#30 tag 24jam
Tips dan Cara Trading untuk Pemula di 2026
Trading di 2026 butuh pengetahuan, strategi, dan disiplin. Pilih platform terpercaya, seperti Pintu, dan pelajari analisis teknikal serta fundamental. [660] url asal
#trading-pemula #cara-trading #trading-2026 #platform-trading #trading-crypto #beli-ethereum #analisis-teknikal #analisis-fundamental #manajemen-risiko #platform-terpercaya #trading-plan #kontrol-emosi
(Bisnis.Com - Finansial) 06/03/26 13:39
v/157000/
Bisnis.com, JAKARTA - Trading tetap memiliki risiko tinggi jika tidak tidak memahami strategi dasarnya. Oleh karena itu, perlu membekali diri dengan pengetahuan, manajemen risiko, serta memilih platform yang tepat.
Pintu menjadi salah satu platform pilihan untuk kamu yang ingin mulai trading di 2026 secara aman dan mudah. Banyak pilihan yang bisa kamu lakukan di platform ini, dari trading spot hingga trading futures. Mulai dari trading crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi.
Jika kamu ingin memulai dari aset populer, pelajari terlebih dahulu cara beli ethereum atau aset crypto lainnya dengan benar melalui platform terpercaya. Selain itu, kamu juga perlu memahami karakter pasarcryptoyang cenderung volatil agar tidak panik saat harga bergerak cepat.
Berikut ini beberapa tips dan cara trading untuk pemula di 2026 yang bisa diterapkan secara bertahap.
- Tentukan Tujuan Trading Sejak Awal
Dengan tujuan yang jelas, kamu akan lebih mudah menyusun rencana dan menghindari keputusan impulsif. Jika kamu menargetkan profit harian, maka kamu bisa fokus pada strategi scalping atau day trading. Namun jika ingin pertumbuhan aset jangka panjang, maka strategi swing trading atau investasi berkala lebih cocok.
- Pahami Dasar Analisis Teknikal dan Fundamental
Analisis teknikal membantu kamu membaca pergerakan harga melalui grafik, indikator, serta pola candlestick. Sementara itu, analisis fundamental membantu kamu memahami nilai sebuah aset berdasarkan proyek, teknologi, tim pengembang, hingga sentimen pasar.
- Gunakan Uang Dingin
Gunakan dana yang memang siap untuk diinvestasikan, bukan dana kebutuhan sehari-hari. Selain itu, terapkan manajemen risiko seperti gunakan maksimal 5–10% dari total modal untuk satu posisi, selalu pasang stop loss, dan jangan gunakan leverage berlebihan jika belum berpengalaman.
- Pilih Platform Trading yang Terpercaya
Kamu harus selektif dalam memilih platform yang aman, terdaftar resmi, serta memiliki fitur lengkap. Salah satu platform yang bisa kamu pertimbangkan adalah Pintu.
Platform ini memungkinkan pengguna untuk melakukan trading crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi dalam satu aplikasi. Dengan tampilan yang ramah pemula, fitur grafik lengkap, serta keamanan berlapis, Pintu membantu trader baru belajar tanpa merasa kewalahan.
Selain itu, Pintu juga menyediakan fitur edukasi sehingga kamu bisa mempelajari dasar-dasar trading secara bertahap. Dengan demikian, kamu tidak hanya bertransaksi, tetapi juga meningkatkan literasi finansial.
- Buat Trading Plan dan Patuhi Aturannya
Kamu perlu membuat trading plan yang jelas. Trading plan sebaiknya mencakup: kriteria entry (kapan Anda membeli), kriteria exit (kapan Anda menjual), target profit, dan batas kerugian, strategi pengelolaan modal. Setelah kamu membuat rencana tersebut, patuhi aturannya. Jangan mudah tergoda oleh rumor atau pergerakan harga sesaat. Konsistensi adalah kunci utama dalam dunia trading.
- Kendalikan Emosi Saat Trading
Trading bukan hanya soal analisis, tetapi juga soal psikologi. Kamu harus melatih kontrol emosi. Ini beberapa caranya seperti: menghindari melihat chart setiap menit, jangan trading saat sedang lelah atau stress, evaluasi hasil trading secara rutin. Dengan mengendalikan emosi, maka kamu dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan berdasarkan data, bukan perasaan.
- Diversifikasi Portofolio
Kamu tidak perlu menaruh seluruh dana di satu aset saja.Misalnya, kamu bisa membagi portofolio ke beberapa kategori seperti:crypto utama seperti Bitcoin dan Ethereum, altcoin potensial, emas crypto dan saham tertokenisasi.
Dengan diversifikasi, maka kamu dapat mengurangi risiko jika salah satu aset mengalami penurunan tajam. Strategi ini membantu menjaga keseimbangan portofolio dalam berbagai kondisi pasar.
- Manfaatkan Fitur Auto DCA
Strategi ini memungkinkan kamu membeli aset secara berkala dengan nominal tetap, sehingga risiko volatilitas bisa lebih terkendali. Beberapa platform, termasuk Pintu, menyediakan fitur pembelian berkala otomatis. Dengan fitur ini, kamu dapat membangun portofolio secara konsisten tanpa harus memantau pasar setiap waktu.
- Terus Belajar dan Ikuti Perkembangan Pasar
Dunia trading terus berubah. Oleh sebab itu, kamu harus terus belajar dan mengikuti berita terbaru. Ikuti sumber informasi terpercaya, baca analisis pasar, serta pelajari tren teknologi baru.
- Lakukan Evaluasi Secara Berkala
Terakhir, langkah yang bisa kamu ambil dengan melakukan evaluasi rutin terhadap performa trading. Catat setiap transaksi yang kamu lakukan, lalu analisis hasilnya. Dengan evaluasi berkala, maka kamu bisa memperbaiki kesalahan dan meningkatkan strategi secara bertahap.
Dari tips di atas maka dapat disimpulkan dalam trading menawarkan peluang besar, namun tetap membutuhkan pengetahuan, strategi, dan disiplin. Kamu harus menentukan tujuan, memahami analisis, mengelola risiko, serta mengendalikan emosi agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Timothy Ronald Dilaporkan Dua Warga Jatim atas Tuduhan Penipuan Investasi Kripto
Timothy Ronald dan Kalimasada dilaporkan ke Polda Jatim atas dugaan penipuan investasi kripto oleh dua warga Jatim, dengan kerugian mencapai Rp900 juta. [689] url asal
#timothy-ronald #penipuan-investasi #investasi-kripto #akademi-crypto #polda-jatim #kalimasada #kelas-investasi-kripto #kerugian-investasi #trading-crypto #undang-undang-ite #pelaporan-penipuan #kelas
(Bisnis.Com - Terbaru) 22/01/26 04:00
v/110158/
Bisnis.com, SURABAYA – Influencer, trader, sekaligus pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald (TR) serta koleganya Kalimasada (K) dilaporkan kepada aparat Polda Jatim atas dugaan keterlibatan tindak pidana penipuan investasi kripto.
Para pelapor tersebut adalah Asadud Malik asal Blitar dan Yohanes Taufan asal Surabaya. Laporan mereka sudah diterima Polda Jatim dengan Nomor: LP/B/87/1/2026/SPKT/POLDA JAWA TIMUR.
“Kami mendampingi para korban [untuk melapor] atas dugaan tindak pidana salah satunya terkait dengan penipuan yang diduga dilakukan oleh inisial TR dan K,” kata kuasa hukum pelapor M Lutfi Rizal, Rabu (21/1/2026).
Lutfi menjelaskan kedua kliennya melaporkan Timothy serta Kalimasada atas dugaan tindak pidana penipuan investasi yang menawarkan keuntungan berlipat ganda lewat kelas investasi kripto.
“Terkait dengan adanya duit bahwasanya ada lembaga atau kelas yang mengiming-imingi para korban ini untuk supaya bisa melipatgandakan (uang) begitu," ucapnya.
Lutfi membeberkan, berdasarkan pengakuan dari kliennya, praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2023. Modus yang digunakan oleh terlapor berdasarkan keterangan pelapor adalah dengan membuka kelas edukasi mengenai investasi, di mana para peserta yang hendak mengikuti diminta untuk membayar sejumlah uang sebagai biaya registrasi.
“Untuk modelnya itu kan ada yang kelas misal untuk mengikuti satu kelas itu ada yang bayar Rp9 juta. Ada yang juga satu tahun seumur hidup, itu Rp41 juta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Timothy dan Kalimasada kemudian diduga memberikan arahan kepada para peserta kelas tersebut untuk dapat membeli atau berinvestasi ke jenis-jenis koin kripto tertentu dengan iming-iming untung besar. Namun, alih-alih menjaring 'durian runtuh', para korban justru mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
“Adanya kelas yang menjual untuk supaya kripto itu tadi bisa berakibat untung yang sangat lipat ganda untuk para korban ini. Di antaranya dua korban ini yang sampai pada akhirnya dia teriming-iming, itu tadi mau untuk melakukan transaksi di kripto tersebut,” beber Lutfi.
Mengenai nilai kerugian, Lutfi menyebut angkanya bervariasi, di mana terdiri dari biaya pendaftaran kelas hingga kerugian aset saat bertransaksi senilai Rp900 juta. Pihak pelapor juga telah menyerahkan alat bukti berupa tangkapan layar transaksi kepada penyidik.
Kelas kripto yang dikelola Timothy dan Kalimasada tersebut disebut-sebut dijalankan secara daring melalui aplikasi Discord, sehingga jangkauan korban diduga tersebar hingga penjuru negeri. Untuk saat ini, kata dia, baru dua orang yang resmi melapor ke aparat kepolisian, tetapi jumlah korban di wilayah Jatim diprediksi jauh lebih banyak.
“Jadi, untuk kerugian di masing-masing ini ada yang Rp750 juta dan ada yang lebih kurang Rp250 juta. Kalau untuk di Jatim, kurang lebih ada 15 [korban],” tambahnya.
Sementara itu, Yohanes, salah satu pelapor mengungkapkan alasannya untuk bergabung dengan kelas investasi kripto tersebut. Ia mengaku dirinya sempat terpesona oleh citra yang dimiliki oleh Timothy dan Kalimasada lewat berbagai unggahan di media sosial, di mana keduanya seolah-olah dianggap memiliki kemampuan yang hebat dalam memprediksi pergerakan pasar investasi kripto.
"Karena ya dengan julukan mereka yang ‘prof-prof’ kan enggak tahu, ya arti mereka dapat julukan 'prof' itu dari gimana. Setahu saya kan kalau di bidang akademisi kan Prof itu kan harus pemberian dari kampus, dari hasil penelitian ya, penelitian untuk bisa mendapatkan gelar Prof itu," sebut Yohanes.
Malik dan Yohanes melaporkan Timothy dan Kalimasada dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE.
Sedangkan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan mengenai adanya pelaporan tersebut. Dirinya membeberkan bahwa laporan tersebut baru saja diterima dan saat ini masih dalam tahap awal penanganan.
“Benar, Polda Jawa Timur telah menerima pelaporan terkait dugaan penipuan investasi trading crypto. Laporan kami terima semalam dan telah dilakukan konseling terhadap para pelapor,” jelas Jules.
Jules menjelaskan saat ini penyelidik masih berupaya untuk melakukan pengumpulan data serta alat bukti untuk mendalami dugaan tindak pidana penipuan berkedok investasi kripto tersebut.
Mengenai rencana pemanggilan saksi, Jules menegaskan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pada tahap penyelidikan, yang dimulai dengan meminta keterangan dari para pelapor.
Sementara itu, mengenai dugaan keterlibatan TR dan K, aparat kepolisian menyatakan masih mendalami lebih lanjut mengenai peran serta aktivitas kelas investasi kripto yang dikelola keduanya tersebut.
“Peran TR dan K masih kami dalami, termasuk hubungan langsung mereka dengan para korban,” pungkasnya.
Cara Main Crypto untuk Pemula: Panduan Lengkap 2025
Panduan lengkap trading crypto 2025: Mulai di exchange resmi seperti Pluang yang diawasi OJK. Pelajari dasar crypto, analisis pasar, dan manajemen risiko [774] url asal
#crypto-pemula #cara-main-crypto #trading-crypto #investasi-crypto #exchange-resmi #pluang-ojk #keamanan-data-crypto #bitcoin-ethereum #analisis-pasar-crypto #manajemen-risiko-crypto #strategi-trading
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 18:47
v/74930/
Bisnis.com, JAKARTA - Kamu bisa mulai trading dan investasi Crypto dengan aman melalui exchange resmi seperti Pluang yang diawasi OJK dan Bappebti, sesuai aturan transisi pengawasan per 10 Januari 2025. Pastikan platform bersertifikat ISO/IEC 27001 agar keamanan data lebih terjamin. Setelah membuat akun, selesaikan KYC, deposit dana, lalu mulai dengan aset populer seperti Bitcoin atau Ethereum. Menurut OJK, per Sept 2025 investor Crypto Indonesia mencapai 18.6 juta. Pluang hadir dengan wallet aman dan opsi modal kecil agar pemula bisa belajar dan mengelola risiko.
Apa Itu Crypto?
Cryptocurrencyadalah mata uang digital yang memakai teknologi blockchain untuk mencatat transaksi secara aman dan transparan. Transaksi dilindungi Cryptografi, biasanya berlangsung peer-to-peer tanpa perantara, dan diverifikasi oleh jaringan melalui blockchain, yaitu sistem yang menyimpan catatan transaksi dalam blok-blok terhubung. Blockchain digunakan untuk mencatat transaksi, mendistribusikan informasi transaksi dan menjaga identitas pengguna tetap anonim dengan kode unik.
Langkah Awal Main Crypto Bagi Pemula
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:
- Pilih aplikasi trading crypto legal– gunakan aplikasi terpercaya seperti Pluang yang sudah teregulasi oleh OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi trading crypto– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
- Deposit dana– Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet (OVO, Dana, GoPay), atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
- Pilih Aset Crypto yang Tepat– Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
- Analisis Pasar Sebelum Trading -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Dasar-dasar Analisis Pasar: Analisis Teknikal & Fundamental
1. Analisis Teknikal
Definisi: Memprediksi harga Crypto dari data historis (harga & volume) di grafik, berasumsi pola lalu bisa menunjukkan pergerakan masa depan.
Fokus Utama:
- Grafik Harga: Memantau pergerakan harga pada berbagai timeframe.
- Pola Candlestick: Pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing menandakan potensi perubahan atau kelanjutan tren.
- Indikator Teknis: Alat seperti MA, RSI, atau Bollinger Bands mengukur momentum, tren, dan volatilitas.
2. Analisis Fundamental
Definisi:Menilai Crypto berdasarkan faktor internal (teknologi, tim) dan eksternal (berita, utilitas) untuk memahami alasan pergerakan harga.
Fokus Utama:
- Berita: Pengumuman kemitraan, regulasi, atau fitur baru.
- Update Proyek: Perkembangan teknologi seperti mainnet atau integrasi baru.
- Roadmap: Rencana jangka panjang seperti peluncuran fitur atau ekspansi.
- Utilitas Aset: Fungsi token, misalnya pembayaran, governance, atau staking.
Tips dan Strategi Main Crypto?
- Riset sendiri (DYOR) -Pahami proyek, tim, use case, komunitas, dan prospek sebelum membeli aset crypto agar terhindar dari aset berisiko tinggi.
- Mulai dengan modal kecil -Investasikan dana yang siap kamu risikokan, bukan seluruh tabungan.
- Diversifikasi portofolio -Investasi di beberapa aset crypto dan sebagian di aset lain seperti saham atau emas.
- Manajemen risiko -Tetapkan stop-loss, target profit, dan exit strategy, serta alokasikan maksimal 5–15% portofolio ke crypto.
- Hindari FOMO/FUD -Jangan beli/jual karena panik atau takut ketinggalan; ikuti strategi.
- Catat & evaluasi transaksi -Simpan catatan transaksi dan evaluasi rutin untuk memperbaiki strategi.
Kesalahan Umum Pemula & Cara Menghindarinya
- Membeli tanpa riset:Jangan beli aset crypto tanpa riset; lakukan DYOR sebelum membeli.
- Leverage tinggi tanpa pengalaman:Hindari margin atau leverage tinggi jika belum paham risikonya.
- FOMO:Jangan beli/jual karena takut ketinggalan; patuhi strategi investasi.
- Overtrading:Terlalu sering trading bisa menguras modal dan menambah stres.
- All-in satu aset:Hindari menaruh seluruh modal di satu koin; lakukan diversifikasi.
- Tidak pakai stop-loss:Selalu tetapkan stop-loss untuk melindungi modal.
- Abaikan berita & sentimen:Perhatikan berita dan sentimen pasar karena bisa memengaruhi harga.
- Kurang disiplin strategi:Jangan ubah strategi secara impulsif; evaluasi dulu sebelum trading.
Menurut Jazon Gozali, selaku Head of Research Pluang, Crypto kini lebih matang dengan adopsi meluas dari ritel hingga institusi, membuat pasar lebih dalam dan volatilitas lebih terkendali. Namun, Crypto tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan uang dingin (dana siap rugi), hindari uang panas (uang darurat), dan sesuaikan alokasi dengan profil dan tujuan investasi Anda.
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Crypto adalah aset digital berpotensi untung besar dengan risiko tinggi. Pemula wajib tahu cara beli, simpan, dan kelola risiko. Mulailah trading/investasi di Pluang, exchange resmi yang diawasi OJK dan Bappebti, untuk keamanan. Dengan edukasi, strategi, dan fitur manajemen risiko, trading crypto bisa efektif. Halving tidak pengaruhi legalitas trading Bitcoin di Indonesia selama melalui exchange resmi seperti Pluang. Pemahaman ini penting untuk keputusan bijak dan keamanan aset.
Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula: Panduan Lengkap 2025
Panduan investasi Bitcoin 2025: Buka akun di exchange legal OJK, verifikasi KYC, pelajari analisis, mulai dengan nominal kecil, dan terapkan manajemen risiko [817] url asal
#bitcoin-investasi #cara-investasi-bitcoin #investasi-bitcoin-pemula #panduan-investasi-bitcoin #bitcoin-2025 #aplikasi-trading-crypto #exchange-crypto-terpercaya #verifikasi-akun-kyc #analisis-teknika
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 17:47
v/74845/
Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mulai berinvestasi Bitcoin, langkah pertama adalah membuka akun di crypto exchange terpercaya yang terdaftar resmi dan diawasi oleh regulator. Per 10 Januari 2025, pengawasan dan regulasi aset Crypto resmi beralih dari Bappebti ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sesuai Peraturan Pemerintah yang mengatur mekanisme transisi industri Crypto. Selain legalitas, pastikan juga exchange yang dipilih memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk menjamin keamanan dan perlindungan data pengguna.
Setelah itu, selesaikan proses verifikasi identitas (KYC) agar akun lebih aman, lalu lakukan deposit dana sesuai kebutuhan. Sebelum bertransaksi, pelajari dulu dasar-dasar analisis teknikal dan fundamental untuk membantu membaca pergerakan harga. Pemula disarankan memilih aset Crypto populer dengan likuiditas tinggi, serta memulai dengan nominal kecil guna meminimalkan risiko kerugian.
Artikel ini membahas cara investasi Bitcoin untuk pemula secara lengkap: mulai dari apa itu Bitcoin, kelebihan dan risiko, hingga langkah-langkah investasi praktis menggunakan aplikasi legal yang terdaftar di OJK dan Bappepti seperti Pluang.
Bagaimana Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula?
- Pilih aplikasi trading crypto legal– gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi Investasi Bitcoin– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap.
- Deposit dana– Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet, atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
- Pilih Aset Crypto Bitcoin– Masuk ke menu pasar, pilih pasangan BTC/IDR. Tentukan jumlah nominal rupiah yang ingin dibelikan Bitcoin. Karena 1 BTC = Rp1.5 miliar (per Desember 2025), pemula biasanya membeli dalam pecahan kecil, misalnya 0,0001 BTC.
- Analisis Pasar Sebelum Investasi -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Investasi (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Apa Itu Bitcoin?
Bitcoin adalah mata uang digital pertama yang diperkenalkan pada 2009 oleh sosok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Tidak seperti mata uang konvensional, Bitcoin:
- Tidak dikendalikan bank atau otoritas tunggal.
- Transaksinya berlangsung secara peer-to-peer melalui jaringan blockchain.
- Tercatat secara transparan, tidak bisa dihapus, dan hampir mustahil dipalsukan.
Hingga 2025, lebih dari 19,6 juta BTC telah ditambang (93% dari total suplai maksimal 21 juta BTC). Keterbatasan suplai inilah yang membuat Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dan dianggap cocok sebagai aset simpanan jangka panjang.
Kelebihan & Resiko Investasi Bitcoin
Kelebihan Investasi Bitcoin:
- Likuiditas tinggi– Bitcoin diperdagangkan di hampir semua exchange dengan volume harian ratusan miliar dolar AS.
- Aset global– bisa dikirim lintas negara dalam hitungan menit dengan biaya lebih rendah dibanding transfer bank.
- Potensi imbal hasil tinggi– harga Bitcoin pernah naik lebih dari 300% hanya dalam dua tahun terakhir.
- Akses mudah– di aplikasi seperti Pluang, investasi Bitcoin bisa dimulai dengan modal kecil, cukup Rp10.000.
- Diversifikasi portofolio– banyak investor institusi menempatkan sebagian aset mereka di Bitcoin untuk tujuan diversifikasi portofolio.
- Lindung Nilai Dari Inflasi -Bitcoin memiliki suplai terbatas hanya 21 juta koin. Karena sifat deflasi dan kelangkaannya, BTC dijadikan sebagai aset yang nilainya cenderung terjaga dalam jangka panjang.
Risiko Investasi Bitcoin
- Harga yang volatil– Bitcoin dianggap volatile karena harganya bisa naik-turun sangat tajam dalam waktu singkat.
- Risiko keamanan– peretasan exchange atau pencurian aset masih terjadi, meski makin jarang di platform resmi.
- Potensi penipuan– skema Ponzi, ICO bodong, atau exchange abal-abal masih banyak bermunculan.
- Irreversible transaction– salah transfer atau kehilangan private key bisa membuat BTC hilang selamanya.
- Regulasi ketat– setiap negara bisa punya aturan berbeda soal pajak atau izin.
Karena itu, pemula disarankan mulai kecil, pilih platform legal, dan gunakan fitur keamanan ekstra.
Tips Sukses Investasi Bitcoin untuk Pemula
- Gunakan strategi DCA (Dollar-Cost Averaging)– beli BTC secara rutin (mingguan/bulanan) dalam jumlah tetap.
- Buy the dips– tambah alokasi saat harga terkoreksi, asalkan sesuai strategi jangka panjang.
- Diversifikasi portofolio– jangan hanya Bitcoin, sisihkan sebagian ke ETH atau aset konvensional lainnya seperti saham Indonesia, saham AS, ETF, reksa dana sampai emas.
- Manajemen risiko– alokasikan maksimal 5–15% dari total portofolio ke Crypto.
- Hindari FOMO– jangan beli hanya karena hype media sosial.
Penting untuk Diingat
Menurut Jason Gozali, Head of Research Pluang, Bitcoin kini lebih matang seiring meluasnya adopsi dari ritel hingga institusi dan negara. Pasar menjadi lebih dalam, dan volatilitas lebih terkendali dibandingkan era pra institusi. Namun, Bitcoin tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan dana siap rugi (uang dingin), hindari uang darurat (uang panas), dan sesuaikan alokasi dengan profil risiko serta tujuan investasi.
Investasi Bitcoin adalah peluang menarik bagi pemula yang ingin merasakan aset digital global. Dengan modal kecil, bahkan Rp10 ribu, kamu sudah bisa membeli pecahan BTC di aplikasi legal yang telah terdaftar di OJK dan Bappebti, serta sudah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 seperti Pluang.
Cara Trading Crypto Untuk Pemula : Panduan Lengkap
Panduan trading crypto untuk pemula: buka akun di exchange terpercaya, lakukan KYC, pelajari analisis, dan mulai dengan modal kecil. OJK akan mengawasi mulai 2025 [801] url asal
#crypto #trading-crypto #investasi-crypto #exchange-terpercaya #ojk-crypto #analisis-teknikal #analisis-fundamental #aset-crypto-populer #trading-bitcoin #trading-ethereum #volatilitas-crypto #strategi
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 16:47
v/74735/
Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mulai investasi crypto, buka akun di exchange terpercaya yang terdaftar dan diawasi regulator. Mulai 10 Januari 2025, pengawasan Crypto resmi pindah dari Bappebti ke OJK sesuai aturan pemerintah. Pilih exchange bersertifikasi ISO/IEC 27001 untuk keamanan data.
Lakukan verifikasi identitas (KYC), deposit dana, dan pelajari analisis teknikal serta fundamental sebelum transaksi. Pemula sebaiknya memilih aset crypto populer, likuid, dan memulai dengan nominal kecil agar risiko rendah.
Apa Itu Trading Crypto?
Trading crypto adalah aktivitas beli-jual aset (seperti Bitcoin atau Ethereum) dalam waktu singkat untuk mengambil untung dari perubahan harga. Berbeda dengan investasi jangka panjang (HODL), trading mengandalkan analisis teknikal, momentum pasar, dan strategi yang disiplin.
Kelebihan trading crypto:
- Potensi keuntungan tinggi karena volatilitas harga besar
- Pasar buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu
- Akses mudah dan global, bisa mulai hanya dengan internet
- Transparansi tinggi berkat teknologi blockchain
- Likuiditas tinggi pada aset utama seperti Bitcoin & Ethereum
- Banyak strategi bisa digunakan (spot, futures, staking, dll.)
- Kesempatan belajar dan ikut dalam inovasi finansial digital
Kekurangannya:
- Volatilitas Tinggi → Harga bisa naik atau turun drastis dalam waktu singkat, risiko rugi besar.
- Keamanan → Risiko diretas, kehilangan private key, atau penipuan di exchange.
- Regulasi Belum Konsisten → Beberapa negara membatasi atau melarang penggunaan crypto.
- Likuiditas → Beberapa koin sulit dijual atau diperdagangkan.
- Kurangnya Pemahaman Publik → Masih banyak investor pemula yang FOMO atau tidak memahami risiko.
- Gas Fee / Biaya Transaksi → Beberapa blockchain (misal Ethereum) masih memiliki biaya tinggi saat jaringan padat.
Langkah Awal Trading Crypto Bagi Pemula
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:
- Pilih aplikasi tradingcrypto legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi trading crypto– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
- Deposit dana– Setelah verifikasi, lakukan deposit via transfer bank, e-wallet, atau virtual account; nominal fleksibel mulai Rp10 ribu.
- Pilih Aset Crypto yang Tepat– Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
- Analisis Pasar Sebelum Trading -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Manajemen Risiko DalamTrading Crypto
- Gunakan modal sesuai kemampuan :Hanya gunakan dana yang siap rugi (risk capital), bukan dana kebutuhan pokok.
- Tentukan batas kerugian (stop-loss) :Pasang stop-loss agar kerugian tidak melebar saat harga berbalik arah.
- Ambil profit secara bertahap (take-profit) :Jangan tunggu harga puncak; kunci sebagian keuntungan ketika target tercapai.
- Diversifikasi portofolio :Jangan taruh semua dana di satu aset. Sebar ke beberapa crypto dengan karakter berbeda.
- Batasi ukuran posisi (position sizing) :Idealnya risiko tiap transaksi tidak melebihi 1–3% dari total modal.
- Gunakan leverage dengan bijak :Hindari leverage tinggi tanpa perhitungan karena bisa mempercepat kerugian.
- Evaluasi hasil trading secara berkala :Catat semua transaksi untuk menilai efektivitas strategi dan pola kesalahan.
Strategi UntukTrading Crypto
- Day Trading :Beli-jual dalam satu hari untuk memanfaatkan fluktuasi jangka pendek.
- Swing Trading :Menahan posisi beberapa hari hingga minggu untuk menangkap tren menengah.
- Scalping :Transaksi cepat dengan target keuntungan kecil tapi sering.
- Position Trading (Trend Following) :Menahan posisi jangka panjang mengikuti arah tren utama pasar.
- Dollar-Cost Averaging (DCA) :Membeli aset secara berkala dengan jumlah tetap untuk meredam volatilitas harga.
- Menggabungkan Analisis Teknis & Fundamental :Gunakan indikator teknikal untuk timing entry/exit dan analisis fundamental untuk memilih aset berkualitas.
Kesalahan Umum Pemula SaatTrading Crypto
- FOMO (Fear of Missing Out):ikut beli karena takut ketinggalan tren tanpa analisis yang jelas.
- Tidak menggunakan stop-loss:membiarkan kerugian membesar karena berharap harga akan pulih.
- All-in di satu aset:tidak melakukan diversifikasi portofolio.
- Overtrading:terlalu sering transaksi karena emosi, bukan strategi.
- Tidak mengendalikan emosi: panik saat harga turun atau serakah saat harga naik.
- Tidak memiliki rencana trading (entry, target profit, dan exit plan) yang jelas.
- Mengabaikan biaya transaksi dan pajak, sehingga profit bersih lebih kecil dari perkiraan.
- Menyimpan aset di exchange terlalu lama tanpa perlindungan keamanan seperti 2FA atau cold wallet.
- Mudah percaya rumor atau sinyal gratis tanpa verifikasi sumber.
Menurut Jazon Gozali, selaku Head of Research Pluang, Crypto kini lebih matang dengan adopsi meluas dari ritel hingga institusi, membuat pasar lebih dalam dan volatilitas lebih terkendali. Namun, Crypto tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan uang dingin (dana siap rugi), hindari uang panas (uang darurat), dan sesuaikan alokasi dengan profil dan tujuan investasi Anda.
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Peluang profit trading crypto tinggi, tetapi risikonya pun besar. Kunci suksesnya adalah memakai aplikasi aman seperti Pluang, menguasai analisis teknikal & fundamental, menerapkan manajemen risiko, dan disiplin pada strategi. Awali dengan modal kecil, pantau harga real-time, dan terus belajar agar mantap menghadapi pasar crypto yang beroperasi 24/7.
Token DEX Melesat, PINTU Catat Lonjakan Volume Trading Hampir 500%
PINTU catat pertumbuhan signifikan di kategori token DEX dengan kenaikan volume hingga 490%. Pengguna baru dan proyek HYPE jadi motor utama lonjakan pasar crypto Indonesia. [501] url asal
#pintu-crypto #token-dex #volume-trading-crypto #hype-token #investasi-crypto-indonesia #pasar-crypto-2025 #coingecko #ojk #aset-digital #bitcoin #ethereum #stablecoin #parallelized-evm
Jakarta: Kuartal III-2025 menjadi periode penuh dinamika bagi pasar crypto global. Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan tarif impor 100 persen untuk produk asal Tiongkok sempat mengguncang pasar. Namun, industri crypto justru menunjukkan ketahanan luar biasa.Berdasarkan laporan Coingecko, kapitalisasi pasar crypto global naik 16,4 persen atau sekitar USD563 miliar, menyentuh level tertinggi sejak akhir 2021. Momentum ini menandai optimisme baru di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Lonjakan pengguna baru PINTU dorong token DEX
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menyebut tren menarik dari sisi pengguna baru selama kuartal III-2025. Dari sisi volume pengguna baru, kategori Decentralized Exchange (DEX) menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan mencapai 490,06 persen dari kuartal II ke kuartal III."Token tertinggi yang diperdagangkan di kategori ini adalah token HYPE yang menyumbang hampir 70 persen dari total volume trading pada kategori DEX. Selain itu, jumlah pengguna baru yang membeli token HYPE selama periode Juli-September juga meningkat sebesar 90,65 persen yang menandakan minat tinggi terhadap proyek berbasis DEX di kalangan pengguna baru PINTU,” kata Iskandar dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 November 2025.
Aktivitas trading makin luas, tak hanya ETH dan BTC
Bagi pengguna lama (existing users), PINTU mencatat tren berbeda namun sama positifnya. Kategori token dengan volume transaksi tertinggi berasal dari World Liberty Financial Portfolio yang tumbuh 33,73 persen, diikuti Stablecoin Ecosystem (+26,26 persen) dan Layer-1 seperti ETH, BTC, dan SOL (+21,74 persen).Sementara itu, kategori dengan pertumbuhan transaksi tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya adalah Parallelized EVM (Parallel Ethereum Virtual Machine) (+106,38 persen), Internet of Things (IoT) (+102,30 persen), dan Centralized Exchange (CEX) (+43,73 persen).
"Data-data ini menunjukkan bahwa aktivitas trading di aplikasi PINTU pada kuartal III-2025 semakin meluas, tidak hanya didominasi oleh aset berkapitalisasi besar seperti ETH, BTC, dan stablecoin, tetapi juga mulai bergeser ke kategori lain,” ucap Iskandar.
Pasar crypto global pulih, Indonesia ikut tumbuh
Laporan Coingecko bertajuk 2025 Q3 Crypto Industry Report juga mencatat bahwa rata-rata volume perdagangan harian global naik 43,8 persen menjadi USD155 miliar. Lonjakan ini didorong arus masuk investasi institusional dan meningkatnya likuiditas.Di Indonesia, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan nilai transaksi crypto mencapai Rp360,3 triliun sepanjang Januari-September 2025. Angka ini menegaskan bahwa minat masyarakat terhadap aset digital terus menguat.
PINTU fokus pada edukasi dan keamanan investor
Iskandar menegaskan, PINTU berkomitmen memperkuat ekosistem crypto di Indonesia melalui inovasi dan edukasi berkelanjutan.“Demi berkontribusi positif terhadap perkembangan ekosistem crypto di Indonesia, kami terus berupaya memberikan layanan dan inovasi terbaik bagi masyarakat. Per Oktober 2025, terdapat lebih dari 300 aset crypto yang diperdagangkan dengan lini produk lengkap untuk menemani perjalanan investasi crypto baik pemula hingga trader pro," ujar Iskandar.
"Terpenting bagi kami, investor crypto Indonesia dapat berinvestasi dengan aman, nyaman, dan terlindungi melalui platform yang diawasi oleh OJK, sekaligus memperoleh edukasi yang membangun pemahaman jangka panjang terhadap aset crypto,” imbuh Iskandar.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
Intip 5 Apk Trading Crypto di Dunia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi trading crypto terbaik untuk investasi aman dan efisien [1,157] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-2025 #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 15:49
v/23754/
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan di tahun ini. Sektor cryptocurrency pun mampu menunjukkan ketahanan di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai $4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup bulan September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai US$62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar US$14.9 miliar, dan Solana sebesar US$372.6 juta.
Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin.
Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan. Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif.
Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Berikut 5 aplikasi trading crypto di dunia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI)
Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Bybit
Bybit adalah platform exchange crypto global berbasis di Dubai yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK.
Platform ini menawarkan akses aset crypto dan menjadi salah satu bursa derivatif yang menawarkan futures berjangka (perpetual contracts) dan leverage tinggi.
Fitur dan Keunggulan
-Akses ke ratusan aset crypto populer dan altcoin
-Termasuk perpetual futures dengan leverage hingga 200×
-Otomatisasi trading dan tiru strategi trader handal
-Order Types dan Tools, termasuk Market, Limit, Conditional orders, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini cocok bagi trader yang membutuhkan opsi leverage tinggi dan fleksibilitas trading.
Catatan Risiko
Risiko pasar cukup tinggi, terutama pada produk derivatif. Ditambah, absennya izin PAKD dari OJK membuat transaksi cryoto di Bybit berpotensi menimbulkan persoalan pajak serta lemahnya perlindungan konsumen.
3. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
-Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan cocok untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
4. Robinhood
Robinhood adalah perusahaan layanan finansial asal Amerika Serikat yang memungkinkan pengguna memperdagangkan instrumen seperti saham, ETF, opsi, futures, dan cryptocurrency, dengan fitur wallet crypto, layanan wealth management, hingga kartu kredit-meski lisensinya khusus untuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, dan belum diawasi oleh OJK untuk pasar Indonesia.
Fitur dan Keunggulan
-Crypto trading dan self‑custodial wallet, temasuk wallet crypto yang memungkinkan pengguna memegang aset sendiri (self-custody), tokenized stock derivatives (EU), dan staking (AS)
-Web dan Mobile Trading untuk saham, ETF, opsi, crypto, dan futures melalui platform web dan aplikasi mobile
-Tersedia untuk crypto tertentu (ETH, SOL) di AS
Robinhood cocok untuk investor global yang ingin memanfaatkan kemudahan trading tanpa komisi, akses ke produk derivatif dan crypto canggih, serta inovasi seperti tokenized assets dan AI-powered tools.
Catatan Risiko
Robinhood belum memiliki izin resmi dari OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Artinya, transaksi melalui platform ini berpotensi menimbulkan masalah terkait kepatuhan pajak maupun perlindungan konsumen bila dilakukan oleh pengguna di Indonesia.
5. Binance
Binance adalah platform crypto global yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK. Platform ini dikenal atas ekosistemnya yang lengkap, meliputi spot trading, derivatif, staking, hingga NFT marketplace.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 500 coins dan 1500 trading pairs
-Memungkinkan akses ke token DeFi dan meme, pairing fiat, serta alat likuiditas
-Trading tersedia melalui antarmuka web dan aplikasi seluler yang canggih, dengan charting real-time
-Mendukung Limit, Market, Stop‑Limit, OCO, TWAP; serta futures
Platform ini cocok untuk investor yang mencari ekosistem crypto all-in-one.
Catatan Risiko
Binance belum mengantongi izin PAKD dari OJK. Artinya, pengguna Indonesia berpotensi menghadapi kendala hukum dan pajak saat bertransaksi crypto di platform ini.
Meskipun aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang beragam, investor wajib mempertimbangkan keamanan, biaya transaksi, dan kepatuhan regulasi. Penting bagi investor mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko sebelum berinvestasi. Manfaatkan edukasi dan akun demo agar siap mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Intip 5 Aplikasi Trading Crypto di Dunia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi trading crypto terbaik untuk investasi aman dan efisien [1,157] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-2025 #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 15:49
v/23132/
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan di tahun ini. Sektor cryptocurrency pun mampu menunjukkan ketahanan di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai $4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup bulan September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai US$62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar US$14.9 miliar, dan Solana sebesar US$372.6 juta.
Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin.
Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan. Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif.
Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Berikut 5 aplikasi trading crypto di dunia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI)
Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Bybit
Bybit adalah platform exchange crypto global berbasis di Dubai yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK.
Platform ini menawarkan akses aset crypto dan menjadi salah satu bursa derivatif yang menawarkan futures berjangka (perpetual contracts) dan leverage tinggi.
Fitur dan Keunggulan
-Akses ke ratusan aset crypto populer dan altcoin
-Termasuk perpetual futures dengan leverage hingga 200×
-Otomatisasi trading dan tiru strategi trader handal
-Order Types dan Tools, termasuk Market, Limit, Conditional orders, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini cocok bagi trader yang membutuhkan opsi leverage tinggi dan fleksibilitas trading.
Catatan Risiko
Risiko pasar cukup tinggi, terutama pada produk derivatif. Ditambah, absennya izin PAKD dari OJK membuat transaksi cryoto di Bybit berpotensi menimbulkan persoalan pajak serta lemahnya perlindungan konsumen.
3. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
-Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan cocok untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
4. Robinhood
Robinhood adalah perusahaan layanan finansial asal Amerika Serikat yang memungkinkan pengguna memperdagangkan instrumen seperti saham, ETF, opsi, futures, dan cryptocurrency, dengan fitur wallet crypto, layanan wealth management, hingga kartu kredit-meski lisensinya khusus untuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, dan belum diawasi oleh OJK untuk pasar Indonesia.
Fitur dan Keunggulan
-Crypto trading dan self‑custodial wallet, temasuk wallet crypto yang memungkinkan pengguna memegang aset sendiri (self-custody), tokenized stock derivatives (EU), dan staking (AS)
-Web dan Mobile Trading untuk saham, ETF, opsi, crypto, dan futures melalui platform web dan aplikasi mobile
-Tersedia untuk crypto tertentu (ETH, SOL) di AS
Robinhood cocok untuk investor global yang ingin memanfaatkan kemudahan trading tanpa komisi, akses ke produk derivatif dan crypto canggih, serta inovasi seperti tokenized assets dan AI-powered tools.
Catatan Risiko
Robinhood belum memiliki izin resmi dari OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Artinya, transaksi melalui platform ini berpotensi menimbulkan masalah terkait kepatuhan pajak maupun perlindungan konsumen bila dilakukan oleh pengguna di Indonesia.
5. Binance
Binance adalah platform crypto global yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK. Platform ini dikenal atas ekosistemnya yang lengkap, meliputi spot trading, derivatif, staking, hingga NFT marketplace.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 500 coins dan 1500 trading pairs
-Memungkinkan akses ke token DeFi dan meme, pairing fiat, serta alat likuiditas
-Trading tersedia melalui antarmuka web dan aplikasi seluler yang canggih, dengan charting real-time
-Mendukung Limit, Market, Stop‑Limit, OCO, TWAP; serta futures
Platform ini cocok untuk investor yang mencari ekosistem crypto all-in-one.
Catatan Risiko
Binance belum mengantongi izin PAKD dari OJK. Artinya, pengguna Indonesia berpotensi menghadapi kendala hukum dan pajak saat bertransaksi crypto di platform ini.
Meskipun aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang beragam, investor wajib mempertimbangkan keamanan, biaya transaksi, dan kepatuhan regulasi. Penting bagi investor mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko sebelum berinvestasi. Manfaatkan edukasi dan akun demo agar siap mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Simak! Ini 5 Aplikasi Trading Crypto Terbaik di Indonesia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi crypto terbaik di Indonesia untuk investasi aman. [1,123] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-terbaik #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 14:50
v/23000/
Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun ini pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan. Sektor cryptocurrency menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai US$4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai $62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar $14.9 miliar, dan Solana sebesar $372.6 juta. Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin. Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan.
Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif. Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Di Indonesia, pilihan aplikasi crypto semakin beragam. Namun memilih aplikasi crypto yang aman dan teregulasi juga menjadi aspek penting untuk diperhatikan agar dapat menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
Berikut lima aplikasi crypto terbaik di Indonesia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Tokocrypto
Tokocrypto adalah aplikasi dan platform exchange aset crypto di Indonesia yang memungkinkan pengguna melakukan trading Bitcoin, Ethereum, hingga altcoin lainnya dengan interface yang mudah dan aman.
Fitur dan Keunggulan
-Mengakses hingga 406 koin dengan 652 trading pairs
-Mendukung DeFi dan meme token, fiat pairing dengan IDR, serta staking rewards
-Tidak menyediakan Crypto Futures, namun mendukung NFT, IDR, dan token utilitas TKO
-Fitur mobile/web dengan advanced charting, analitik, serta data real-time
Platform ini cocok bagi investor yang mencari aplikasi crypto yang mudah digunakan, fitur lengkap, dan terintegrasi dalam ekosistem digital yang terus berkembang di Indonesia.
Catatan Risiko
Trading aset crypto mengandung risiko tinggi karena volatilitas pasar. Pengguna disarankan memahami mekanisme biaya transaksi serta potensi risiko sebelum berinvestasi.
3. Triv
Triv adalah salah satu platform cryptocurrency di Indonesia yang menawarkan produk spot, staking, maupun futures.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 700 aset crypto untuk memberikan akses ke pilihan koin yang sangat beragam
-Fitur yang meliputi top-up e-currency, spread rendah, settlement real-time dalam IDR, serta aset diasuransikan
-Order Types dan Tools untuk Mendukung Market, Limit, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini sangat cocok untuk investor maupun trader yang ingin akses lengkap ke aset digital, serta keamanan dan kemudahan transaksi dalam rupiah.
Catatan Risiko
Meskipun Triv telah berizin penuh di Indonesia, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti volatilitas crypto, serta melakukan pengecekan terhadap biaya transaksi dan perhitungan pajak yang berlaku.
4. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
- Lebih dari 300 aset crypto
- Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
- Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
5. Pintu
Pintu adalah aplikasi crypto dari Indonesia yang memudahkan pengguna membeli, menjual, dan berinvestasi aset digital lewat aplikasi mobile dan Pintu Pro Web.
Fitur & Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Fitur Spot trading, swaps, PTU utility token
-Pintu Pro Futures, perpetual futures dengan leverage hingga 25×
Bagi pengguna yang mencari platform serba-ada, Pintu menawarkan cakupan aset luas, eksekusi lintas perangkat (app & web), dan perangkat manajemen risiko.
Catatan Risiko
Aset crypto bersifat volatil dan berisiko tinggi. Investor disarankan memahami biaya, mekanisme leverage, serta toleransi risiko pribadi sebelum bertransaksi. Di tengah pertumbuhan pesat industri aset digital di Indonesia, setiap aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang berbeda. Namun, investor tetap perlu memperhatikan aspek keamanan, biaya transaksi, serta kepatuhan regulasi sebelum mengambil keputusan.
Bagi investor, penting untuk mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko pribadi sebelum berinvestasi. Manfaatkan fitur edukasi maupun akun demo yang tersedia agar lebih siap dalam mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Langkah Mudah Cara Belajar Trading Crypto bagi Pemula
Baru mau coba trading crypto? Yuk, simak panduan lengkapnya! Mulai dari cara memulai, strategi sederhana, tips aman, sampai rekomendasi aplikasi legal seperti Pluang yang diawasi OJK dan Bappebti. Kam [1,159] url asal
#cara-belajar-trading-crypto #trading-crypto-pemula #cara-main-crypto #aplikasi-trading-crypto-terbaik #cara-beli-bitcoin #cara-trading-ethereum #tips-trading-crypto #manajemen-risiko-crypto #a
(MedCom - Enterpreneurship) 01/01/70 07:00
v/752/
Jakarta: Crypto bukan lagi sekadar tren, tapi sudah jadi salah satu instrumen investasi populer di dunia.Bagi pemula, dunia trading mungkin terlihat rumit dengan grafik, istilah asing, dan harga yang naik-turun cepat.
Tapi jangan khawatir, dengan langkah yang tepat, siapa pun bisa mulai belajar trading crypto dari nol hingga percaya diri.
Apa itu trading crypto?
Trading crypto adalah aktivitas jual-beli aset seperti Bitcoin atau Ethereum dalam periode singkat untuk meraih keuntungan dari fluktuasi harga.Berbeda dengan investasi jangka panjang (HODL), trading fokus pada analisis teknikal, momentum pasar, dan disiplin strategi.
Kelebihan trading crypto:
- Potensi keuntungan tinggi, meski risikonya juga besar.
- Pasar buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
- Banyak pilihan aset dengan karakteristik berbeda.
Kekurangannya:
- Risiko tinggi karena volatilitas harga.
- Membutuhkan pemahaman teknis, waktu, dan kedisiplinan ekstra.
Jenis-jenis trading crypto populer
Berikut adalah gaya trading yang populer di kalangan trader crypto:- Day Trading - beli-jual dalam sehari untuk memanfaatkan volatilitas.
- Swing Trading - tahan posisi beberapa hari/minggu.
- Scalping - trading cepat dengan target profit kecil tapi sering.
- HODL / Investasi Jangka Panjang - simpan bertahun-tahun dengan keyakinan nilai meningkat.
Langkah awal trading crypto bagi pemula
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:- Pilih aplikasi trading crypto legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti1. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC) – unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi trading crypto – sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
- Deposit dana – Setelah verifikasi, lakukan deposit via transfer bank, e-wallet (OVO, Dana, GoPay), atau virtual account; nominal fleksibel mulai Rp10 ribu.
- Pilih Aset Kripto yang Tepat – Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
- Analisis Pasar Sebelum Trading - Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko - Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi - Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Analisis pasar dalam trading Crypto
Analisis FundamentalFokus pada faktor eksternal: regulasi (mendukung/membatasi adopsi), perkembangan teknologi blockchain yang meningkatkan utilitas, serta berita global seperti kolaborasi perusahaan besar. Ini memberi gambaran jangka menengah–panjang tentang prospek aset.
Analisis Teknikal
Gunakan data historis harga & volume untuk memprediksi arah berikut. Indikator umum:
- RSI: mendeteksi kondisi overbought/oversold.
- MACD: membaca momentum tren.
- Moving Average: mengukur arah tren.
- Candlestick pattern: sinyal reversal/continuation.
Manajemen risiko dan strategi trading crypto
- Batasi Risiko per Transaksi - Misalnya hanya 2–5 persen dari total modal di setiap transaksi. Dengan cara ini, kerugian di satu posisi tidak akan langsung menggerus seluruh portofolio.
- unakan Stop Loss - Menutup posisi otomatis di level tertentu agar kerugian tak membesar.
- Hindari FOMO (Fear of Missing Out) - Jangan membeli hanya karena harga naik tajam/ramai dibicarakan; patuhi rencana.
- Diversifikasi Aset - Jangan menaruh semua modal pada satu koin atau token saja.
Alat dan fitur penting dalam trading crypto
- Stop Loss & Take Profit - Fitur ini membantu trader menjual aset secara otomatis di level harga tertentu.- Limit Order & Market Order - Limit Order memungkinkan trader menentukan harga tertentu, dan order hanya akan tereksekusi ketika harga mencapai level tersebut.
- Price Alert - Price alert atau notifikasi harga memberi peringatan saat aset crypto menyentuh level target yang telah ditentukan.
Kesalahan umum pemula saat trading crypto
- Lakukan Riset (DYOR – Do Your Own Research) - Sebelum membeli aset crypto, pastikan kamu memahami proyeknya: tim pengembang, use case, komunitas, dan prospeknya. Dengan riset mandiri, kamu bisa terhindar dari aset yang hanya sekadar hype atau berisiko tinggi.
- Overtrading - Terlalu sering membuka dan menutup posisi justru bisa menguras modal karena biaya transaksi bertambah dan keputusan sering diambil tanpa analisis matang.
- All-in pada Satu Aset - Menaruh seluruh modal pada satu aset sangat berisiko karena jika harga turun drastis, kerugian bisa sangat besar.
- Ikut Tren Tanpa Analisis - Banyak pemula membeli hanya karena tren atau rekomendasi media sosial tanpa riset sendiri.
- Tidak Menggunakan Stop Loss - Mengabaikan stop loss bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar dari yang direncanakan.
- Hindari FOMO & FUD - Jangan mengambil keputusan hanya karena takut ketinggalan (FOMO - Fear of Missing Out) saat harga naik, atau panik berlebihan (FUD - Fear, Uncertainty, Doubt) saat harga turun. Tetap disiplin mengikuti strategi dan rencana trading yang sudah dibuat.
Perbandingan Aset Populer (per 7 Sept 2025)
Bitcoin (BTC): Rp1,82 Miliar – dianggap emas digital, relatif stabil.Ethereum (ETH): Rp70,7 Juta – basis DeFi & NFT.
Solana (SOL): Rp3,37 Juta – blockchain cepat, volatil tinggi.
BNB: Rp14,4 Juta – token ekosistem Binance.
FAQ seputar trading Crypto
Untuk mencoba satu hal yang baru pasti menimbulkan keraguan dan pertanyaan. Begitu juga ketika sesorang mau mulai trading crypto. Berikut beberapa hal yang kerap menjadi pertanyaan untu seseorang memutuskan trading crypto1. Langkah awal trading crypto?
Pilih aplikasi yang sudah terdaftar di OJK dan Bappebti serta memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 seperti Pluang. Setelah itu, daftar akun, lakukan verifikasi identitas (KYC), deposit dana, lalu beli aset pertama seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
2. Apa resiko trading Crypto?
Trading crypto memiliki risiko tinggi karena harganya sangat fluktuatif dalam waktu singkat. Selain itu, faktor eksternal seperti regulasi dan sentimen pasar global juga bisa mempengaruhi harga secara drastis.
3. Main crypto minimal berapa?
Mulai main crypto modal kecil. Pluang memungkinkan investasi dari Rp10.000. Karena bisa beli pecahan, tak perlu 1 koin penuh, Rp100 ribu cukup untuk belajar dan berinvestasi bertahap.
4. Trading crypto pakai aplikasi apa?
Pluang adalah aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang telah teregulasi5 dan memperoleh rating 4,8 di Google Play Store. Selain aset crypto dan derivatif seperti crypto futures, Pluang juga menyediakan akses ke saham Amerika, ETF, options, emas, hingga reksa dana. Biaya kompetitif, fitur pro, dan konten edukasi komprehensif membantu pengguna mempersiapkan diri sebelum terjun ke pasar.
5. Bagaimana cara membeli dan menjual aset kripto?
Di exchange yang terdaftar di OJK & Bappebti, pilih aset, masukkan nominal, konfirmasi pembelian. Untuk menjual, pilih aset di portofolio, tentukan jumlah, hasil penjualan masuk ke saldo akun.
6. Berapa harga crypto hari ini rupiah?
Harga crypto berubah setiap detik. Per 7 September 2025:
- Bitcoin: Rp1.828.000.000
- Ethereum: Rp70.700.000
Untuk update real-time, cek aplikasi Pluang.
7. Berapa nilai $1000 dalam crypto?
Nilainya tergantung koin yang dibeli:
- $1000 = 0.009 BTC (harga Rp1,8 Miliar/BTC).
- $1000 = 0.233 ETH (harga Rp70,7 Juta/ETH).
Cek langsung di Pluang untuk kurs terbaru.
8. Apakah pemula bisa untung dari trading crypto?
Bisa, asal memahami risiko, mulai dengan modal kecil, disiplin pada strategi, dan terus belajar. Banyak trader pemula rugi karena FOMO dan tidak punya trading plan.
Trading crypto bisa memberi profit tinggi, namun risikonya tidak kecil. Rahasia sukses: gunakan aplikasi aman seperti Pluang5, pelajari analisis teknikal & fundamental, jalankan manajemen risiko, dan tetap disiplin pada strategi. Mulailah dengan modal kecil, ikuti harga real-time, dan terus belajar supaya lebih percaya diri di pasar crypto 24/7.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)