Bisnis.com, MAKASSAR — Kalla Toyota, dealer resmi mobil Toyota di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, membidik angka penjualan sebanyak 20.500 unit pada 2026, dengan target pangsa pasar mencapai 40%.
Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengemukakan bahwa target tersebut merepresentasikan pertumbuhan moderat sekitar 2% dibanding dengan tahun sebelumnya, mengingat kondisi pasar otomotif tahun ini yang diprediksi masih akan menyerupai dinamika pada 2025.
Lini produk Multi-Purpose Vehicle (MPV) diperkirakan bakal menjadi tulang punggung baru perusahaan. Terutama setelah kehadiran varian baru, khususnya Veloz Hybrid yang diharapkan menjadi indikator utama dalam mengatrol performa penjualan tahun ini.
"Kami targetkan penjualan Veloz dapat menyentuh rata-rata 160 unit per bulan, atau mendekati total 2.000 unit dalam setahun," ucapnya kepada Bisnis belum lama ini.
Kendati demikian, secara keseluruhan, Kalla Toyota masih akan mengandalkan Rush sebagai model andalan yang diperkirakan paling laris di Sulawesi tahun ini dengan porsi penjualan mencapai 23% dari total.
Selanjutnya Calya yang diprediksi bisa mencakup 20% dan Veloz sebanyak 18%–19% dari penjualan keseluruhan.
Menanggapi tren kendaraan listrik yang mulai meningkat, Kalla Toyota, dikatakan Suliadin, memilih pendekatan yang realistis dan berbasis kebutuhan pelanggan di daerah.
Meski Toyota memiliki lini lengkap mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), Plug-in Hybrid, hingga EV murni seperti bZ4X, perusahaan menilai teknologi hybrid tetap menjadi solusi paling aman untuk wilayah operasional mereka.
Apalagi permintaan untuk model hybrid seperti Veloz dan Zenix terus mengalami tren kenaikan. Hal ini membuktikan bahwa strategi mendorong model hybrid dan MPV konvensional masih sangat relevan dengan kebutuhan riil masyarakat di Sulawesi dan sekitarnya.
"Kami selalu mendengar suara pelanggan dan mempertimbangkan infrastruktur di daerah. Untuk perjalanan jauh seperti ke Malili atau Palopo, pertanyaannya apakah infrastruktur EV sudah sanggup? Saat ini, solusi yang paling aman adalah Hybrid," ujar Suliadin.
Chief Executive Officer Kalla Toyota Robby Wijaya menambahkan New Veloz Hybrid EV sendiri telah diperkenalkan di Kota Makassar pada Maret 2026 lalu dengan harga on the road (OTR) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai dari Rp313 juta sampai Rp399 juta.
Sejak world premiere-nya pada akhir November 2025, New Veloz Hybrid EV bahkan telah mencatat total pemesanan yang terus meningkat. Oleh sebab itu dia optimis produk terbaru ini akan sukses di pasaran Sulawesi.
Apalagi total pasar kendaraan elektrifikasi di wilayah Kalla Toyota sejauh ini menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada 2025, Toyota mengklaim mampu menguasai 60% pangsa pasar hybrid di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
"Kami optimistis New Veloz Hybrid EV bisa menjadi mobil sejuta umat selanjutnya," ucap Robby Wijaya.