#30 tag 24jam
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Hal ini menghadirkan pengalaman trading spot saham dengan buku order yang lebih dalam, friksi trading yang lebih sedikit, dan eksekusi yang lebih cepat langsung... | Halaman Lengkap [541] url asal
#trading #perdagangan-aset-kripto #aset-kripto #aplikasi-trading #teknologi-blockchain
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 05/06/26 21:53
v/241672/
JAKARTA - Bitget, Exchange Universal (UEX) mengumumkan peluncuran Bitget Stocks 2.0, produk spot saham berbentuk token yang kini telah diperbarui. Produk baru ini dirancang untuk meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam trading ekuitas yang ditokenisasi.Produk ini diterbitkan oleh Reality, sebuah platform penerbitan RWA berlisensi. Kehadirannya ditopang oleh dukungan strategis, akses trading, serta keamanan aset dari Bitget di dalam ekosistemnya.
Peningkatan ini berfokus pada tiga penyempurnaan produk: likuiditas pasar saham yang lebih tinggi, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap aset saham dasarnya, serta penggunaan token saham yang lebih luas dalam ekosistem margin, strategi, dan yield Bitget. Stocks 2.0 dirancang untuk menghubungkan trading saham yang ditokenisasi dengan likuiditas nyata pasar ekuitas dari kanal global.
Hal ini menghadirkan pengalaman trading spot saham dengan buku order yang lebih dalam, friksi trading yang lebih sedikit, dan eksekusi yang lebih cepat langsung di dalam aplikasi Bitget.Perkuat Strategi Global, Bitget Tunjuk CMO Baru
Produk ini juga mendukung pemetaan aset 1:1 untuk token saham yang memenuhi syarat, dan dilengkapi dengan fasilitas trading langsung menggunakan stablecoin USDT. Dividen tunai juga dikonversi menjadi USDT dan dikirimkan ke akun pengguna. Dividen saham akan tecermin dalam saldo pengguna.
Sementara itu, aksi-aksi korporasi, seperti pemecahan dan penggabungan saham, dipetakan pada posisi token untuk menjaga eksposur ekonomi tetap selaras dengan saham dasarnya.
Stock 2.0 juga memperluas peran ekuitas yang ditokenisasi di dalam ekosistem Bitget. Token saham yang memenuhi syarat dapat digunakan dalam sistem margin dan akun terpadu, serta dapat terhubung dengan alat-alat yang didukung, seperti grid spot, grid futures, copy trading, dan produk yield tertentu.
Dengan demikian, ada lebih banyak cara bagi pengguna untuk mengelola modal sambil tetap mempertahankan eksposur terhadap aset ekuitas global. “Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global,” ungkap CEO Bitget, Gracy Chen.
“Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10% aset keuangan global ditokenisasi. Proses ini akan didorong oleh platform-platform yang melandaskan diri pada akses, kedalaman pasar, dan kepatuhan regulasi. Per hari ini, kami telah berhasil menghadirkan seluruh fondasi prasyarat yang dibangun untuk menyongsong masa depan tersebut," paparnya.
Lionel Messi Jadi Brand Ambassador Crypto Exchange Bitget
Dibandingkan dengan produk RWA yang sudah ada di berbagai platform, Bitget menawarkan biaya paling kompetitif di pasar. Tarif dasarnya adalah 0,1%, sementara biaya Maker/Taker-nya setara dengan tingkat VIP, yakni berupa biaya tetap sebesar 0,05% melalui penawaran BGB dan bebas biaya friksi, sehingga menjadikannya cara paling hemat biaya untuk trading saham.
Peluncuran ini memperkuat keunggulan awal Bitget dalam trading ekuitas yang ditokenisasi, mulai dari saham dan ETF yang ditokenisasi hingga futures saham, serta pra-IPO.
Bitget merupakan salah satu exchange kripto besar pertama yang mendukung ekuitas yang ditokenisasi. Pada Januari 2026, volume kumulatif spot saham yang ditokenisasi di platform ini telah melampaui USD1 miliar, sementara pada Desember 2025, Bitget menyumbang sekitar 89% dari volume trading saham berbentuk token yang diterbitkan oleh Ondo.
Volume trading kumulatif futures sahamnya juga telah melampaui USD10 miliar. Hal ini menjadikan Bitget sebagai pionir dalam model Exchange Universal. Batch pertama Bitget Stocks 2.0 mencakup 36 aset terkait saham yang baru masuk listing, termasuk saham-saham utama dan ETF, seperti Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, NVIDIA, Microsoft, dan QQQ. Ketersediaannya bergantung pada yurisdiksi pengguna dan persyaratan kelayakan yang berlaku.
BPK soroti pengelolaan aset Pemprov Kalbar
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan dan aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meskipun daerah ... [447] url asal
Kami akan terus melakukan perbaikan mulai dari penganggaran, penatausahaan, penyusunan laporan keuangan hingga pengelolaan Barang Milik Daerah
Pontianak (ANTARA) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia menyoroti sejumlah aspek pengelolaan keuangan dan aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meskipun daerah tersebut kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
"Sorotan tersebut kami sampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat dengan agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun 2025 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Daerah (IHPD) Tahun 2025 di Pontianak," kata Pimpinan III BPK RI Akhsanul Khaq di Pontianak, Jumat.
Akhsanul menyerahkan langsung laporan hasil pemeriksaan kepada Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan serta pimpinan DPRD Kalbar.
BPK menyatakan laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 telah disajikan secara wajar dalam seluruh aspek material sesuai Standar Pemeriksaan Keuangan Negara sehingga kembali memperoleh opini WTP.
Namun demikian, BPK tetap memberikan sejumlah catatan penting terkait pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.
Beberapa area yang menjadi perhatian BPK antara lain penyempurnaan pengelolaan Dana Pembiayaan Beasiswa Pendidikan, optimalisasi penatausahaan kas daerah, penguatan inventarisasi aset, pemutakhiran data wajib pajak daerah, serta percepatan koordinasi penyelesaian aset P3D bersama pemerintah kabupaten dan kota.
BPK memberikan waktu maksimal 60 hari kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan.
Meski terdapat sejumlah catatan, BPK mengapresiasi komitmen Pemprov Kalbar dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan. Hingga Semester II Tahun 2025, tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi tercatat mencapai 84,9 persen atau sebanyak 1.656 rekomendasi dari total 1.951 rekomendasi yang diberikan BPK.
Capaian tersebut melampaui target nasional tindak lanjut rekomendasi BPK sebesar 80 persen.
Di tempat yang sama, Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan opini WTP bukan sekadar capaian administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
"Opini WTP bukan tujuan akhir, tetapi bagian dari proses perbaikan tata kelola pemerintahan agar setiap program pembangunan dan penggunaan anggaran semakin tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Ia memastikan seluruh rekomendasi BPK akan segera ditindaklanjuti melalui pembenahan sistem pengelolaan keuangan daerah secara menyeluruh.
Menurut Norsan, pemerintah daerah juga telah menyusun Rencana Aksi Keuangan Daerah sebagai langkah percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan.
"Kami akan terus melakukan perbaikan mulai dari penganggaran, penatausahaan, penyusunan laporan keuangan hingga pengelolaan Barang Milik Daerah," ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah daerah akan melakukan pemantauan berkala terhadap seluruh perangkat daerah guna memastikan setiap rekomendasi dapat dijalankan secara efektif dan tepat waktu.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, DPRD, dan BPK RI diharapkan terus diperkuat guna mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, kredibel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Berdasarkan kombinasi teknologi, kemampuan siluman, sensor, daya tahan menyelam, dan efektivitas tempur kapal selam Invincible Singapura ada di urutan pertama.... | Halaman Lengkap [968] url asal
#kapal-selam #indonesia #singapura #malaysia #asean
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 05/06/26 14:06
v/241073/
JAKARTA - Di tengah meningkatnya rivalitas maritim di Laut China Selatan dan Indo-Pasifik, kapal selam menjadi salah satu aset militer paling strategis di Asia Tenggara.Berbeda dengan kapal perang permukaan yang mudah terdeteksi, kapal selam mampu beroperasi secara senyap selama berminggu-minggu, mengumpulkan intelijen, memburu kapal musuh, hingga meluncurkan serangan mendadak.
Saat ini, hanya lima negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang mengoperasikan kapal selam aktif, yakni Singapura, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Myanmar.
Namun, jika diperbandingkan tentang teknologi, daya tempur, kemampuan siluman, serta sistem persenjataan, terdapat beberapa kelas kapal selam yang menonjol sebagai yang paling canggih di kawasan.
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN
1. Invincible Class (Type 218SG) – Singapura
•Negara Operator: Singapura.•Pabrikan: ThyssenKrupp Marine Systems, Jerman.
•Harga: Diperkirakan sekitar USD500 hingga USD700 juta per unit. Paket empat kapal selam yang dibeli Singapura bernilai miliaran dolar AS.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 1.
Spesifikasi
•Panjang: 70 meter
•Displacement permukaan: 2.000 ton
•Displacement menyelam: 2.200 ton
•Kecepatan permukaan: >10 knot
•Kecepatan menyelam: >15 knot
•Awak: 28 orang
•Propulsi: Diesel-elektrik + AIP fuel cell
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533mm
•Torpedo berat
•Ranjau laut
Kehebatan
Banyak analis pertahanan menilai Type 218SG sebagai kapal selam non-nuklir paling canggih di Asia Tenggara saat ini.
Keunggulan utamanya adalah sistem AIP yang memungkinkan kapal tetap berada di bawah air sekitar 50 persen lebih lama dibanding kapal selam diesel-elektrik konvensional. Teknologi ini membuat kapal jauh lebih sulit dideteksi radar maupun sonar lawan, menurut Kementerian Pertahanan Singapura.
Selain itu, kapal ini memiliki tingkat otomatisasi sangat tinggi sehingga hanya membutuhkan 28 awak, jauh lebih sedikit dibanding kapal selam generasi sebelumnya. Sistem sensor dan manajemen tempurnya juga termasuk yang paling modern di kawasan.
2. Kilo Class Project 636.1 – Vietnam
•Negara Operator: Vietnam.•Pabrikan: Rubin Design Bureau, Rusia.
•Harga: Program enam kapal selam Vietnam bernilai sekitar USD2,1 hingga USD3,2 miliar, atau sekitar USD350 hingga USD530 juta per unit tergantung perhitungan paket pelatihan dan infrastruktur.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 2.
Spesifikasi
•Panjang: 73,8 meter
•Displacement permukaan: sekitar 2.350 ton
•Displacement menyelam: sekitar 3.100–3.950 ton (tergantung sumber konfigurasi)
•Kecepatan menyelam: hingga 20 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 240–300 meter
•Awak: 52 personelDisplacement: sekitar 3.100 ton
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo berat
•Rudal jelajah Klub-S (3M-54E/3M-14E)
•Ranjau laut
Kehebatan
Kilo Class dijuluki "Black Hole" oleh NATO karena tingkat kebisingannya yang sangat rendah.
Berbeda dengan kapal selam ASEAN lainnya, armada Vietnam memiliki kemampuan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Kalibr atau Klub-S dari bawah laut. Kemampuan ini memberi efek deterrence strategis yang besar terhadap kapal perang maupun target daratan, menurut laporan Reuters.
Walaupun tidak menggunakan AIP seperti Type 218SG Singapura, Kilo Class tetap menjadi salah satu kapal selam paling mematikan di kawasan berkat kombinasi rudal jelajah dan kemampuan silumannya.
3. Scorpene Class – Malaysia
•Negara Operator: Malaysia.•Pabrikan: Naval Group, Prancis.
•Harga: Sekitar USD1 miliar untuk dua unit beserta paket pendukung.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 3
Spesifikasi
•Panjang: 67,5 meter
•Displacement permukaan: ±1.565 ton
•Displacement menyelam: ±1.740–1.870 ton
•Kecepatan menyelam: >20 knot
•Kedalaman operasi: >300 meter
•Awak: 31 orang
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•18 torpedo Black Shark
•Rudal antikapal Exocet SM39
•Ranjau laut
Kehebatan
Scorpene dikenal sebagai salah satu kapal selam ekspor paling sukses di dunia.
Kapal ini menggabungkan kemampuan siluman tinggi, sistem tempur modern, serta rudal Exocet yang dapat diluncurkan dari bawah laut. Walaupun versi Malaysia belum dilengkapi AIP seperti beberapa varian terbaru Scorpene, kemampuan tempurnya masih sangat diperhitungkan. Kapal ini juga memiliki jejak akustik yang rendah sehingga sulit dideteksi sonar lawan.
4. Nagapasa Class (DSME 1400) – Indonesia
•Negara Operator: Indonesia.•Pabrikan: Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Korea Selatan.
•Harga: Sekitar USD373 juta per unit. Program tiga kapal selam bernilai sekitar USD1,1 miliar, menurut data Global Military.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 4.
Spesifikasi
•Panjang: 61,3 meter
•Displacement permukaan: 1.400 ton
•Displacement menyelam: sekitar 1.600 ton
•Kecepatan menyelam: 21 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 250 meter
•Awak: 40 orang
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•14 torpedo Black Shark
Kehebatan
Nagapasa merupakan pengembangan dari desain Jerman; Type-209, yang telah terbukti di banyak negara.
Kelebihan utama kapal selam ini adalah kemampuan menyelam relatif dalam, kecepatan bawah air tinggi, serta ukuran yang lebih kecil sehingga cocok untuk operasi di perairan kepulauan Indonesia. Selain itu, pembangunan KRI Alugoro di dalam negeri menjadi tonggak penting transfer teknologi kapal selam kepada Indonesia.
Namun dibanding Type 218SG Singapura maupun Scorpene terbaru, Nagapasa belum memiliki teknologi AIP sehingga daya tahan menyelamnya lebih terbatas.
5. Ming Class (Type 035B) – Myanmar
•Negara Operator: Myanmar.•Pabrikan: China.
•Harga: tidak dipublikasikan.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 5.
Spesifikasi
•Panjang: sekitar 76 meter
•Displacement menyelam: sekitar 2.100 ton
•Kecepatan menyelam: sekitar 18 knot
•Awak: 57–60 personel
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo Yu-series
Kehebatan
Meski merupakan kapal selam pertama Myanmar, teknologi yang digunakan sudah tergolong tua dibanding armada negara ASEAN lainnya. Kapal ini lebih berfungsi sebagai sarana pelatihan dan peningkatan kemampuan dasar peperangan bawah laut daripada alat proyeksi kekuatan regional.
Siapa Raja Kapal Selam ASEAN?
Jika disusun berdasarkan kombinasi teknologi, kemampuan siluman, sensor, daya tahan menyelam, dan efektivitas tempur, maka peringkat kapal selam tercanggih ASEAN saat ini adalah:
1. Invincible Class (Type 218SG) Singapura
2. Kilo Class Project 636.1 Vietnam
3. Scorpene Class Malaysia
4. Nagapasa Class (DSME 1400) Indonesia
5. Ming Class (Type 035B) Myanmar
Secara keseluruhan, Singapura saat ini memiliki armada kapal selam paling modern di Asia Tenggara berkat Type 218SG yang dilengkapi teknologi Air Independent Propulsion, otomatisasi tingkat tinggi, dan sensor generasi terbaru.
Namun dari sisi daya gempur strategis, Vietnam tetap menjadi lawan yang sangat diperhitungkan karena kapal selam Kilo miliknya mampu membawa rudal jelajah Kalibr yang dapat menyerang target jauh di luar cakrawala.
Dengan Indonesia yang dilaporkan mulai memesan kapal selam Scorpene generasi baru dan negara-negara ASEAN terus memodernisasi armada bawah lautnya, persaingan kapal selam di kawasan diperkirakan akan semakin ketat dalam dekade mendatang.
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Jet tempur siluman F-35 Singapura akan jadi yang tercanggih di ASEAN. Tapi, Indonesia berpotensi menjadi kekuatan udara terbesar melalui kombinasi Rafale, KF-21,... | Halaman Lengkap [1,011] url asal
#jet-tempur-siluman-f35 #jet-tempur-rafale #singapura #indonesia #asean
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 04/06/26 11:37
v/239718/
JAKARTA - Persaingan kekuatan udara di Asia Tenggara memasuki babak baru. Jika dua dekade lalu sebagian besar Angkatan Udara blok Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) masih mengandalkan pesawat tempur generasi lama seperti F-5 Tiger atau MiG-21, kini kawasan ini mulai dipenuhi jet tempur generasi 4,5 hingga generasi kelima yang memiliki radar AESA, kemampuan peperangan elektronik canggih, rudal jarak jauh, dan bahkan teknologi siluman (stealth).Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, berlomba memodernisasi armada jet tempur mereka seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Laut China Selatan serta rivalitas strategis antara Amerika Serikat dan China.
Di tengah perlombaan tersebut, beberapa jet tempur menonjol sebagai yang paling canggih dan mematikan di ASEAN saat ini.
Daftar 6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN
1. F-35 Lightning II (Singapura)
•Status: Dalam proses pemesanan, rencananya dikirim akhir 2026.•Pengembang: Amerika Serikat
Tidak ada pesawat tempur di ASEAN yang dapat menandingi kemampuan F-35B yang segera dioperasikan Singapura. Jet tempur generasi kelima buatan Lockheed Martin Amerika Serikat ini merupakan satu-satunya pesawat stealth (siluman) yang telah dipesan negara ASEAN.
Singapura telah memesan 20 unit F-35 (kombinasi F-35B dan F-35A), dengan pengiriman pertama dijadwalkan mulai akhir 2026, menurut Kementerian Pertahanan.
Spesifikasi F-35 Lightning II
•Generasi: 5
•Kecepatan maksimum: Mach 1,6
•Jangkauan: lebih dari 1.667 km
•Muatan senjata: 6,8 ton
•Radar: AN/APG-81 AESA
•Fitur utama: Stealth, sensor fusion, data-link canggih
•Harga per unit: sekitar USD80 hingga USD110 juta tergantung konfigurasi
Keunggulan
Keunggulan terbesar F-35 bukan pada kecepatannya, melainkan kemampuannya melihat musuh terlebih dahulu tanpa terdeteksi. Sensor-sensor pesawat ini menggabungkan data radar, inframerah, dan peperangan elektronik menjadi satu tampilan terpadu bagi pilot. Kemampuan ini memungkinkan F-35 menyerang sebelum lawan menyadari keberadaannya.
Dalam banyak simulasi tempur NATO, F-35 secara konsisten mampu mengungguli pesawat generasi 4 dan 4,5 berkat kombinasi stealth dan sensor fusion.
2. F-15SG Strike Eagle (Singapura)
•Status: Operasional penuh.•Pengembang: Amerika Serikat.
Sebelum kedatangan F-35, F-15SG adalah pesawat tempur paling kuat di Asia Tenggara. Hingga kini banyak analis masih menganggap F-15SG sebagai jet superioritas udara terbaik yang benar-benar operasional di kawasan ini.
Spesifikasi F-15SG Strike Eagle
•Generasi: 4,5
•Kecepatan maksimum: Mach 2,5
•Jarak tempur: lebih dari 1.800 km
•Ceiling: 65.000 kaki
•Radar: AESA APG-63(V)3
•Persenjataan: AIM-120 AMRAAM, AIM-9X, JDAM, Maverick
•Harga per unit: sekitar USD100 hingga USD120 juta
Keunggulan
F-15SG menggabungkan daya angkut besar, radar AESA modern, serta kemampuan tempur udara dan serangan darat dalam satu platform. Pesawat ini mampu membawa lebih banyak rudal dibanding sebagian besar pesawat tempur lain di ASEAN.
3. Dassault Rafale (Indonesia)
•Status: Sudah tiba dan mulai masuk layanan tempur.•Pengembang: Prancis.
Indonesia menjadi negara ASEAN pertama yang membeli Rafale dalam jumlah besar. Kontrak pembelian 42 unit Rafale senilai sekitar USD8,1 miliar menjadikannya salah satu program modernisasi terbesar dalam sejarah TNI AU.
Spesifikasi Dassault Rafale
•Generasi: 4,5
•Kecepatan maksimum: Mach 1,8
•Radius tempur: sekitar 1.850 km
•Radar: RBE2 AESA
•Sistem peperangan elektronik: SPECTRA
•Harga per unit: sekitar USD90 hingga USD150 juta termasuk paket dukungan
Keunggulan
Rafale sering disebut sebagai salah satu pesawat tempur multirole terbaik di dunia. Sistem peperangan elektronik SPECTRA memungkinkan pesawat ini mendeteksi ancaman, mengacaukan radar lawan, dan meningkatkan peluang bertahan hidup di medan perang modern.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas. Rafale mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, anti-kapal, hingga pengintaian strategis dalam satu sortie.
4. Su-30MKM (Malaysia)
•Status: Operasional penuh.•Pengembang: Rusia
Walaupun bukan desain terbaru, Su-30MKM Malaysia masih termasuk pesawat tempur paling berbahaya di ASEAN.
Spesifikasi Su-30MKM
•Generasi: 4++
•Kecepatan maksimum: Mach 2
•Radius tempur: sekitar 1.500 km
•Muatan senjata: hingga 8 ton
•Teknologi khas: thrust vectoring
•Harga saat pembelian: sekitar USD50 hingga USD70 juta per unit
Keunggulan
Su-30MKM terkenal karena manuver ekstrem berkat thrust vectoring. Dalam pertempuran jarak dekat (dogfight), pesawat ini masih menjadi lawan yang sangat berbahaya.
Selain itu, daya angkut senjatanya termasuk terbesar di kawasan.
5. KF-21 Boramae (Indonesia)
•Status: Belum diterima.•Pengembang: KF-21 Boromae dikembangkan bersama Korea Selatan dan Indonesia meski porsi perannya berbeda.
KF-21 adalah proyek bersama Korea Selatan dan Indonesia. Walaupun belum sepenuhnya operasional, banyak analis melihatnya sebagai salah satu jet tempur paling menjanjikan di Asia.
Spesifikasi KF-21 Boramae
•Generasi: 4,5+
•Kecepatan maksimum: Mach 1,81
•Radius tempur: sekitar 1.100 km
•Radar: AESA buatan Korea Selatan
•Hardpoint: 10
•Harga estimasi: USD65 hingga USD80 juta per unit
Keunggulan
KF-21 menawarkan kombinasi kemampuan modern dan biaya operasional yang lebih rendah dibanding Rafale atau F-35. Pesawat ini juga dirancang untuk berkembang menuju kemampuan stealth yang lebih tinggi pada varian masa depan.
6. JAS 39 Gripen E/F (Thailand)
•Status: Belum diterima.•Pengembang: Swedia.
Thailand sudah mengoperasikan jet tempur F-16 Fighting Falcon, JAS 39 Gripen C/D, dan F-5TH Super Tigris.
Sekarang, negara ini memilih Gripen E/F sebagai pesawat tempur masa depannya untuk menggantikan sebagian armada lama.
Spesifikasi JAS 39 Gripen E/F
•Generasi: 4,5
•Kecepatan maksimum: Mach 2
•Radar: AESA Raven ES-05
•Sistem sensor: IRST modern
•Harga: sekitar USD85 hingga USD100 juta per unit
Keunggulan
Gripen dikenal memiliki biaya operasional rendah, tetapi tetap memiliki kemampuan tempur yang sangat tinggi. Banyak negara menilai Gripen sebagai salah satu pesawat tempur dengan rasio biaya dan efektivitas terbaik di dunia.
Siapa Penguasa Langit ASEAN?
Jika diukur dari teknologi murni, F-35 Singapura berada jauh di atas semua pesaingnya karena merupakan satu-satunya jet generasi kelima di ASEAN. Kemampuan stealth, sensor fusion, dan peperangan jaringan menjadikannya aset yang mengubah keseimbangan kekuatan udara kawasan.
Namun jika mempertimbangkan jumlah armada, fleksibilitas misi, dan daya gempur keseluruhan, Indonesia berpotensi menjadi kekuatan udara terbesar ASEAN dalam dekade mendatang melalui kombinasi Rafale, KF-21, F-16 yang dimodernisasi, serta berbagai program modernisasi lainnya.
Perlombaan kekuatan udara ASEAN kini bukan lagi soal siapa yang memiliki pesawat paling cepat, melainkan siapa yang mampu menggabungkan sensor, jaringan data, rudal jarak jauh, dan kecerdasan tempur dalam satu sistem yang terintegrasi. Dalam perang udara modern, yang menang bukan selalu yang paling cepat terbang, melainkan yang paling dulu melihat dan paling dulu menembak.
CFX: Aset kripto ekspansi ke sektor riil lewat stablecoin, tokenisasi
Bursa aset kripto PT Central Finansial X (CFX) menilai aset kripto kini tak lagi sekadar menjadi alat investasi, namun mulai berekspansi ke berbagai ... [391] url asal
Aset kripto tidak lagi sekadar instrumen investasi, melainkan telah berekspansi ke dalam berbagai 'use case' riil
Jakarta (ANTARA) - Bursa aset kripto PT Central Finansial X (CFX) menilai aset kripto kini tak lagi sekadar menjadi alat investasi, namun mulai berekspansi ke berbagai penggunaan nyata yang terlihat dari pemanfaatan instrumen teknologi blockchain seperti stablecoin, crypto repo hingga tokenisasi Real-World Assets (RWA).
Direktur Utama CFX Subani mengatakan peningkatan pemanfaatan berbagai instrumen berbasis teknologi itu berpotensi mentransformasi sektor keuangan digital dalam kegiatan sehari-hari.
"Di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, lanskap ekonomi digital global tengah mengalami pergeseran paradigma yang fundamental. Aset kripto tidak lagi sekadar instrumen investasi, melainkan telah berekspansi ke dalam berbagai use case riil," kata Subani dalam keterangan resmi terkait CFX Crypto Conference (CCC) 2026 diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, perluasan penggunaan aset kripto tersebut menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan CFX Crypto Conference (CCC) 2026 pada 8 Juni mendatang.
Subani menjelaskan konferensi tahunan itu mengusung tema "Chapter III: Pilar Kepercayaan, Membangun Fondasi yang Tangguh untuk Keberlanjutan dan Kedaulatan Aset Digital" dan akan mempertemukan pelaku industri, regulator, akademisi, serta masyarakat untuk membahas arah perkembangan industri aset keuangan digital.
Ia menekankan penguatan kepercayaan menjadi faktor penting untuk mendorong kedewasaan dan skalabilitas industri aset kripto di Indonesia.
"Untuk mendorong skalabilitas industri, seluruh pihak harus bergerak dalam sinergi yang sama. Oleh karena itu, salah satu fokus utamanya adalah mendorong perkembangan dan perluasan use case aset kripto di luar aktivitas perdagangan," ujarnya.
Melalui forum tersebut, CFX berharap dapat membuka ruang dialog lintas sektor guna membahas tantangan, peluang, serta perkembangan terkini industri aset digital agar tetap relevan dengan tren global.
Selain diskusi industri, konferensi tersebut juga akan menjadi ajang penandatanganan nota kesepahaman antara CFX dan sejumlah universitas, peluncuran produk baru, serta pemberian penghargaan kepada Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) melalui Anugerah Ksatria CFX 2026.
Subani mengatakan kolaborasi antara bursa, pelaku industri, perguruan tinggi, dan inovator lokal diperlukan untuk memperkuat ekosistem aset digital yang aman dan berintegritas.
"Melalui kolaborasi yang terjalin dengan anggota bursa, universitas, dan inovator lokal, kami berharap dapat mendorong kemajuan industri aset kripto yang aman dan dipercaya," kata Subani.
CFX merupakan bursa kripto yang berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beroperasi mengikuti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto.
Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
OJK: Total aset BPR-BPRS tumbuh 3,70 persen capai Rp236,69 T per Maret
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri bank perekonomian rakyat (BPR) dan BPR syariah (BPRS) mengalami pertumbuhan sebesar 3,70 persen ... [587] url asal
#ojk #perbankan #bank-perekonomian-rakyat #bpr #kinerja-bpr #aset-bpr
Melalui penguatan struktur dan daya saing, BPR dan BPRS diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan, mengantisipasi dampak gejolak perekonomian
Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri bank perekonomian rakyat (BPR) dan BPR syariah (BPRS) mengalami pertumbuhan sebesar 3,70 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp236,69 triliun sampai dengan Maret 2026.
Adapun penyaluran kredit/pembiayaan industri BPR dan BPRS tumbuh sebesar 2,83 persen (yoy) menjadi sebesar Rp176,96 triliun, didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 3,16 persen (yoy) menjadi sebesar Rp165,49 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa kinerja tersebut juga didukung dengan ketahanan permodalan yang relatif kuat untuk menopang risiko.
Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) agregat industri BPR dan BPRS tercatat sebesar 27,20 persen, cukup jauh di atas ketentuan regulator.
Industri BPR dan BPRS, menurut OJK, terus berupaya memperkuat langkah mitigasi risiko melalui penerapan manajemen dan tata kelola yang baik dalam penyaluran kredit, pelaksanaan monitoring pascapencairan secara intensif, serta pembentukan cadangan kerugian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
OJK juga mencatat bahwa penyaluran kredit/pembiayaan UMKM oleh BPR dan BPRS tetap tumbuh dan terjaga kualitasnya, dengan porsi penyaluran mencapai 50,07 persen dari total kredit/pembiayaan pada posisi Maret 2026.
Meskipun telah memiliki komposisi yang cukup tinggi, OJK memandang penyaluran kredit/pembiayaan tersebut dapat terus ditingkatkan, termasuk melalui kerja sama dengan lembaga jasa keuangan lainnya.
BPR dan BPRS juga didorong untuk berpartisipasi aktif dalam pembiayaan yang terkait dengan program OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), seperti kredit/pembiayaan melawan rentenir (K/PMR) dan kredit/pembiayaan sektor pertanian (K/PSP).
Dian mengingatkan dinamika ekonomi di tingkat global maupun regional yang dapat menjadi tantangan bagi BPR dan BPRS.
Perkembangan teknologi informasi di bidang keuangan yang juga semakin masif berdampak pada perubahan perilaku, ekspektasi dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dari bank.
BPR dan BPRS juga menghadapi persaingan yang semakin ketat, termasuk pada penyaluran kredit atau pembiayaan kepada segmen mikro dan kecil yang diiringi dengan potensi peningkatan risiko kredit atau pembiayaan.
Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut serta menindaklanjuti amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), Dian menyampaikan bahwa OJK telah menerbitkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS 2024-2027.
“Melalui penguatan struktur dan daya saing, BPR dan BPRS diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan, mengantisipasi dampak gejolak perekonomian, serta meningkatkan daya saing industri dalam menjalankan fungsi intermediasinya kepada masyarakat dan sektor UMKM,” kata Dian.
Terkait perkembangan konsolidasi, OJK menyampaikan bahwa sampai dengan akhir April 2026, sebanyak 57 BPR dan BPRS telah disetujui untuk konsolidasi menjadi 18 BPR dan BPRS serta lebih dari 200 BPR dan BPRS masih dalam proses perizinan penggabungan atau peleburan di OJK.
Selain itu, sebagian besar BPR dan BPRS telah memenuhi modal inti minimum sebesar Rp6 miliar. Bagi BPR dan BPRS yang belum memenuhi telah ditempuh upaya aksi korporasi antara lain penambahan modal disetor dan/atau konsolidasi. Melalui langkah-langkah tersebut, tujuan penguatan industri BPR dan BPRS diharapkan dapat dicapai.
Untuk mendukung lebih jauh penguatan peran perbankan di daerah, OJK mendorong sinergi BPR dan BPRS dengan bank pembangunan daerah (BPD) dalam bentuk konsolidasi BPR dan BPRS yang dimiliki oleh pemerintah daerah di bawah BPD.
Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perbankan terhadap penyaluran kredit untuk level mikro dan meningkatkan kualitas penerapan tata kelola di BPR dan BPRS, sehingga dapat memperkuat struktur perekonomian daerah sekaligus menopang daya saing nasional.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski jadi negara dengan wilayah terkecil, Singapura memiliki kapal perang tercanggih di ASEAN. Yakni, fregat siluman kelas Formidable. Ketika perhatian dunia tertuju... | Halaman Lengkap [905] url asal
#kapal-perang #indonesia #singapura #malaysia #asean
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 02/06/26 11:11
v/237331/
JAKARTA - Ketika perhatian dunia tertuju pada persaingan militer di Laut China Selatan,negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) diam-diam sedang membangun armada laut yang semakin modern.Jika dua dekade lalu sebagian besar Angkatan Laut Asia Tenggara masih mengandalkan kapal perang bekas era Perang Dingin, kini sejumlah negara telah mengoperasikan fregat siluman (stealth frigate), rudal anti-kapal jarak jauh, sonar anti-kapal selam canggih, hingga sistem pertahanan udara berlapis.
Menariknya, Singapura sebagai negara dengan wilayah terkecil di ASEAN justru menjadi operator kapal perang paling canggih di kawasan. Namun Indonesia, Malaysia, dan Vietnam sedang mengejar ketertinggalan melalui program modernisasi besar-besaran.
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
1. Fregat Kelas Formidable (Singapura)
Saat ini, kapal perang ini bisa dianggap sebagai "raja laut" di ASEAN karena tercatat sebagai kapal dengan teknologi tercanggih.Kapal ini merupakan pengembangan dari desain Prancis La Fayette, tetapi dengan upgrade besar pada radar, sistem tempur, dan persenjataan. Mengutip laman resmi Angkatan Laut Republik Singapura, Formidable dirancang sebagai kapal multi-peran yang mampu menghadapi ancaman udara, permukaan, maupun bawah laut secara bersamaan.
Spesifikasi Utama Fregat Kelas Formidable
•Negara operator: Singapura
•Kelas: Frigate Stealth
•Bobot: 3.200 ton
•Panjang: 114,8 meter
•Kecepatan: 27 knot
•Awak: 71 personel
•Helikopter pendukung: 1 unit S-70B Seahawk
Persenjataan
•VLS Sylver
•Rudal Aster 15 dan Aster 30
•RGM-84 Harpoon
•OTO Melara 76 mm Super Rapid
•Typhoon 25 mm RWS
•Peluncur torpedo triple A244/S
•Helikopter S-70B Seahawk
Keunggulan
Keunggulan utama Formidable terletak pada radar Herakles dan sistem tempur terintegrasi yang memungkinkan kapal mendeteksi, melacak, dan menyerang banyak target secara bersamaan.
Singapura juga sedang menjalankan program modernisasi pertengahan usia (mid-life upgrade) untuk menjaga superioritas kapal ini hingga dekade 2040-an, menurut Kementerian Pertahanan.
Harga
Program enam kapal diperkirakan bernilai sekitar USD1,6–USD2 miliar, sehingga harga per unit berada di kisaran USD300 juta hingga USD350 juta pada nilai awal pengadaan. Setelah modernisasi dan integrasi sistem terbaru, nilai penggantinya saat ini kemungkinan jauh lebih tinggi.
2. Fregat Kelas Martadinata/SIGMA 10514 (Indonesia)
Indonesia saat ini mengoperasikan dua fregat SIGMA 10514, yakni KRI Raden Eddy Martadinata dan KRI I Gusti Ngurah RaiKedua kapal ini menjadi simbol keberhasilan transfer teknologi antara galangan Belanda dan PT PAL Indonesia.
Spesifikasi Fregat Kelas Martadinata
•Negara operator: Indonesia
•Bobot: 2.365 ton
•Panjang: 105 meter
•Kecepatan: 28 knot
•Jangkauan: 5.000 mil laut
•Awak: 122 personel
Persenjataan
•OTO Melara Super Rapid 76 mm
•Rheinmetall Oerlikon Millennium Gun 35 mm CIWS
•Denel Vektor 20 mm
•VL MICA
•Exocet MM40 Block III
•Triple torpedo launcher
•Radar SMART-S Mk2
•Combat system TACTICOS
Keunggulan
Kapal ini dirancang untuk operasi multi-peran dan cocok dengan karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Sistem modular SIGMA juga memungkinkan peningkatan kemampuan secara bertahap.
Harga
Menurut data US Naval Institute, biaya pengadaan diperkirakan sekitar USD220 juta hingga USD300 juta per kapal, tergantung konfigurasi sistem tempur dan persenjataan.
3. Fregat Kelas Maharaja Lela (Malaysia)
Meski programnya mengalami berbagai keterlambatan dan kontroversi politik, kapal kelas Maharaja Lela tetap menjadi salah satu desain kapal perang paling canggih yang pernah dimiliki Malaysia.Kapal ini menggabungkan teknologi Prancis, radar Belanda, sonar mutakhir, dan sistem peperangan anti-kapal selam kelas atas.
Spesifikasi
•Negara operator: Malaysia
•Bobot: 3.100 ton
•Panjang: 111 meter
•Kecepatan: 28 knot
•Jangkauan: 5.000 mil laut
•Awak: 138 personel
Persenjataan
•Bofors 57 mm Mk3 (stealth cupola)
•MSI DS30M 30 mm cannon
•VL MICA dalam Sylver VLS
•Naval Strike Missile (NSM) Norwegia (dibatalkan)
•Sonar CAPTAS-2 towed array + hull sonar
•Radar SMART-S Mk2
•Combat system SETIS
Kapal ini awalnya akan dipersenjatai Naval Strike Missile (NSM) buatan Norwegia, tapi Norwegia secara sepihak membatalkan penjualannya sehingga diprotes Malaysia.
Keunggulan
Kekuatan terbesar kapal ini adalah kemampuan peperangan anti-kapal selam (ASW). Sonar towed-array CAPTAS-2 mampu mendeteksi kapal selam pada jarak yang jauh lebih besar dibanding sonar konvensional.
Harga
Biaya pengadaan awal diperkirakan sekitar USD466 juta per kapal, belum termasuk amunisi dan pembengkakan biaya proyek.
4. Fregat Kelas Jose Rizal (Filipina)
Filipina selama bertahun-tahun dikenal memiliki Angkatan Laut yang tertinggal. Namun keadaan mulai berubah sejak hadirnya kapal kelas Jose Rizal yang dibangun Korea Selatan.Spesifikasi
•Negara operator: Filipina
•Bobot: 2.600 ton
•Panjang: 107 meter
•Kecepatan: 25 knot
Persenjataan
•OTO Melara 76 mm
•Aselsan SMASH 30 mm
•SIMBAD-RC untuk rudal Mistral
•Torpedo melalui helikopter AW159 Wildcat
•Rudal anti-kapal C-Star (SSM-700K Haeseong)
•Radar TRS-3D
Keunggulan
Dengan dibekali radar AESA modern, rudal anti-kapal jarak jauh, dan sonar anti-kapal selam, kapal perang ini menjadi andalan untuk peperangan jaringan (network-centric warfare)
Kapal ini menjadi tulang punggung modernisasi Angkatan Laut Filipina di tengah meningkatnya ketegangan Laut China Selatan.
Harga
Biaya pengadaan sekitar USD330 juta per kapal.
5. Fregat Kelas Gepard 3.9 (Vietnam)
Vietnam mungkin tidak memiliki kapal perang paling modern di ASEAN, tetapi armadanya dirancang khusus untuk menghadapi konflik intensitas tinggi.Spesifikasi Fregat Kelas Gepard 3.9
•Negara operator: Vietnam
•Bobot: 2.100 ton
•Kecepatan: 28 knot
Persenjataan
•Kh-35 Uran anti-ship missile
•AK-176 76 mm
•AK-630 CIWS
•Palma/Sosna air defence system (tergantung unit)
•Torpedo launcher
•RBU-6000 anti-submarine rocket launcher
•Helikopter Ka-28 atau sejenisnya
Keunggulan
Keunggulan utama Gepard justru pada kemampuan anti-kapal selam dan serangan rudal permukaan, bukan pertahanan udara.
Dalam skenario perang laut terbatas, kapal ini dianggap sangat berbahaya karena membawa rudal anti-kapal yang dirancang untuk menembus pertahanan modern.
Harga
Biaya pengadaan sekitar USD175 juta hingga USD220 juta per kapal.
Pelimpahan Berkas Gus Yaqut Tunggu Proses Ibadah Haji 2026 Selesai
Pelimpahan kasus dugaan korupsi kuota haji dengan tersangka mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menunggu rangkaian ibadah haji 2026 selesai. Pelimpahan... | Halaman Lengkap [201] url asal
#kpk #yaqut-cholil-qoumas #gus-yaqut #kasus-kuota-haji #asep-guntur-rahayu
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 01/06/26 16:48
v/236834/
JAKARTA - Pelimpahan kasus dugaan korupsi kuota haji dengan tersangka mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas ( Gus Yaqut ) menunggu rangkaian ibadah haji 2026 selesai. Hal itu disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu .Asep menyampaikan hal tersebut merespons kapan pelimpahan berkas penyidikan alias Gus Yaqut. "Kami dengan teman-teman sudah mendiskusikan nanti setelah selesai semuanya ibadah haji ini. Kemudian juga masyarakat atau jemaah haji sudah kembali. Nah, insyaallah secepat kita akan melakukan pelimpahan dan juga nanti segera digelar persidangannya," kata Asep kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Asep menjelaskan, langkah ini diambil lantaran banyak saksi dalam perkara tersebut tengah bertugas dalam kesuksesan ibadah haji. Dengan begitu, proses penyidikan-persidangan diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji.
"Jadi kemarin kami juga berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak Kementerian Haji terkait pelaksanaan haji, karena memang ada cukup banyak saksi yang juga menjadi petugas haji yang akan memberikan kesaksian di persidangan," ujarnya.
Menurutnya, jangan sampai pada saat persidangan itu juga yang bersangkutan masih melaksanakan tugasnya dalam kegiatan haji ini, sehingga nanti akan berdampak terhadap pelaksanaan hajinya.
Diketahui, KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 pada 9 Januari 2026. Gus Yaqut ditahan pada 12 Maret 2026.
2 Tersangka Kasus Kuota Haji Segera Ditahan, Asep Guntur Rahayu: Minggu Ini atau Minggu Depan
KPK segera melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus kuota haji. Hal itu disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. Komisi Pemberantasan... | Halaman Lengkap [213] url asal
#kpk #tersangka #kasus-kuota-haji #asep-guntur-rahayu
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 01/06/26 16:04
v/236806/
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) akan segera melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru kasus dugaan korupsi kuota haji . Hal itu disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat disinggung kapan penahanan dua tersangka tersebut."Kami sudah konfirmasi ke teman-teman penyidik dalam waktu dekat ya, ditunggu. Mungkin minggu ini atau minggu depan insyaallah dilakukan penahanan," kata Asep kepada wartawan, Senin (1/6/2025).
Dua tersangka yang dimaksud ialah Ismail Adham selaku Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) dan Asrul Azis Taba selaku Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus eks Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia atau Kesthuri.
Asep mengungkapkan, keduanya belum ditahan lantaran pihaknya tengah mengumpulkan alat bukti. Sebab, terdapat batas maksimal waktu penahanan tersangka.
"Jadi kita kumpulkan dulu alat-alat buktinya. Setelah nanti lengkap baru kita lakukan upaya paksa penahanan," ujarnya.
Meski belum ditahan, keduanya telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri. Pencegahan ini tidak lepas terkait penyidikan perkara yang menjerat mereka.
Diketahui, KPK mengumumkan keduanya sebagai tersangka kasus kuota haji pada 30 Maret 2026. Hingga kini KPK belum menahan keduanya.
Dengan penetapan tersebut, terdapat empat tersangka kasus kuota haji. Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, terlebih dulu diumumkan sebagai tersangka dan sudah ditahan.
5 Aplikasi Jual Beli Dolar Secara Online di 2026
Banyak aplikasi yang memudahkan jual beli Dolar, salah satunya adalah Pintu yang banyak digunakan karena menyediakan akses ke aset crypto seperti USDT dan USDC. - Bagian all [964] url asal
#jual-beli-dolar #aset-crypto #usdt-dan-usdc #inews-id-stories
JAKARTA, iNews.id - Kebutuhan masyarakat terhadap Dolar terus meningkat pada 2026 seiring berkembangnya transaksi global, investasi lintas negara, dan penggunaan aset digital sebagai penyimpan nilai. Kini, jual beli Dolar tidak lagi bergantung pada bank atau money changer.
Saat ini, banyak aplikasi yang memudahkan jual beli Dolar, salah satunya adalah Pintu yang banyak digunakan karena menyediakan akses ke aset crypto seperti USDT dan USDC dengan antarmuka yang mudah dipahami. Ditambah fitur yang lengkap menjadikan aplikasi ini pilihan yang tepat.
Selain itu, pergerakan pasar global seperti Bitcoin juga sering dijadikan acuan sentimen risiko di industri aset crypto lainnya. Sehingga memahami analisa teknikal dan fundamental menjadi hal yang sangat penting sebelum membeli Bitcoin atau aset crypto lainnya.
Tidak hanya itu, fluktuasi nilai tukar seperti USDT to IDR juga menjadi perhatian penting bagi investor yang aktif melakukan transaksi Dolar digital di Indonesia.
Sebelum memilih aplikasi jual beli Dolar online, penting untuk memahami apa itu USDT dan USDC. Keduanya merupakan stablecoin, yaitu aset digital yang nilainya dirancang mengikuti mata uang tertentu, dalam hal ini Dolar Amerika Serikat.
USDT atau Tether adalah stablecoin yang paling populer di dunia crypto. Nilainya dipatok sekitar 1 USDT = 1 USD sehingga banyak digunakan untuk transaksi aset digital maupun penyimpanan nilai aset ketika pasar sedang volatil.
Sementara itu, USDC atau USD Coin juga merupakan stablecoin berbasis Dolar yang dikenal memiliki tingkat transparansi tinggi. USDC banyak digunakan oleh investor dan institusi karena dianggap lebih fokus pada kepatuhan regulasi dan audit cadangan aset.
Karena nilainya cenderung stabil mengikuti Dolar Amerika, USDT dan USDC sering dimanfaatkan untuk diversifikasi aset, transfer lintas negara, hingga penyimpanan dana digital secara fleksibel. Berikut 5 aplikasi jual beli Dolar yang bisa kamu pilih, di antaranya adalah.
Pintu adalah salah satu aplikasi crypto populer di Indonesia karena menawarkan tampilan sederhana dan mudah digunakan oleh pemula. Selain menyediakan berbagai aset crypto, Pintu juga mendukung transaksi stablecoin seperti USDT dan USDC.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membeli dan menjual aset digital secara praktis langsung dari smartphone. Proses registrasi juga relatif cepat karena pengguna hanya perlu melakukan verifikasi identitas secara online.
Salah satu keunggulan Pintu adalah hadirnya fitur Pintu Earn. Fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh potensi imbal hasil dari aset digital tertentu yang disimpan di aplikasi, termasuk stablecoin seperti USDT dan USDC.
Selain itu, pengguna juga dapat memantau harga aset secara real-time dan melakukan transaksi kapan saja selama 24 jam. Bahkan Pintu turut menyediakan fitur edukasi bernama Pintu Academy yang membantu pengguna memahami dunia crypto.
Platform aset digital terbesar di dunia yang menyediakan layanan jual beli berbagai stablecoin termasuk USDT dan USDC. Platform ini populer karena menawarkan likuiditas tinggi dan pilihan aset yang sangat beragam.
Salah satu keunggulan Binance adalah fitur trading yang lengkap sehingga cocok untuk pengguna yang ingin melakukan transaksi lebih aktif. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan layanan konversi aset digital dengan proses yang cepat.
Binance memungkinkan pengguna membeli stablecoin menggunakan berbagai metode pembayaran. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur staking dan earn untuk memperoleh potensi pendapatan tambahan dari aset digital yang dimiliki.
Platform aset digital lokal yang cukup populer di Indonesia. Aplikasi ini menyediakan berbagai aset crypto termasuk stablecoin seperti USDT dan USDC yang dapat digunakan sebagai alternatif penyimpanan Dolar digital.
Keunggulan Tokocrypto adalah proses transaksi yang cukup praktis dan tampilan aplikasi yang mudah dipahami. Pengguna dapat membeli stablecoin langsung menggunakan rupiah melalui aplikasi.
Selain itu, Tokocrypto juga aktif menyediakan berbagai konten edukasi mengenai aset digital sehingga membantu pengguna memahami konsep stablecoin dan investasi crypto dengan lebih baik.
Platform ini juga menawarkan fitur market real-time yang memudahkan pengguna memantau harga aset setiap saat. Karena itu, investor dapat menentukan waktu transaksi dengan lebih cepat dan efisien.
Platform jual beli aset digital terbesar di Indonesia. Aplikasi ini sudah dikenal luas oleh masyarakat dan menyediakan berbagai aset crypto termasuk USDT dan USDC.
Salah satu keunggulan Indodax adalah jumlah pengguna yang besar sehingga transaksi aset menjadi lebih aktif. Selain itu, platform ini menawarkan proses deposit dan withdrawal rupiah yang cukup mudah bagi pengguna lokal.
Indodax juga menyediakan fitur market yang lengkap untuk membantu pengguna memantau pergerakan harga aset digital secara langsung. Dengan fitur tersebut, investor dapat melakukan transaksi kapan saja sesuai kebutuhan mereka.
Platform aset digital global yang cukup populer karena dikenal memiliki sistem keamanan kuat dan tampilan aplikasi yang sederhana.
Platform ini menyediakan layanan jual beli berbagai stablecoin termasuk USDT dan USDC. Banyak pengguna memilih Coinbase karena proses penggunaan aplikasinya relatif mudah dipahami, terutama bagi pemula.
Selain itu, Coinbase memiliki fitur penyimpanan aset digital yang aman dan dukungan edukasi bagi pengguna baru. Dengan adanya fitur tersebut, pengguna dapat mempelajari dasar-dasar investasi aset digital sebelum mulai melakukan transaksi.
Coinbase juga mendukung transaksi aset digital secara cepat dan fleksibel sehingga cocok bagi pengguna yang ingin menyimpan Dolar digital dalam bentuk stablecoin.
Dolar digital seperti USDT dan USDC menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan Dolar fisik. Salah satunya adalah kemudahan transaksi karena seluruh proses dilakukan secara online tanpa perlu datang ke money changer.
Selain itu, stablecoin dapat digunakan untuk transfer lintas negara dengan proses yang lebih cepat. Pengguna juga dapat melakukan transaksi kapan saja selama 24 jam tanpa terikat jam operasional bank.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas penyimpanan aset. Pengguna dapat menyimpan stablecoin langsung di aplikasi aset digital dan menggunakannya untuk berbagai kebutuhan investasi maupun transaksi global.
Kesimpulannya, perkembangan teknologi membuat aktivitas jual beli Dolar kini semakin praktis dan fleksibel. Jika dahulu masyarakat harus membeli Dolar fisik melalui money changer, sekarang pengguna dapat menyimpan Dolar melalui stablecoin seperti USDT dan USDC langsung dari smartphone.
Platform seperti Pintu membantu pengguna mengakses stablecoin dengan lebih mudah sekaligus menghadirkan fitur tambahan seperti Pintu Earn untuk potensi imbal hasil aset digital. Selain itu, berbagai platform lain juga menyediakan kemudahan transaksi dan akses investasi selama 24 jam.
Dengan semakin banyaknya aplikasi jual beli Dolar online di 2026, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengelola aset digital secara praktis dan modern.
Editor: Rizqa Leony Putri
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Presiden Indonesia Prabowo Subianto sudah sekitar 49 kali lawatan ke luar negeri, sedangkan Presiden Myanmar Min Aung Hlaing lakukan sekitar 9 lawatan. Presiden... | Halaman Lengkap [1,164] url asal
#prabowo #prabowo-subianto #indonesia #asean #kunjungan-kenegaraan
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 28/05/26 12:15
v/233951/
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto Djojohadikusumo kembali melakukan kunjungan ke Prancis, yang menurut pemerintah, untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron sejak tahun lalu.Lawatan Prabowo terjadi di tengah rivalitas Amerika Serikat–China, perang dagang global, krisis energi, hingga perebutan investasi asing. Prabowo bukan satu-satunya pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang kerap lawatan ke luar negeri, yang kini dikenal sebagai tren “diplomasi keliling dunia”.
Jika dulu kepala negara ASEAN lebih banyak fokus pada agenda domestik, maka sepanjang 2025–2026 justru muncul fenomena baru: pemimpin ASEAN yang hampir tak pernah lama berada di negaranya sendiri karena terus menghadiri forum internasional, lawatan bilateral, hingga diplomasi ekonomi lintas benua. Namun, siapa yang paling sering bepergian ke luar negeri?
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri
1. Presiden RI Prabowo Subianto
•Tahun 2025: sekitar 35 kunjungan internasional•Januari–Mei 2026: sekitar 10–12 kunjungan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 47-49 lawatan luar negeri
Prabowo menjadi pemimpin ASEAN yang paling sering lawatan ke luar negeri, terutama sepanjang 2025 lalu. Setidaknya, sudah 29 negara dikunjungi Prabowo sejak awal masa kepresidenannya.
Beberapa negara yang berulang kali dikunjungi antara lain Amerika Serikat, Rusia, China, Jepang, Inggris, Prancis, Mesir, Qatar, Arab Saudi, dan Korea Selatan.
Ada tiga faktor utama di balik lawatan Prabowo ke luar negeri:
1. Diplomasi investasi
Prabowo agresif mencari investasi industri, energi, pangan, dan pertahanan.
2. Ambisi geopolitik Indonesia
Indonesia mulai lebih aktif di BRICS, G20, dan Indo-Pasifik.
3. Diplomasi personal
Prabowo dikenal sangat mengandalkan hubungan langsung antarpemimpin dunia. Bahkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah menyebut Prabowo berpotensi menjadi “foreign policy president”.
2. PM Malaysia Anwar Ibrahim
•Tahun 2025: sekitar 20–25 lawatan internasional•Januari–Mei 2026: sekitar 6–8 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 26–33 perjalanan
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim termasuk pemimpin ASEAN paling aktif setelah Prabowo.
Pada 2025, Malaysia menjadi Ketua ASEAN sehingga aktivitas luar negerinya melonjak drastis. Dia rutin menghadiri KTT ASEAN, BRICS, Shangri-La Dialogue, forum ekonomi global, hingga kunjungan bilateral ke Eropa, Timur Tengah, China, dan Brasil.
Berbeda dengan Prabowo yang sangat geopolitik dan strategis, Anwar lebih fokus pada masalah investasi, semikonduktor, AI, energi, dan perdagangan internasional.
Reuters melaporkan Malaysia sedang berupaya menjadi pusat semikonduktor dan energi Asia, sehingga Anwar aktif berburu investor global.
3. PM Singapura Lawrence Wong
•Tahun 2025: sekitar 15–18 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 4–5 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 19–23 perjalanan
Sebagai pemimpin baru Singapura, PM Lawrence Wong melanjutkan tradisi diplomasi agresif Singapura.
Dia aktif menghadiri G20, APEC, ASEAN, Commonwealth Summit, forum investasi global, dan kunjungan bilateral ke India, Australia, Selandia Baru, hingga Timur Tengah.
Mengapa Singapura sangat aktif? Karena ekonomi Singapura sangat bergantung pada perdagangan global, investasi asing, jalur logistik, dan stabilitas geopolitik.
Akibatnya, diplomasi internasional menjadi “mesin ekonomi” Singapura.
4. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr
•Tahun 2025: sekitar 12–15 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 4–5 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 16–20 perjalanan
Marcos Jr sangat aktif terutama dalam kerja sama militer, keamanan Indo-Pasifik, hubungan dengan AS dan Jepang, serta isu Laut China Selatan.
Filipina kini menjadi salah satu mitra pertahanan utama Washington di Asia Tenggara.
5. PM Thailand Paetongtarn Shinawatra
•Tahun 2025: sekitar 10–12 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 3–4 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 13–16 perjalanan
Thailand masih relatif lebih fokus pada stabilitas politik domestik dan pemulihan ekonomi. Namun Bangkok tetap aktif menjaga hubungan dengan China, Jepang, AS, dan ASEAN.
6. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah
•Tahun 2025: sekitar 6–8 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 2–3 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 8–11 perjalanan
Berbeda dari pemimpin ASEAN lain, Sultan Hassanal Bolkiah cenderung menjalankan diplomasi yang lebih terbatas dan eksklusif.
Lawatan utamanya biasanya meliputi KTT ASEAN, kunjungan kerajaan, hubungan bilateral dengan Malaysia dan Singapura, serta forum energi dan Islam internasional.
Salah satu lawatan penting terjadi saat Sultan Hassanal Bolkiah melakukan kunjungan resmi ke Malaysia pada Agustus 2025.
Mengapa tidak terlalu sering bepergian? Beberapa faktornya: usia sultan yang kini mendekati 80 tahun, ukuran negara yang kecil, serta tradisi diplomasi Brunei yang lebih tenang dan tertutup.
Brunei juga sangat stabil secara ekonomi karena sektor minyak dan gas, sehingga tidak perlu “agresif” mencari investasi seperti Indonesia atau Malaysia.
7. Presiden Vietnam To Lam
•Tahun 2025: sekitar 14–18 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 5–6 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 19–24 perjalanan
Pemimpin Vietnam termasuk yang cukup aktif di panggung internasional, tetapi gaya diplomatik Hanoi jauh lebih hati-hati dibanding negara-negara ASEAN lainnya.
Presiden To Lam aktif menghadiri forum keamanan, memperkuat hubungan dengan AS dan China, serta menjaga keseimbangan geopolitik Vietnam.
Reuters melaporkan To Lam melakukan rangkaian lawatan ke Filipina, Thailand, dan Singapura pada Mei 2026.
8. Presiden Laos Thongloun Sisoulith
•Tahun 2025: sekitar 10–13 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 4–5 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 14–18 perjalanan
Untuk ukuran Laos, aktivitas internasional Presiden Thongloun sebenarnya cukup tinggi.
Sepanjang 2025–2026 dia tercatat melakukan kunjungan ke Rusia, Korea Selatan, Vietnam, China, hingga forum SCO.
Kunjungan ke Rusia pada Juli–Agustus 2025 menjadi salah satu lawatan penting Presiden Laos. Dia juga melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan dan Vietnam pada akhir 2025 dan awal 2026.
Pemimpin Laos aktif lawatan ke luar negeri karena tekanan utang luar negeri, ketergantungan ekonomi pada China, dan kebutuhan investasi infrastruktur.
Karena itu, diplomasi ekonomi Laos menjadi jauh lebih aktif dibanding era sebelumnya.
9. PM Kamboja Hun Manet
•Tahun 2025: sekitar 9–12 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 3–4 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 12–16 perjalanan
PM Hun Manet membawa gaya diplomasi yang lebih modern dibanding era Hun Sen. Dia aktif membangun citra sebagai pemimpin muda, reformis, dan terbuka terhadap investasi Barat meski hubungan Kamboja dengan China tetap sangat dominan.
Namun aktivitas luar negerinya masih belum setinggi pemimpin ASEAN lainnya karena Phnom Penh masih fokus konsolidasi domestik.
10. Presiden Myanmar Min Aung Hlaing
•Tahun 2025: sekitar 4–6 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 2–3 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 6–9 perjalanan
Presiden Min Aung Hlaing menjadi pemimpin ASEAN dengan aktivitas diplomatik paling terbatas.
Penyebabnya jelas: sanksi internasional, isolasi politik, dan perang saudara pascakudeta 2021.
Min Aung Hlaing, yang sebelumnya adalah jenderal tertinggi Myanmar, lebih banyak melakukan lawatan ke: Rusia, China, Belarusia, dan beberapa negara sahabat junta militer.
Reuters melaporkan Myanmar masih berupaya memperkuat hubungan dengan Rusia dan India.
11. Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta
•Tahun 2025: sekitar 14–17 lawatan•Januari–Mei 2026: sekitar 5–6 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 19–23 perjalanan
Meski Timor Leste merupakan anggota baru ASEAN, Presiden Ramos-Horta tergolong sangat aktif secara diplomatik.
Dia aktif melobi keanggotaan ASEAN sebelum akhirnya resmi diterima, mencari investasi, dan membangun hubungan dengan negara Barat maupun Asia Tenggara.
Sepanjang 2025, dia tercatat melakukan lawatan ke Malaysia, Monaco, Bulgaria, Inggris, Indonesia, dan berbagai forum internasional.
Presiden Ramos-Horta aktif berdiplomasi karena mencari investor baru untuk Timor-Leste dan mencoba mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak dan gas.
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar mengajak seluruh dosen untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap profesi pendidik dan menjadikan... | Halaman Lengkap [342] url asal
#mahasiswa #universitas-islam-negeri-uin-jakarta #dosen #rektor-uin #asep-saepudin-jahar
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 28/05/26 11:38
v/233916/
JAKARTA - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) Prof. Asep Saepudin Jahar mengajak seluruh dosen untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap profesi pendidik dan menjadikan proses mengajar sebagai panggilan intelektual sepanjang hayat.Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas dosen yang digelar sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pembelajaran di lingkungan UIN Jakarta.
Menurut Prof. Asep, kualitas pendidikan tinggi sangat ditentukan oleh dedikasi dan keteladanan dosen dalam mendampingi mahasiswa.
"Ayo cintai UIN dengan mencintai proses mengajar sampai pensiun. Dosen yang mencintai proses mengajar akan melahirkan mahasiswa yang haus kebenaran," ujar Prof. Asep, melalui siaran pers, Kamis (28/5/2026).
Ia menegaskan bahwa dalam proses pendidikan, sosok dosen memiliki peran yang lebih menentukan dibandingkan sekadar materi ajar yang disampaikan.
"Cara mengajar lebih penting daripada materi yang diajarkan dan pengajar lebih penting dari cara mengajar," tegasnya.
Karena itu, lanjut Prof. Asep, peningkatan kompetensi dosen harus menjadi agenda berkelanjutan agar proses pembelajaran mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Asep juga menyoroti pentingnya transformasi sistem asesmen pembelajaran. Menurutnya, evaluasi pembelajaran perlu dirancang lebih komprehensif dengan mengakomodasi seluruh aspek perkembangan mahasiswa.
"Perlu ada perubahan asesmen pembelajaran yang mengakomodasi semua aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tidak hanya aspek formatif, UTS, dan UAS yang cenderung dominan mengukur kemampuan kognitif," katanya.
Ia menjelaskan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki sikap, etika, kemampuan kolaborasi, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Menurut Prof. Asep, pelatihan yang diselenggarakan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada mahasiswa.
"Pelatihan ini untuk memperkuat kapasitas kita sebagai dosen dalam mendesain pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berpusat pada mahasiswa. Dosen hebat melahirkan lulusan yang mempunyai kemampuan menjawab tantangan zaman," ujarnya.
Melalui penguatan kapasitas dosen dan pembaruan metode pembelajaran, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)