
“Sementara itu, untuk arus masuk ke Jakarta melalui empat gerbang tol utama tersebut tercatat sebanyak 78.450 kendaraan, atau mengalami penurunan sekitar 20,55% dibandingkan dengan kondisi normal,” jelas Jansen dalam keterangan videonya, Kamis (19/3/2026).
Seiring dengan tingginya volume kendaraan tersebut, Jansen mengakui adanya kepadatan di sejumlah titik, khususnya di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Kendati demikian, dia mengaku seluruh dinamika di lapangan masih dalam kendali petugas.
Di sisi lain, antrean kendaraan di kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang sempat mengular disebut telah berhasil diurai.
Mobilitas Angkutan Umum
Selain kendaraan pribadi, sektor transportasi umum juga mencatatkan peningkatan mobilitas. Selama periode pantauan operasi, moda kereta api menjadi primadona dengan memberangkatkan 1.279.902 penumpang melalui 2.685 perjalanan.
Di sektor penyeberangan laut, aktivitas di 36 pelabuhan mencatatkan 1.132 perjalanan kapal yang mengangkut 378.689 penumpang. Arus penyeberangan ini turut membawa puluhan ribu kendaraan angkutan, termasuk 49.333 unit roda dua, 39.814 unit roda empat, 2.791 unit bus, dan 5.292 unit truk.
"Pada lintasan strategis, pergerakan Jawa-Sumatera mencatatkan 163.603 penumpang, sementara pada lintasan Jawa-Bali tercatat sebanyak 72.497 penumpang," paparnya.
Sementara itu, industri penerbangan turut melayani 303.418 penumpang dari total 2.603 jadwal penerbangan.
Imbauan Keamanan
Terkait dengan aspek keselamatan di jalan, Satgas Operasi Ketupat 2026 melaporkan rekapitulasi harian pada periode Rabu (18/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Kamis (19/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Pada rentang waktu tersebut, tercatat 141 insiden kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 21 korban meninggal dunia, 42 luka berat, dan 188 luka ringan, dengan taksiran kerugian material mencapai Rp595 juta.
Dari sisi penegakan hukum, Polri mencatat terdapat 85 pelanggaran lalu lintas yang terekam secara sistem elektronik (ETLE), tanpa adanya penindakan non-ETLE maupun teguran manual.
Menjelang perayaan malam takbiran, Polri mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya dan menghindari penggunaan petasan. Jansen juga memberikan atensi khusus bagi masyarakat di wilayah Polda Bali untuk menjaga toleransi beragama, mengingat Hari Raya Idulfitri tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
"Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis di kantor-kantor kepolisian bagi masyarakat yang ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman selama mudik," ucap Jansen.
Sebagai catatan, masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110 yang siaga 24 jam.