#30 tag 24jam
5 Cara Trading Bitcoin di Pintu untuk Pemula
Mempelajari langkah-langkah trading secara sistematis agar bisa meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan potensi profit. - Bagian all [1,015] url asal
JAKARTA, iNews.id - Trading crypto menjadi salah satu aktivitas investasi yang semakin diminati karena menawarkan peluang keuntungan dari pergerakan harga yang cepat. Namun demikian, banyak pemula masih mengalami kerugian karena kurang memahami cara trading yang benar.
Oleh karena itu, penting untuk mempelajari langkah-langkah trading secara sistematis agar bisa meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan potensi profit. Untuk itu, memilih platform yang tepat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan trading.
Salah satu platform yang direkomendasikan adalah Pintu hadir sebagai salah satu aplikasi crypto resmi di Indonesia. Dengan menggunakan Pintu maka kamu bisa melakukan trading spot dan futures crypto, membeli emas crypto, saham tertokenisasi hingga ETF perak tertokenisasi. Hal ini memudahkan kamu dalam diversifikasi aset dalam satu platform.
Banyak trader pemula biasanya mulai dengan memantau harga Bitcoin hari ini sebagai langkah awal memahami pergerakan pasar. Dengan memantau harga secara rutin, kamu bisa mengetahui pola naik turun yang menjadi dasar dalam mengambil keputusan trading.
Selain itu, pasangan BTC to IDR menjadi acuan utama bagi investor Indonesia karena menampilkan harga Bitcoin dalam rupiah. Dengan memahami pergerakan pasangan ini, kamu bisa menentukan waktu entry dan exit dengan lebih akurat.
Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan dalam trading Bitcoin dengan menggunakan aplikasi Pintu. Berikut 5 cara yang bisa kamu lakukan dengan mudah, diantaranya adalah:
Langkah pertama yang wajib kamu kuasai adalah memahami dasar trading crypto. Trading bukan sekadar membeli lalu menjual, tetapi melibatkan analisis dan strategi yang matang. Sebelum melakukan trading maka kamu harus memahami fitur order.
Dalam aplikasi Pintu ada dua fitur yaitu market order dimana kamu bisa membeli atau menjual langsung sesuai harga pasar saat itu. Sedangkan limit order kamu bisa menentukan harga beli atau jual sendiri, ketika harga mencapai yang diinginkan maka sistem melakukannya secara otomatis.
Selain itu ada beberapa istilah dasar yang juga harus dipahami seperti, support merupakan batas bawah harga yang sering menjadi titik pantulan. Ada juga Resistance atau batas atas harga yang sulit ditembus dan trend atau arah pergerakan harga (naik, turun, atau sideways).
Selain itu, kamu juga perlu memahami volatilitas crypto yang sangat tinggi. Harga bisa berubah dalam hitungan menit, sehingga keputusan harus didasarkan pada analisis, bukan emosi. Dengan memahami dasar ini, kamu akan memiliki pondasi kuat sebelum masuk ke tahap trading yang lebih kompleks.
Setelah memahami dasar trading, langkah berikutnya adalah menggunakan fitur limit order di Pintu. Fitur ini sangat penting karena membantu kamu mengontrol harga beli dan jual. Cara menggunakannya:
1. Masuk ke menu trading di aplikasi Pintu
2. Pilih aset Bitcoin
3. Tentukan harga beli yang diinginkan
4. Masukkan jumlah pembelian
5. Konfirmasi order
Sebagai contoh, jika harga Bitcoin saat ini Rp1,30 miliar, kamu bisa memasang limit order beli di Rp1,25 miliar. Order akan otomatis dieksekusi ketika harga turun ke level tersebut.
Untuk penjualan, silakan tentukan target profit, misalnya di Rp1,35 miliar. Lalu, gunakan limit order jual agar profit terkunci otomatis. Adapun keunggulan fitur ini tidak perlu memantau layar terus-menerus, membantu disiplin strategi, serta mengurangi risiko keputusan impulsif. Dengan limit order, kamu bisa trading seperti profesional meskipun masih pemula.
Agar trading lebih akurat, kamu perlu menggunakan fitur Pintu Pro yang menyediakan grafik dan indikator lengkap. Analisis teknikal sangat penting untuk menentukan waktu terbaik masuk dan keluar pasar.
Langkah penggunaannya:
1. Buka fitur Pintu Pro
2. Pilih pair BTC/IDR
3. Gunakan timeframe (misalnya 15 menit, 1 jam, atau harian)
4. Tambahkan indikator
Indikator penting yang bisa kamu gunakan:
- RSI (Relative Strength Index)
- Di atas 70 = overbought (potensi turun)
- Di bawah 30 = oversold (potensi naik)
Moving Average (MA)
MA 50 dan MA 200 sering digunakan untuk melihat tren.
Candlestick Pattern
Hammer, doji, engulfing untuk membaca arah harga.
Selain itu, kamu juga perlu melihat volume trading. Volume tinggi biasanya menunjukkan kekuatan tren yang sedang terjadi. Dengan kombinasi indikator ini, kamu bisa membuat keputusan trading yang lebih terukur.
Selain trading aktif, kamu juga bisa menggunakan strategi Auto DCA (Dollar Cost Averaging) untuk mengurangi risiko volatilitas. Cara menggunakan Auto DCA di Pintu:
1. Pilih fitur Auto DCA
2. Tentukan aset (Bitcoin)
3. Atur jadwal pembelian (harian, mingguan, bulanan)
4. Tentukan nominal investasi
5. Aktifkan fitur
Keunggulan strategi ini adalah tidak perlu menebak timing pasar, serta dapat mengurangi dampak fluktuasi harga, sehingga cocok untuk pemula.
Sebagai contoh, kamu membeli Bitcoin setiap minggu Rp100.000. Ketika harga turun, kamu mendapatkan lebih banyak BTC, dan ketika harga naik, kamu tetap konsisten investasi. Strategi ini bisa dikombinasikan dengan trading untuk hasil yang lebih optimal.
Langkah terakhir yang paling penting adalah manajemen risiko dan kontrol emosi. Banyak trader gagal bukan karena strategi buruk, tetapi karena tidak disiplin. Cara menerapkannya:
1. Gunakan stop loss, misalnya, jika beli di Rp1,30 miliar, pasang stop loss di Rp1,25 miliar
2. Tentukan take profit, misalnya target jual di Rp1,35 miliar
3. Gunakan maksimal 10–20% modal per transaksi
4. Jangan overtrading (terlalu sering transaksi)
Selain itu, kamu harus menjaga psikologi trading:
- Jangan panik saat harga turun
- Jangan serakah saat harga naik
- Tetap konsisten dengan strategi
Trading yang sukses membutuhkan disiplin, bukan keberuntungan.
Agar hasil trading lebih maksimal, kamu bisa melakukan beberapa hal tambahan. Pertama, selalu update dengan berita crypto global karena faktor seperti regulasi dan adopsi teknologi sangat mempengaruhi harga.
Kedua, gunakan akun demo atau mulai dengan modal kecil untuk latihan. Ketiga, pelajari terus melalui sumber edukasi seperti Pintu Academy agar skill trading kamu berkembang.
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa trading Bitcoin di Pintu menjadi pilihan tepat bagi pemula karena didukung fitur lengkap dan sistem yang mudah digunakan. Dengan memahami dasar trading, menggunakan limit order, memanfaatkan Pintu Pro, menerapkan Auto DCA, serta menjaga manajemen risiko, kamu bisa trading dengan lebih aman dan terarah.
Selain itu, memantau pergerakan harga seperti BTC to IDR akan membantu kamu menentukan strategi terbaik dalam setiap kondisi pasar. Dengan disiplin dan konsistensi, trading crypto dapat menjadi peluang besar untuk menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan di tahun 2026.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Editor: Rizqa Leony Putri
5 Cara Investasi Crypto Jangka Pendek pada 2026
Beberapa strategi investasi crypto jangka pendek yang sering digunakan trader untuk memanfaatkan pergerakan harga pasar. - Bagian all [973] url asal
#crypto #trading-crypto #day-trading #pintu #inews-id-stories
JAKARTA, iNews.id - Investasi crypto jangka pendek semakin diminati pada 2026 ini. Hal itu karena pergerakan harga aset digital yang sangat dinamis.
Dengan strategi yang tepat, investor dapat memanfaatkan fluktuasi harga untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.
Namun, trading crypto memerlukan pemahaman pasar yang baik, analisis yang tepat, serta penggunaan platform terpercaya agar transaksi berjalan lebih aman dan efisien.
Pasar cryptocurrency dikenal memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan banyak instrumen investasi lainnya.
Perubahan harga dapat terjadi dalam hitungan menit hingga jam, sehingga banyak trader memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan trading jangka pendek.
Di Indonesia, kamu bisa investasi crypto jangka pendek melalui aplikasi crypto resmi terdaftar OJK, seperti Pintu.
Aplikasi crypto ini sudah terdaftar dan diawasi regulator di Indonesia. Melalui platform ini, kamu bisa membeli dan menjual aset digital dengan mudah.
Pintu juga dikenal sebagai aplikasi trading emas maupun aset crypto lainnya dalam satu ekosistem investasi digital.
Kelebihan lain, kamu bisa memantau harga crypto hari ini untuk mengetahui kondisi pasar secara real-time sebelum memutuskan membuka posisi transaksi.
Dengan memahami pergerakan pasar serta strategi trading yang tepat, investor dapat memanfaatkan volatilitas crypto untuk memperoleh peluang keuntungan jangka pendek.
Berikut beberapa strategi investasi crypto jangka pendek yang sering digunakan trader untuk memanfaatkan pergerakan harga pasar.
Day trading merupakan salah satu strategi paling populer dalam investasi crypto jangka pendek. Dalam metode ini, trader membuka dan menutup posisi dalam satu hari yang sama.
Tujuan utama day trading adalah memanfaatkan fluktuasi harga kecil yang terjadi sepanjang hari. Karena pasar crypto beroperasi selama 24 jam, trader memiliki banyak peluang untuk mencari momentum trading.
Biasanya trader menggunakan analisis teknikal untuk menentukan waktu terbaik membeli dan menjual aset. Beberapa indikator yang sering digunakan dalam day trading antara lain:
- Moving Average untuk melihat arah tren harga
- Relative Strength Index (RSI) untuk mengukur kondisi overbought atau oversold
- Support dan resistance untuk menentukan area harga penting
Sebagai contoh, trader dapat membeli Bitcoin ketika harga mendekati area support dan menjualnya ketika harga mendekati resistance.
Scalping merupakan strategi trading yang memanfaatkan pergerakan harga sangat kecil dalam waktu singkat. Trader biasanya melakukan banyak transaksi dalam satu hari untuk mengumpulkan keuntungan kecil secara berulang.
Strategi ini sering digunakan pada aset crypto yang memiliki likuiditas tinggi seperti Bitcoin atau Ethereum. Karena transaksi dilakukan sangat cepat, scalping biasanya berlangsung dalam waktu beberapa menit saja.
Beberapa karakteristik utama strategi scalping antara lain:
- Membuka banyak posisi trading dalam waktu singkat
- Mengambil keuntungan kecil dari setiap transaksi
- Menggunakan grafik harga dengan timeframe rendah seperti 1 menit atau 5 menit
Walaupun terlihat sederhana, scalping membutuhkan konsentrasi tinggi, serta kemampuan membaca grafik harga dengan cepat.
Swing trading merupakan strategi yang memanfaatkan pergerakan harga dalam jangka waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.
Trader yang menggunakan strategi ini biasanya mencari momentum ketika harga aset berada pada awal tren kenaikan. Setelah harga naik dalam beberapa hari, trader akan menjual aset tersebut untuk mengambil keuntungan.
Berbeda dengan day trading yang membutuhkan pemantauan pasar setiap saat, swing trading lebih fleksibel karena trader tidak perlu terus-menerus memantau grafik harga.
Beberapa analisis yang sering digunakan dalam swing trading antara lain:
- Analisis tren pasar
- Pola candlestick
- Indikator MACD untuk melihat momentum harga
Strategi ini cocok bagi investor yang ingin melakukan trading jangka pendek tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk memantau pasar setiap saat.
Pasar crypto sangat dipengaruhi oleh berbagai berita dan perkembangan industri blockchain. Oleh karena itu, banyak trader menggunakan strategi trading berdasarkan berita atau news trading.
Beberapa jenis berita yang dapat mempengaruhi harga crypto antara lain:
- Pengumuman regulasi pemerintah
- Peluncuran teknologi blockchain baru
- Kerja sama antara proyek crypto dan perusahaan besar
- Adopsi crypto oleh institusi keuangan
Ketika berita positif muncul, harga suatu aset crypto sering mengalami lonjakan dalam waktu singkat. Trader yang memanfaatkan momentum ini dapat membeli aset sebelum harga naik terlalu tinggi.
Momentum trading merupakan strategi yang mengikuti kekuatan tren pasar. Trader akan membeli aset ketika harga menunjukkan tren naik yang kuat dan menjualnya ketika momentum mulai melemah.
Strategi ini berfokus pada kekuatan pergerakan harga, bukan hanya pada nilai fundamental aset. Beberapa indikator yang sering digunakan dalam momentum trading antara lain:
- Relative Strength Index (RSI)
- Moving Average Convergence Divergence (MACD)
- Volume trading
Sebagai contoh, ketika volume perdagangan meningkat dan harga crypto terus naik, hal tersebut menunjukkan adanya momentum kuat di pasar. Trader dapat masuk ke posisi beli untuk mengikuti tren tersebut.
Strategi investasi crypto jangka pendek memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menarik bagi banyak investor.
1. Trader memiliki peluang memperoleh keuntungan dalam waktu yang relatif singkat. Karena harga crypto dapat berubah dengan cepat, trader dapat memanfaatkan fluktuasi tersebut untuk mendapatkan profit harian.
2. Pasar crypto beroperasi selama 24 jam, sehingga memberikan fleksibilitas waktu bagi trader untuk melakukan transaksi kapan saja.
3. Banyak aset crypto memiliki likuiditas tinggi, sehingga proses jual beli dapat dilakukan dengan cepat tanpa kesulitan mencari pembeli atau penjual.
Selain itu, strategi trading jangka pendek juga memberikan kesempatan bagi investor untuk memanfaatkan momentum pasar tanpa harus menunggu bertahun-tahun seperti investasi jangka panjang.
Walaupun memiliki peluang keuntungan yang menarik, investasi crypto jangka pendek juga memiliki beberapa kekurangan dibandingkan strategi jangka panjang.
Salah satu tantangan utama adalah volatilitas pasar yang sangat tinggi. Pergerakan harga yang cepat dapat memberikan keuntungan besar, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian dalam waktu singkat.
Selain itu, trading jangka pendek membutuhkan waktu dan perhatian lebih besar. Trader harus sering memantau grafik harga, serta mengikuti perkembangan pasar agar tidak kehilangan momentum.
Biaya transaksi juga bisa menjadi lebih tinggi karena frekuensi trading yang lebih sering dibandingkan investor jangka panjang yang hanya membeli dan menyimpan aset.
Di sisi lain, investor jangka panjang biasanya lebih fokus pada fundamental proyek crypto dan pertumbuhan teknologi blockchain dalam jangka waktu bertahun-tahun. Pendekatan ini cenderung lebih stabil karena tidak terlalu dipengaruhi fluktuasi harga harian.
Kesimpulannya, investasi crypto jangka pendek pada 2026 menawarkan peluang menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan volatilitas pasar aset digital.
Berbagai strategi seperti day trading, scalping, swing trading, news trading, dan momentum trading dapat digunakan untuk mencari keuntungan dari pergerakan harga.
Editor: Rizqa Leony Putri
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)