Bisnis.com, JAKARTA – Saat kita memikirkan negara terkaya di dunia, pikiran mungkin langsung tertuju pada raksasa ekonomi seperti Amerika Serikat.
Namun, jika kita mengukurnya berdasarkan kekayaan rata-rata per penduduk sangatlah berbeda.
Peringkat negara terkaya di dunia seringkali menggunakan metrik Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita yang disesuaikan dengan Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP). yeah
Karena PDB per kapita PPP memberikan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa kaya rata-rata penduduk di suatu negara, dengan mempertimbangkan biaya hidup lokal.
Berikut ini berdasarkan data terbaru dari Global Finance menunjukkan bahwa negara-negara kecil justru mendominasi daftar terkaya di dunia tahun 2025:
1. Singapura
Negara kota ini menempati posisi pertama dunia, dengan PDB per kapita: US$156.755 (sekitar Rp2,51 miliar) didorong oleh sektor keuangan, perdagangan global, dan teknologi. Dengan tata kelola pemerintahan yang efisien serta kebijakan investasi yang progresif, Singapura berhasil menjadi pusat ekonomi Asia yang modern dan stabil.
2. Luksemburg
Meski berukuran kecil, Luksemburg memiliki kekuatan besar di sektor perbankan dan keuangan internasional. PDB per kapita mencapai: US$152.915 (sekitar Rp2,45 miliar). Pajak yang kompetitif dan kualitas hidup tinggi menjadikannya salah satu negara paling makmur di Eropa.
3. Macao SAR
Wilayah administratif khusus Tiongkok ini dikenal sebagai “Las Vegas of Asia”. Industri pariwisata dan hiburan menjadi sumber utama pendapatan dengan PDB per kapita hingga: US$134.041 (sekitar Rp2,14 miliar) didukung kebijakan ekonomi yang terbuka dan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi.
4. Irlandia
Irlandia sukses menjadi rumah bagi raksasa teknologi dunia seperti Google, Apple, dan Meta. PDB per kapita Irlandia mencapai: US$133.999 (sekitar Rp2,14 miliar) didukung dengan pajak korporasi yang rendah dan tenaga kerja yang terdidik membuat ekonomi negara ini terus tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir.
5. Qatar
Kekayaan gas alam menjadikan Qatar salah satu negara paling makmur di Timur Tengah. PDB per kapitanya mencapai: US$121.605 (sekitar Rp1,95 miliar). Selain energi, pemerintahnya juga gencar mengembangkan sektor pendidikan, pariwisata, dan olahraga untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam.
6. Norwegia
Negara Skandinavia ini dikenal karena pengelolaan sumber daya alam yang efisien. PDB per kapita Norwegia capai: US$107.891 (sekitar Rp1,73 miliar). Norwegia menyimpan sebagian besar pendapatan minyaknya di sovereign wealth fund dengan dana abadi terbesar di dunia yang menjamin kesejahteraan generasi mendatang.
7. Swiss
Swiss tetap konsisten sebagai simbol stabilitas ekonomi global dengan PDB per kapita: US$97.581 (sekitar Rp1,56 miliar). Sektor perbankan, farmasi, dan manufaktur produk premium seperti jam tangan menjadi pilar utama ekonominya.
8. Brunei Darussalam
Negara kecil di Asia Tenggara ini makmur berkat minyak dan gas dengan PDB per kapita: US$95.758 (sekitar Rp1,53 miliar). Kini Brunei mulai bertransformasi dengan investasi pada pariwisata halal dan ekonomi digital untuk memperluas sumber pendapatan nasional.
9. Guyana
Guyana menjadi pendatang baru di daftar ini. Penemuan ladang minyak besar di pesisir Atlantik menjadikan negara Amerika Selatan ini melonjak drastis dalam perekonomian global dalam waktu singkat. PDB per kapita Guyana capai: US$94.258 (sekitar Rp1,51 miliar)
10. Amerika Serikat
Sebagai ekonomi terbesar dunia, AS tetap menduduki posisi 10 besar berkat kekuatan inovasi, teknologi, dan industri kreatifnya dengan PDB per kapita: US$89.105 (sekitar Rp1,43 miliar). Perusahaan seperti Apple, Microsoft, dan Tesla terus menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
(Catatan: Mata uang bersifat fluktuatif, angka di atas adalah perkiraan berdasarkan kurs terkini) (Nanda Duhaya)