JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api selama periode libur panjang atau long weekend Kenaikan Yesus Kristus pada 13–17 Mei 2026 telah mencapai 778.318 tiket.
Tingginya angka penjualan tersebut menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian ke berbagai daerah.
“Hingga Jumat, 15 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, secara kumulatif penjualan tiket KAI untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 telah mencapai 778.318 tiket,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).
Anne mengatakan, jumlah tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang terus berlangsung melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, dan berbagai kanal resmi lainnya.
Anne mengatakan, arus keberangkatan didominasi perjalanan antarkota menuju kota wisata, hingga pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di berbagai wilayah Pulau Jawa.
Anne mengatakan, pada dua hari pertama masa keberangkatan long weekend, jumlah pelanggan terus berada di atas 196.000 per hari.
Pada Rabu, 13 Mei 2026, KAI melayani 196.370 pelanggan, kemudian meningkat pada Kamis, 14 Mei 2026 menjadi 197.333 pelanggan.
“Secara total, selama dua hari pertama keberangkatan, KAI telah melayani 393.703 pelanggan baik KA Jarak Jauh maupun KA Lokal yang dikelola KAI,” jelas Anne.
Anne mengatakan tingginya mobilitas masyarakat pada awal long weekend menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.
“Pola perjalanan selama long weekend memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kota-kota wisata dan daerah dengan aktivitas sosial yang tinggi,” ujar dia.
“Kereta api menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang lebih efisien, nyaman, dan terhubung langsung dengan berbagai kota tujuan,” ujar Anne Purba.
Berdasarkan data sementara, penjualan tiket tertinggi selama periode long weekend terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026, dengan total 197.333 tiket terjual.
Sementara pada Rabu, 13 Mei 2026, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 196.370 tiket.
Adapun pada Jumat, 15 Mei 2026, penjualan tercatat sebanyak 124.455 tiket, disusul Sabtu, 16 Mei 2026, sebanyak 116.868 tiket.
Kemudian pada Minggu, 17 Mei 2026, penjualan tiket kembali meningkat menjadi 143.292 tiket seiring arus balik masyarakat usai libur panjang.
KAI juga mencatat sejumlah relasi favorit pelanggan selama periode long weekend. Relasi menuju Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya menjadi yang paling diminati karena terhubung langsung dengan kawasan wisata, pusat kuliner, kawasan bersejarah, hingga sentra ekonomi kreatif yang ramai dikunjungi saat libur panjang.
Sejumlah relasi favorit mendominasi volume keberangkatan penumpang selama periode long weekend. Rute Yogyakarta–Gambir tercatat menjadi relasi dengan jumlah pelanggan tertinggi sementara, yakni mencapai 11.410 penumpang.
Sementara relasi sebaliknya, Gambir–Yogyakarta, mencatat 10.583 pelanggan.
Tingginya mobilitas juga terlihat pada relasi Lempuyangan–Pasarsenen dengan 9.379 pelanggan, disusul Semarang Tawang–Gambir sebanyak 7.826 pelanggan dan Bandung–Gambir dengan 7.669 pelanggan.
Selain itu, relasi Pasarsenen–Lempuyangan mencatat 7.524 pelanggan, Gambir–Semarang Tawang sebanyak 7.156 pelanggan, serta Gambir–Bandung dengan 6.560 pelanggan.
Untuk perjalanan antarkota di Pulau Jawa bagian tengah dan timur, relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng tercatat melayani 6.138 pelanggan.
Sementara rute Yogyakarta–Bandung menutup daftar 10 besar dengan jumlah sementara 5.861 pelanggan selama periode long weekend.
Perjalanan dari dan menuju Yogyakarta menjadi pilihan banyak pelanggan untuk menikmati kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga berbagai destinasi alam di sekitarnya.
Sementara Bandung tetap diminati melalui wisata kuliner, udara sejuk kawasan pegunungan, serta aktivitas ekonomi kreatif yang berkembang pesat.
Relasi menuju Semarang juga ramai karena terhubung dengan kawasan Kota Lama, wisata sejarah, dan pusat perdagangan di Jawa Tengah.
Peningkatan mobilitas pelanggan selama libur panjang turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Aktivitas UMKM, transportasi lanjutan, penginapan, pusat kuliner, hingga perdagangan lokal ikut tumbuh seiring meningkatnya perjalanan antarkota menggunakan kereta api.
KAI mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan kembali jadwal keberangkatan, serta menyiapkan dokumen perjalanan dengan baik.
Pelanggan juga diharapkan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau tiket, jadwal perjalanan, dan informasi layanan secara berkala.
“Masyarakat masih memiliki berbagai pilihan perjalanan untuk menikmati long weekend menggunakan kereta api. Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket melalui Access by KAI maupun kanal resmi lainnya,” tegas Anne.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang