Bisnis.com, BANDA ACEH — Deretan wanita terkaya di Asia versi Forbes memperlihatkan peta kekayaan kawasan yang tidak hanya ditopang oleh warisan keluarga, tetapi juga oleh kiprah perempuan pendiri bisnis di sektor teknologi, farmasi, properti, baja, hingga pusat data.
Forbes mencatat daftar miliarder dunia 2026 melalui World’s Billionaires List, memuat profil orang-orang terkaya dunia beserta nilai kekayaan, usia, negara, sumber kekayaan, dan peringkat globalnya. Dalam daftar tersebut, sejumlah perempuan Asia menempati posisi tinggi dalam peringkat gabungan pria dan wanita berkat kepemilikan saham, kendali bisnis keluarga, maupun perusahaan yang mereka bangun sendiri.
Pola kekayaan para miliarder perempuan Asia ini terbagi dalam dua kelompok besar. Sebagian berasal dari kerajaan bisnis keluarga yang diwariskan lintas generasi, sementara sebagian lainnya merupakan pengusaha mandiri yang membangun perusahaan dari nol.
Sektor yang menopang kekayaan mereka juga beragam. Forbes mencatat nama-nama dari industri baja, aluminium, properti, farmasi, manufaktur layar sentuh, komponen elektronik, pusat data, hotel, dan afiliasi konglomerasi teknologi.
Daftar ini juga menunjukkan kuatnya dominasi China, Hong Kong, India, dan Korea Selatan dalam lanskap kekayaan perempuan Asia. Sejumlah tokoh bahkan menjadi simbol transformasi ekonomi Asia, dari industri berat menuju teknologi dan ekonomi digital.
Berikut 10 wanita terkaya di Asia versi Forbes yang sudah Bisnis rangkum:
1. Savitri Jindal & Keluarga
Savitri Jindal & keluarga menempati posisi teratas sebagai wanita terkaya di Asia. Forbes mencatat Savitri Jindal & family berada di peringkat ke-51 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$39,1 miliar.
Kekayaan Savitri berasal dari bisnis baja dan infrastruktur keluarga Jindal. Bisnis tersebut berakar dari Jindal Group, konglomerasi yang didirikan oleh mendiang suaminya, Om Prakash Jindal.
Savitri kini dikenal sebagai figur penting dalam keluarga Jindal. Pengelolaan bisnis kelompok tersebut dijalankan oleh anak-anaknya melalui berbagai lini usaha, sementara kekayaannya tetap terhubung dengan konglomerasi baja, energi, semen, dan infrastruktur.
2. Zheng Shuliang & Keluarga
Zheng Shuliang & keluarga berada di urutan kedua daftar wanita terkaya Asia. Forbes mencatat Zheng Shuliang & family berada di peringkat ke-63 dalam daftar miliarder dunia 2026, sedangkan daftar Top 200 Forbes mencatat kekayaannya sebesar US$33,2 miliar.
Zheng merupakan tokoh di balik China Hongqiao Group, salah satu produsen aluminium besar di China. Forbes mencatat Zheng sebagai wakil ketua China Hongqiao Group, perusahaan yang didirikan oleh mendiang suaminya, Zhang Shiping.
Bisnis keluarga Zheng tidak hanya bergerak di aluminium. Forbes mencatat keluarga Zhang juga mengendalikan Weiqiao Textile, perusahaan tekstil yang tercatat di Hong Kong dan dijalankan oleh putri mereka, Zhang Hongxia.
3. Kwong Siu-hing
Kwong Siu-hing menjadi salah satu perempuan terkaya Asia dari sektor properti. Forbes mencatat Kwong Siu-hing berada di peringkat ke-123 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$20,7 miliar.
Kekayaan Kwong terkait dengan Sun Hung Kai Properties, salah satu raksasa properti Hong Kong. Dia dikenal sebagai janda Kwok Tak-seng, salah satu pendiri Sun Hung Kai Properties.
Dalam perjalanan bisnis keluarga Kwok, Kwong sempat memegang peran penting sebagai figur matriarki. Kekayaannya terutama berasal dari kepemilikan keluarga atas trust dan saham Sun Hung Kai Properties.
4. Zhong Huijuan
Zhong Huijuan berada di jajaran atas miliarder perempuan Asia dari sektor farmasi. Forbes mencatat Zhong Huijuan berada di peringkat ke-151 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$18,7 miliar.
Zhong dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Hansoh Pharmaceutical Group. Forbes mencatat perusahaan farmasi China tersebut memproduksi obat untuk bidang onkologi, psikoaktif, antidiabetes, dan sejumlah terapi lain.
Profil Zhong menonjol karena ia termasuk perempuan self-made. Sebelum menjadi miliarder farmasi, dia dikenal memiliki latar belakang sebagai guru kimia sebelum membangun Hansoh Pharmaceutical menjadi salah satu perusahaan farmasi besar di China.
5. Zhou Qunfei & Keluarga
Zhou Qunfei & keluarga masuk jajaran wanita terkaya Asia dari industri manufaktur teknologi. Forbes mencatat Zhou Qunfei & family berada di peringkat ke-166 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$17,1 miliar.
Zhou adalah chairman Lens Technology, produsen layar sentuh yang memiliki pelanggan besar seperti Apple, Samsung, dan Huawei. Perusahaan ini menjadi bagian penting dari rantai pasok elektronik global.
Zhou dikenal sebagai salah satu pengusaha perempuan mandiri paling menonjol di China. Perjalanan bisnisnya sering disebut sebagai kisah mobilitas sosial yang kuat, dari latar belakang pekerja pabrik hingga membangun perusahaan manufaktur teknologi berskala global.
6. Zhou Chaonan
Zhou Chaonan masuk daftar wanita terkaya Asia berkat bisnis pusat data. Forbes mencatat Zhou Chaonan berada di peringkat ke-251 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$12,2 miliar.
Zhou merupakan chairman Range Intelligent Computing Technology Group, penyedia layanan pusat data di China. Bisnisnya berkembang seiring meningkatnya kebutuhan komputasi, penyimpanan data, dan infrastruktur kecerdasan buatan.
7. Wang Laichun
Wang Laichun atau Grace Wang merupakan salah satu miliarder perempuan Asia dari sektor komponen elektronik. Forbes mencatat Wang Laichun berada di peringkat ke-281 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan US$11,3 miliar.
Wang adalah co-founder dan chairwoman Luxshare-ICT atau Luxshare Precision Industry. Perusahaan tersebut dikenal sebagai pemasok komponen elektronik penting bagi perusahaan teknologi global, termasuk Apple.
Kekayaan Wang dibangun dari perusahaan yang ia dirikan bersama keluarganya setelah berkarier di industri manufaktur elektronik. Posisinya di Luxshare menempatkannya sebagai salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh dalam rantai pasok teknologi China.
8. Lee Boo-jin
Lee Boo-jin menjadi salah satu perempuan terkaya Korea Selatan. Forbes mencatat Lee Boo-jin berada di peringkat ke-353 dalam daftar miliarder dunia 2026 dan peringkat kelima dalam daftar orang terkaya Korea Selatan 2026 dengan kekayaan sekitar US$9,8 miliar.
Lee Boo-jin adalah Presiden dan CEO Hotel Shilla, afiliasi Samsung yang bergerak di sektor perhotelan dan ritel bebas bea. Kekayaannya berkaitan dengan kepemilikan saham warisan keluarga Samsung setelah wafatnya Lee Kun-hee.
Selain sebagai pewaris keluarga Samsung, Lee Boo-jin juga memiliki rekam jejak manajerial dalam mengelola bisnis hotel dan ritel. Forbes mencatat namanya dalam daftar orang terkaya Korea Selatan 2026.
9. Zeng Fangqin
Zeng Fangqin adalah pendiri dan chairman Lingyi iTech, perusahaan pemasok komponen teknologi untuk perangkat global. Forbes mencatat Zeng Fangqin berada di peringkat ke-353 dalam daftar miliarder dunia 2026 dengan kekayaan sekitar US$9,8 miliar.
Forbes mencatat Zeng menyelesaikan backdoor listing Lingyi iTech di Bursa Shenzhen pada 2018 dengan nilai sekitar US$3,2 miliar.
Zeng termasuk kelompok miliarder perempuan self-made. Kekayaannya berasal dari pengembangan Lingyi iTech menjadi pemain penting dalam rantai pasok komponen teknologi.
10. Lee Seo-hyun
Lee Seo-hyun menutup daftar 10 wanita terkaya Asia versi Forbes. Forbes mencatat Lee Seo-hyun berada di peringkat ke-364 dalam daftar miliarder dunia 2026 dan peringkat keenam dalam daftar orang terkaya Korea Selatan 2026.
Forbes mencatat Lee Seo-hyun berusia 52 tahun, berdomisili di Seoul, Korea Selatan, dan sumber kekayaannya berasal dari Samsung. Nilai kekayaannya tercatat sekitar US$7,5 miliar dalam daftar orang terkaya Korea Selatan 2026.
Lee Seo-hyun merupakan adik Lee Boo-jin dan bagian dari keluarga Samsung. Kekayaannya berakar dari kepemilikan saham keluarga setelah wafatnya Lee Kun-hee, sementara posisinya juga terkait dengan Samsung C&T dan Samsung Welfare Foundation.
Nilai kekayaan dalam daftar Forbes dapat berubah karena pergerakan harga saham, nilai tukar, dan perubahan valuasi aset. Karena itu, angka real-time pada laman profil Forbes bisa berbeda dari nilai dalam daftar tahunan World’s Billionaires.
Secara umum, daftar ini memperlihatkan dua jalur utama kekayaan perempuan Asia. Jalur pertama adalah warisan dan kepemilikan bisnis keluarga seperti Jindal Group, Sun Hung Kai Properties, Samsung, dan China Hongqiao Group. Jalur kedua adalah penciptaan bisnis mandiri, seperti yang terlihat pada Zhong Huijuan, Zhou Qunfei, Zhou Chaonan, Wang Laichun, dan Zeng Fangqin.
Dari sisi industri, kekayaan perempuan terkaya Asia versi Forbes tidak lagi hanya didominasi sektor tradisional. Baja, properti, dan aluminium masih kuat, tetapi teknologi, farmasi, manufaktur elektronik, serta pusat data semakin menjadi sumber kekayaan utama.