Bisnis.com, MAKKAH — Jemaah haji Indonesia bisa mengirim oleh-oleh haji langsung dari Makkah dan Madinah ke Tanah Air melalui layanan Pos Indonesia dengan tarif mulai 23 riyal Saudi per kilogram. Pengiriman ini menjadi solusi bagi jemaah yang khawatir kelebihan bagasi saat pulang dari Arab Saudi.
Ibadah haji menjadi perjalanan spiritual yang penting bagi para jemaah haji, sehingga mereka ingin turut membagikan kebahagiaan itu kepada orang-orang terdekatnya dengan memberi oleh-oleh.
Ada yang membeli oleh-oleh sesuai volume koper bawaan, tetapi tidak sedikit juga yang membeli oleh-oleh begitu banyak hingga melebihi kapasitas. Sebagian di antara mereka membeli koper tambahan khusus oleh-oleh, tetapi ada juga yang menggunakan jasa pengiriman kargo agar lebih praktis.
Pos Indonesia menjadi salah satu penyedia layanan pengiriman barang haji selama musim haji 2026. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu hadir di sejumlah titik layanan di Makkah dan Madinah.
Koordinator Bisnis Petugas Kargo Haji Pos Indonesia 2026, Tangkas Wibowo, mengatakan layanan pengiriman tersedia untuk seluruh tujuan di Indonesia dengan estimasi waktu pengiriman sekitar 7 hingga 14 hari.
“Kami hadir di dalam musim haji 2026 melayani jamaah haji untuk pengiriman barang-barang mungkin oleh-oleh ke Indonesia dengan waktu 7 sampai 14 hari,” ujarnya.
Pemerintah juga memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak impor untuk kiriman oleh-oleh haji dengan nilai tertentu. Hal itu membuat pengiriman kargo menjadi alternatif yang menarik bagi para jemaah haji.
Berikut penjelasan lengkap cara mengirim oleh-oleh haji dari Makkah dan Madinah dengan menggunakan layanan Pos Indonesia.
Cara Kirim Oleh-Oleh Haji via Pos Indonesia
Berikut cara mengirim oleh-oleh haji dari Makkah ke Indonesia:
- Datangi titik layanan Pos Indonesia di hotel atau sektor jemaah.
- Siapkan paspor dan identitas jemaah haji.
- Timbang barang kiriman sesuai ketentuan berat maksimal.
- Pastikan barang tidak termasuk barang terlarang atau dibatasi.
- Petugas akan melakukan pengecekan dan pengemasan ulang bila diperlukan.
- Isi data alamat penerima di Indonesia secara lengkap.
- Lakukan pembayaran sesuai tarif tujuan pengiriman.
Pos Indonesia menyarankan berat maksimal satu koli sekitar 35 kilogram agar proses pengiriman lebih aman.
Tarif Kirim Oleh-Oleh Haji dari Makkah ke Indonesia
Pos Indonesia menetapkan tarif pengiriman oleh-oleh haji mulai 23 riyal Saudi per kilogram untuk mayoritas wilayah Indonesia. Namun terdapat perbedaan tarif untuk sejumlah daerah tertentu.
Berikut rincian tarif kirim oleh-oleh haji dari Arab Saudi:
- 23 riyal per kilogram untuk sebagian besar wilayah Indonesia
- 25 riyal per kilogram untuk Sulawesi Utara dan Gorontalo
- 30 riyal per kilogram untuk Ambon dan Papua
Tangkas mengatakan layanan pengiriman tersedia di Makkah dan Madinah. Di Makkah, Pos Indonesia juga menyiapkan titik layanan di setiap sektor pemondokan jemaah.
“InsyaAllah di Makkah nanti di setiap sektor ada titik layanan Pos Indonesia,” katanya.
Selain layanan langsung, Pos Indonesia juga menyiapkan layanan penjemputan barang atau pick up sesuai kesepakatan dengan jemaah.
Syarat Bebas Pajak Oleh-Oleh Haji dari Arab Saudi
Selain kemudahan pengiriman, jemaah haji juga mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak impor dari pemerintah Indonesia. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 4/2025 dan PMK No. 34/2025 terkait barang kiriman dan barang bawaan jemaah haji.
Berikut syarat bebas pajak oleh-oleh haji:
- Nilai barang maksimal US$1.500 per pengiriman
- Berlaku maksimal dua kali pengiriman selama musim haji
- Jemaah haji khusus mendapatkan fasilitas bebas bea cukai hingga US$2.500
- Pengiriman dilakukan melalui penyelenggara pos resmi
- Barang dikirim dalam satu kemasan per pengiriman
- Ukuran maksimal paket 60 x 60 x 80 sentimeter
- Pengirim harus terdaftar sebagai jemaah haji di Siskohat
Jika nilai barang melebihi batas atau pengiriman lebih dari dua kali, maka kelebihan nilai barang akan dikenakan bea masuk dan pajak impor sesuai ketentuan.
Estimasi Pengiriman Oleh-Oleh Haji ke Indonesia
Pos Indonesia memperkirakan paket oleh-oleh haji tiba di rumah penerima dalam waktu sekitar 7 hingga 14 hari sejak dikirim dari Makkah atau Madinah. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara sebelum diteruskan ke alamat penerima di Indonesia.
Hingga pertengahan musim haji, volume kiriman oleh-oleh jemaah dari Madinah disebut telah mencapai sekitar 60 hingga 70 ton.
Jenis Oleh-Oleh Haji yang Banyak Dikirim Jemaah
Menurut Pos Indonesia, mayoritas barang yang dikirim jemaah berupa oleh-oleh khas Arab Saudi seperti:
- Kurma
- Makanan kering
- Sajadah
- Karpet
- Cenderamata khas Makkah dan Madinah
- Perabotan ringan
Pos Indonesia juga memastikan keamanan kemasan barang selama proses pengiriman udara dari Arab Saudi ke Indonesia.
“Kami pastikan packaging-nya memadai. Nanti kami kemas ulang atau kami perkuat kemasannya,” ujar Tangkas.
Apabila terjadi kerusakan atau kehilangan barang, jemaah dapat mengajukan klaim sesuai mekanisme layanan Pos Indonesia.