JAKARTA, KOMPAS.com - Gojek Indonesia menerapkan kebijakan baru, yakni pelanggan GoCar dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 jika membatalkan pesanan perjalanan.
Penerapan cancellation fee itu dilakukan secara bertahap di kota-kota tertentu mulai 3 Februari 2026.
Saat ini sudah berlaku di Bali, Surabaya, Jogja, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar.
"Gojek menerapkan kebijakan biaya pembatalan sebesar Rp 3.000 untuk seluruh layanan GoCar, selain GoCar Instant dan GoCar Rental, mulai 3 Februari secara bertahap di kota-kota tertentu," ungkap Gojek Indonesia dalam pernyataan resminya, Minggu (28/6/2026).
Manajemen menjelaskan, biaya pembatalan akan dikenakan kepada pelanggan dengan beberapa kondisi.
Pertama, pelanggan membatalkan pesanan saat mitra pengemudi atau driver telah tiba di titik penjemputan.
Kedua, pelanggan membatalkan pesanan saat driver sudah berjalan lebih dari 1 kilometer (km) menuju titik jemput, atau waktu sudah berlalu 7 menit sejak pelanggan mendapatkan driver dan driver sudah bergerak menuju titik pelanggan.
Serta ketiga, ketika pembatalan pesanan dilakukan oleh driver setelah menunggu penumpang di titik penjemputan selama 10 menit atau lebih.
"Biaya pembatalan akan 100 persen dibayarkan kepada mitra driver sebagai bentuk kompensasi dari waktu tunggu ataupun proses penjemputan yang sudah dilakukan," jelas Gojek Indonesia.
Adapun pembayaran cancellation fee dilakukan secara nontunai melalui GoPay, kartu debit/kredit, atau dompet digital (e-wallet).
Jika pelanggan memilih metode pembayaran tunai, sistem akan mencatat biaya pembatalan yang harus dilunasi sebelum pelanggan dapat melakukan pemesanan berikutnya.
Syarat pelanggan tidak kena cancellation fee
Meski begitu, Gojek Indonesia memastikan pelanggan bisa saja tidak dikenakan biaya pembatalan atau cancellation fee, jika pembatalan pesanan dilakukan oleh driver di luar ketentuan yang ditetapkan.
Selain itu, biaya pembatalan tidak dikenakan jika pengemudi tiba di titik penjemputan yang tidak sesuai dengan lokasi pada aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar ketentuan.
Apabila pelanggan merasa seharusnya tidak dikenakan biaya pembatalan, maka dapat membuat laporan di halaman bantuan pada aplikasi Gojek.
Gojek Indonesia juga menyebutkan bahwa pelanggan tidak akan langsung dikenakan biaya pembatalan.
Pada pembatalan pertama, sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver), cancellation fee baru diterapkan pada pembatalan berikutnya.
"Pada pembatalan pertama, sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver) hingga waktu yang belum ditentukan. Biaya pembatalan baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Gojek Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang