Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Jakarta angkat tema 'Hikayat Srikandi Nusantara', menyoroti peran perempuan dalam budaya Indonesia. Acara berlangsung 21-23 Agustus. [922] url asal
Bisnis.com, JAKARTA - iForte dan Protelindo Group kembali menggelar ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026. Pertunjukan seni budaya kolosal tersebut dilaksanakan pada 21-23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Selatan.
Tahun ini, ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ mengangkat tema ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ yang menyoroti kisah perempuan dalam berbagai cerita rakyat Indonesia.
Presiden Direktur & CEO iForte & Protelindo Group F. Aming Santoso mengatakan pagelaran ini terlaksana seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap budaya Indonesia. Dia pun menilai ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya.
“Kita harus menyediakan wadah bagi mereka untuk menyatukan aspirasi mereka, dan kita harus membuat masyarakat Indonesia dan generasi muda jatuh cinta dengan kebudayaannya sendiri,” kata Aming dalam konferensi pers 'Road to Pagelaran Sabang-Merauke 2026' di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).
Lebih lanjut, tema ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ akan menghadirkan kisah perempuan Nusantara yang sarat nilai keteladanan serta inspirasi kehidupan. Nilai yang diangkat meliputi keberanian, keteguhan, dan kontribusi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pendekatan artistik.
Pertunjukan yang digelar satu tahun sekali tersebut memadukan semua unsur seni, termasuk tari, musik, desain, busana, hingga teater dalam satu kesatuan pementasan budaya yang utuh. ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi ruang refleksi peran perempuan dalam membentuk narasi kebudayaan Nusantara yang inspiratif.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ menjadi salah satu pertunjukan berbasis budaya yang konsisten menghadirkan kekayaan tradisi Indonesia di panggung modern.
“Pagelaran Sabang-Merauke hanya ada di Indonesia. Kita melihat banyak panggung festival saat ini. Namun, saya yakin acara yang berbasis budaya hanyalah Pagelaran Sabang Merauke. Ini merupakan bentuk regenerasi untuk memastikan budaya Indonesia tetap ada dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Sutradara 'Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya', Rusmedie Agus, mengatakan tema tahun ini 'Srikandi Nusantara' didedikasikan kepada sosok perempuan.
‘Pagelaran Sabang Merauke Hanya Indonesia yang Punya’ juga dipersembahkan kepada perempuan-perempuan Nusantara yang terus menghadirkan keindahan bagi Indonesia. Peran perempuan Nusantara itu dinilai menjadi bagian penting yang membuat Indonesia tetap terlihat begitu indah hingga sekarang.
“Srikandi itu adalah Ibu kita semua, jadi Pagelaran Sabang Merauke tahun ini kita dedikasikan kepada perempuan Nusantara. Yang melesatkan panahnya dan panah itu adalah kita yang duduk berdiri sampai saat ini,” katanya.
Sementara itu, Executive Producer Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, menilai sosok Srikandi menginspirasi semua untuk terus memberikan yang terbaik dari kemampuan yang dimiliki. Dia juga mendorong setiap orang untuk terus berjuang dan menjadi sosok yang dibutuhkan dalam berbagai peran kehidupan.
“Menurut saya, Srikandi ini menginspirasi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik dari apa yang kita bisa. Terus berjuang, terus menjadi sosok yang saat itu memang dibutuhkan,” ujarnya.
Penyanyi Yura Yunita memandang Srikandi sebagai kemampuan setiap individu untuk menemukan sosok ‘Srikandi’ dalam diri masing-masing. Banyak pelajaran yang ia petik, terutama terkait menemukan kekuatan di tengah kelebihan dan kekurangan diri.
Yura, yang selalu mengenakan kebaya dan baju khas Indonesia saat di panggung, mengatakan bahwa Srikandi mampu menemukan cahaya dalam dirinya yang tidak hanya menerangi diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada Srikandi lainnya.
“Srikandi itu bisa menemukan cahaya dalam dirinya yang bisa menerangi dirinya, memberi cahaya pada dirinya, bukannya pada dirinya. Justru Srikandi yang sesungguhnya juga bisa berbagi terang untuk para Srikandi yang ada di luar sana dan mendapatkan kekuatan dari para Srikandi yang ada di lingkungannya,” ucap Yura.
Pada tahun ini, penyanyi Rais Andriana menjadi salah satu juri The Audition, yang merupakan rangkaian acara Road to Pagelaran Sabang-Merauke 2026. The Audition merupakan ajang untuk menjaring penari berbakat dari seluruh Indonesia dengan latar belakang budaya dan genre yang beragam.
Raisa mengaku bangga terpilih menjadi salah satu juri, meski dirinya berasal dari dunia vokal. Meski demikian, dia sangat familier dengan Pagelaran Sabang Merauke pada tahun-tahun sebelumnya.
"Pada akhirnya, menurutku, semua bentuk seni, baik tari, suara, musik, dan lain-lain, kita bisa melihat dan merasakan dari soul-nya,” tutur Raisa.
Penyanyi Yura Yunita tampil memeriahkan acara Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026). JIBI/Feni Freycinetia
The Audition hingga National Dance Competition
Seperti perhelatan pada tahun lalu, iForte menyelenggarakan tiga acara penting sebagai bagian dari Road to Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya. Ketiga acara ini dirancang untuk membuka kesempatan partisipasi publik secara lebih luas, yaitu:
1. iForte National Dance Competition Inspirasi Diri
2. The Audition - Pagelaran Sabang Merauke
3. Parade Inspirasi Diri
iForte National Dance Competition Inspirasi Diri merupakan ajang kompetisi tari antarsekolah dan universitas yang ditujukan bagi pelajar SMA/SMK dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Sebanyak 30 tim terbaik dari 13 regional akan tampil pada Grand Final yang akan diselenggarakan pada Sabtu (25/4/2026) di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta mulai pukul 10.30 WIB. Pemenang Grand Final berkesempatan untuk tampil di panggung Cultural Fair ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026.
Untuk acara The Audition, sebanyak 50 finalis terpilih yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia akan mengikuti tahap Grand Final pada Minggu (26/4/2026) di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta mulai pukul 10.30 WIB hingga 19.00 WIB.
Pada tahap ini, sebanyak 27 penari terbaik akan dipilih untuk mengikuti pelatihan intensif bersama para koreografer selama 3 bulan di Yogyakarta yang kemudian tampil dalam pertunjukan utama ‘Pagelaran Sabang Merauke - Hanya Indonesia yang Punya’ 2026.
Terakhir, Parade Inspirasi Diri, yang menampilkan 143 penari dari 30 grup finalis National Dance Competition serta 50 finalis The Audition, akan mengikuti pawai pada Minggu pagi (26/4/2026) di area publik Car Free Day pada pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB.