#30 tag 24jam
Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
Telkom Dukung pelatihan digtial terintegrasi bagi lebih dari 73 ribu UMKM perempuan, sertifikasi halal untuk 2.250 usaha, serta bantuan 500 ribu kemasan. [750] url asal
#umkm-perempuan #pemberdayaan-perempuan #telkom #kartini-bisa-fest #telkom-hub #kartini-bisa-fest #dian-siswarini #sdgs #bpjph #badan-penyelenggara-jaminan-produk-halal #kemenkomdigi #kementerian-ko
(CNN Indonesia - Ekonomi) 30/04/26 16:26
v/207798/
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Kartini BISA Fest pada 20-24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam memperkuat peran perempuan, khususnya pelaku UMKM, di tengah perkembangan ekonomi digital.
Program ini sekaligus melanjutkan berbagai inisiatif strategis TelkomGroup dalam mendorong pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia. Melalui Kartini BISA Fest, Telkom menghadirkan pendekatan yang lebih terintegrasi, dengan fokus pada penguatan kapasitas usaha serta peningkatan literasi teknologi digital bagi perempuan.
Beragam kegiatan dihadirkan dalam ajang ini, mulai dari pelatihan, fasilitasi sertifikasi, hingga penguatan branding produk. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan, baik di pasar domestik maupun global.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut hadir dan memberikan dukungan langsung terhadap agenda pemberdayaan perempuan dan UKM yang dijalankan. Ia menilai Kartini BISA Fest menjadi momentum penting yang tidak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki yang turut berperan aktif.
"Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil nilai-nilai perjuangan Kartini dan mengadaptasikannya dalam kehidupan saat ini yang serba digital. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar, mengenal, dan memanfaatkan teknologi guna memberikan dampak yang lebih luas," kata Dian dalam keterangannya dikutip Kamis (30/4).
Lebih jauh, Kartini BISA Fest juga menjadi representasi implementasi budaya perusahaan "BISA" (Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility) yang menempatkan kolaborasi dan inovasi sebagai fondasi utama.
Dalam rangkaian kegiatan ini, Telkom menghadirkan berbagai program yang saling terintegrasi, mulai dari bazar kuliner yang melibatkan 40 UMKM perempuan, seminar cybersecurity yang diikuti lebih dari 350 peserta untuk meningkatkan kesadaran perlindungan data, hingga pelatihan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung efisiensi dalam penciptaan konten kreatif dan pemasaran digital.
Sebagai perusahaan digital telco terdepan untuk memajukan masyarakat, Telkom berkomitmen untuk memperkuat peran perempuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan.
Dari total lebih dari 112.000 UMKM binaan, sebanyak 73.152 diantaranya merupakan pelaku usaha perempuan yang aktif mengikuti program pembinaan berbasis digital.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga pada penciptaan ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Langkah konkret dalam meningkatkan daya saing produk, Telkom juga menghadirkan dukungan strategis melalui program Packfest dengan menyalurkan bantuan sebanyak 500.000 cetak kemasan.
Selain itu, perusahaan juga memfasilitasi sertifikasi halal bagi 2.250 UMKM perempuan secara gratis. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat aspek branding dan legalitas produk, sehingga UMKM tidak hanya unggul dari sisi kreativitas, tetapi juga memenuhi standar yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar modern dan internasional.
Dukungan tersebut turut menjangkau pelaku UMKM disabilitas sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan kesetaraan akses dan memastikan bahwa transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan pendekatan yang inklusif, Telkom mendorong terciptanya ekosistem usaha yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dian juga menyerahkan secara simbolis bantuan sertifikasi halal dan hibah kemasan kepada perwakilan UMKM binaan.
Penyerahan ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani mengambil peluang, serta memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam menghadapi dinamika era digital.
Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi nasional sekaligus pendorong terciptanya ekosistem usaha yang tangguh dan inklusif.
Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) 2025 mencatat bahwa sebanyak 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Namun demikian, di balik potensi besar tersebut, masih terdapat tantangan dalam aspek legalitas dan standardisasi produk.
Data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) 2025 menunjukkan bahwa baru sekitar 35 persen UMKM yang memiliki sertifikasi halal, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pasar.
Lebih lanjut, Dian menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Ia menyampaikan, Sebagai perusahaan teknologi, Telkom memiliki tanggung jawab untuk memperluas akses dan meningkatkan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat.
"Fokus kami pada pembinaan UMKM merupakan bagian dari upaya tersebut. Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berharap pelaku UMKM binaan tidak hanya tumbuh secara mandiri, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya," jelas Dian.
Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest merupakan implementasi nyata strategi Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing.
Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 (Kesetaraan Gender) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi, Telkom berkomitmen untuk terus mendampingi perempuan Indonesia agar semakin berdaya, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Aman Digital Lewat PP Tunas
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif. [834] url asal
Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4).
Dalam kesempatan tersebut, Menkomdigi menekankan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ruang digital yang aman bagi generasi muda, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Kehadiran Menkomdigi turut didampingi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba yang disambut oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran.
Momentum wisuda ini menjadi titik strategis untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan menghadapi tantangan industri. Melalui sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital unggul, Indonesia diharapkan semakin siap menggapai visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University sebagai bagian dari institusi yang menjadi jantung digital dan inovasi nasional, tidak hanya dibekali gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk ikut menavigasi masa depan digital Indonesia.
Dia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting bagi keberlanjutan bangsa, termasuk dalam mendukung terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sebagaimana diamanatkan dalam PP TUNAS.
“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).
Dia juga menegaskan bahwa tantangan ruang digital saat ini tidak hanya terkait percepatan teknologi, namun juga meningkatnya misinformasi dan berbagai risiko di ruang siber. Karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting sebagai agen literasi digital di tengah masyarakat.
“Perlu saya sampaikan, misinformasi bukan hanya persoalan lokal, melainkan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu-pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, kami butuh kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini,” tegas Meutya.
Sebagai digital telco company terdepan di Indonesia, TelkomGroup turut mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah tersebut, baik melalui kebijakan layanan maupun inovasi yang dihadirkan bagi pelanggan dan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keamanan digital, penguatan implementasi perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab.
Selain memperluas konektivitas nasional dan memastikan kemanan siber pada layanan yang dimiliki, Telkom juga aktif menghadirkan berbagai program edukasi bagi generasi muda dan komunitas pendidikan di berbagai daerah mengenai etika bermedia digital, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi secara positif.
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif.
Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, Yayasan Pendidikan Telkom memiliki peran strategis melalui ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
Pada tingkat pendidikan dasar hingga menengah, Yayasan Pendidikan Telkom menanamkan fondasi karakter, literasi, serta pemahaman awal teknologi digital. Sementara itu, pada jenjang pendidikan tinggi, termasuk Telkom University, fokus diarahkan pada pencetakan talenta digital unggul yang siap menjawab kebutuhan industri, mendorong inovasi, serta berkontribusi dalam transformasi digital nasional.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut menyampaikan apresiasi terhadap para wisudawan serta menegaskan komitmen korporasi untuk ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing global di era digital.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa.
“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” pungkas Dian.
Sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan kewirausahaan, Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam ekosistem transformasi digital nasional. Telkom University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric.
Inisiatif ini menjadi wujud peran aktif institusi pendidikan tinggi dalam memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelindungan generasi penerus bangsa.
Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan deklarasi bahwa Telkom University berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI yang human-centric, untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.
Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan yang terdiri dari lulusan program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya.
Pelaksanaan wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak talenta masa depan yang unggul secara akademik serta siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital yang dibarengi literasi, etika, dan keamanan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, aman, serta berkelanjutan.
Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Percepat Transformasi Industri Nasional
Kehadiran inovasi ini sekaligus menjadi perwujudan komitmen strategis perusahaan melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE). [602] url asal
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi meluncurkan Agentic AI by BigBox, platform kecerdasan artifisial generasi terbaru yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital melalui otomasi cerdas, integrasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Peluncuran inovasi ini dilakukan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi didampingi oleh EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa pada agenda ITD Summit yang berlangsung di Bandung (23/4).
Hadir sebagai evolusi dari pemanfaatan AI konvensional, Agentic AI by BigBox tidak hanya berfungsi memberikan insight, tetapi juga mampu mengeksekusi tindakan secara semi-otomatis maupun otomatis sesuai kebutuhan organisasi.
Teknologi ini mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data dan kapabilitas AI secara end-to-end, serta peningkatan efisiensi operasional pada skala enterprise.
"Telkom Agentic AI kami rancang bukan hanya sebagai tools AI, tetapi sebagai digital platform yang mampu bekerja dan mengeksekusi. Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital,” ujar Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).
Kehadiran inovasi ini sekaligus menjadi perwujudan komitmen strategis perusahaan melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE). Sebagai motor penggerak transformasi kecerdasan artifisial, AI CoE dibangun di atas lima pilar utama yang dirancang untuk mengakselerasi adopsi teknologi secara komprehensif dari hulu ke hilir.
Ekosistem ini mencakup AI Campus untuk fokus pada pengembangan riset dan talenta, AI Playground sebagai ruang eksperimen dan inovasi, AI Connect guna memperkuat kolaborasi antar talenta dan praktisi AI, AI Hub sebagai pusat komersialisasi solusi bisnis, hingga bermuara pada AI Native yang mendorong penggunaan AI ke dalam inti operasional perusahaan.
Di dalam kerangka holistik inilah, Agentic AI by BigBox menempati peran strategis pada pilar AI Hub, menjadikannya sebagai solusi andalan yang siap diimplementasikan untuk memberikan nilai tambah nyata bagi industri.
Berbeda dengan AI berbasis percakapan yang umumnya bersifat reaktif, Agentic AI by BigBox memiliki kemampuan bekerja lebih mandiri dalam menyelesaikan rangkaian tugas kompleks.
Sistem ini mampu memecah pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, melakukan evaluasi mandiri, serta terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman dan terukur.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem AI yang inklusif, Telkom juga menghadirkan AgentLab, platform berbasis drag-and-drop yang memungkinkan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, SDM, hingga legal untuk merancang kebutuhan Agentic AI secara lebih mudah tanpa memerlukan keahlian teknis mendalam.
Pada lingkup internal TelkomGroup, pemanfaatan Agentic AI diarahkan untuk mendukung konsolidasi dan integrasi sistem IT lintas entitas, optimalisasi biaya operasional dan investasi, percepatan pengambilan keputusan berbasis data, serta otomasi proses bisnis strategis.
Sementara bagi pelanggan enterprise dan B2B, solusi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan customer experience, mengotomasi layanan dan operasional, menghadirkan advanced analytics, predictive decision, hingga integrasi lintas platform.
EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa menambahkan bahwa peluncuran Agentic AI oleh BigBox adalah wujud nyata dari keyakinan perusahaan terhadap masa depan kolaborasi antara manusia dan teknologi.
Dengan jangkauan infrastruktur terluas dan dukungan talenta digital terbaik, TelkomGroup siap menghadirkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu memberikan hasil terukur bagi efisiensi bisnis di seluruh penjuru Indonesia.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Telkom sebagai pemimpin transformasi digital yang konsisten menghadirkan inovasi tepat guna bagi kemajuan industri nasional.
Selain menghadirkan efisiensi, Agentic AI by BigBox juga memperkuat aspek kedaulatan data nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan dalam ekosistem domestik sehingga memberikan nilai tambah dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan terhadap kebutuhan sektor strategis nasional.
Kehadiran solusi ini memperkuat langkah Telkom dalam mendorong transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus diharapkan menjadi katalisator bagi para pelaku bisnis di Indonesia untuk mengadopsi teknologi otonom demi meningkatkan daya saing di level global.
Telkom Luncurkan Agentic AI, Apa Saja Fungsinya?
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pekan lalu resmi meluncurkan inovasi terbaru dalam dunia kecerdasan buatan yakni Agentic AI by BigBox di Bandung, Jawa Barat. Apa saja fungsinya? [617] url asal
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi meluncurkan inovasi terbaru dalam dunia kecerdasan buatan yakni Agentic AI by BigBox. Platform kecerdasan artifisial generasi terbaru yang diluncurkan di Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (23/4) itu dirancang untuk mempercepat transformasi digital melalui otomasi cerdas, integrasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Lalu, apa saja fungsi utama dari Agentic AI by BigBox?
Eksekusi Tugas secara Mandiri
Hadir sebagai evolusi dari pemanfaatan AI konvensional, Agentic AI tidak hanya berfungsi memberikan insight, tetapi juga mampu mengeksekusi tindakan secara semiotomatis maupun otomatis sesuai kebutuhan organisasi.
Teknologi itu mendukung orkestrasi alur kerja lintas sistem, integrasi data dan kapabilitas AI secara end-to-end, serta peningkatan efisiensi operasional pada skala enterprise.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, Telkom Agentic AI dirancang bukan sekadar sebagai tools AI, tetapi sebagai digital platform yang mampu bekerja dan mengeksekusi.
“Ini adalah langkah kami untuk mendorong organisasi menjadi lebih cepat, lebih terintegrasi, dan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika bisnis digital,” kata Faizal dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Selasa (28/4).
Kehadiran inovasi tersebut sekaligus menjadi perwujudan komitmen strategis perusahaan melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE). Sebagai motor penggerak transformasi kecerdasan artifisial, AI CoE dibangun di atas lima pilar utama yang dirancang untuk mengakselerasi adopsi teknologi secara komprehensif dari hulu ke hilir.
Ekosistem itu mencakup AI Campus untuk fokus pada pengembangan riset dan talenta dan AI Playground sebagai ruang eksperimen dan inovasi. Begitu juga dengan AI Connect guna memperkuat kolaborasi antar talenta dan praktisi AI serta AI Hub sebagai pusat komersialisasi solusi bisnis hingga bermuara pada AI Native yang mendorong penggunaan AI ke dalam inti operasional perusahaan.
“Di dalam kerangka holistik inilah, Agentic AI by BigBox menempati peran strategis pada pilar AI Hub, menjadikannya sebagai solusi andalan yang siap diimplementasikan untuk memberikan nilai tambah nyata bagi industri,” ujar Faizal.
Berbeda dengan AI berbasis percakapan yang umumnya bersifat reaktif, Agentic AI memiliki kemampuan bekerja lebih mandiri dalam menyelesaikan rangkaian tugas kompleks. Sistem itu mampu memecah pekerjaan besar menjadi tahapan yang lebih terstruktur, mengelola eksekusi melalui agen-agen spesialis, melakukan evaluasi mandiri, serta terhubung dengan berbagai sistem eksternal secara aman dan terukur.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem AI yang inklusif, Telkom juga menghadirkan AgentLab. Platform berbasis drag-and-drop itu memungkinkan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, SDM, hingga legal untuk merancang kebutuhan Agentic AI secara lebih mudah tanpa memerlukan keahlian teknis mendalam.
Mendukung Sistem IT dan Customer Experience
Pada lingkup internal TelkomGroup, pemanfaatan Agentic AI diarahkan untuk mendukung konsolidasi dan integrasi sistem IT lintas entitas. Selain itu juga untuk optimalisasi biaya operasional dan investasi, percepatan pengambilan keputusan berbasis data, serta otomasi proses bisnis strategis.
Sementara bagi pelanggan enterprise dan B2B, solusi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan customer experience, mengotomasi layanan dan operasional, menghadirkan advanced analytics, predictive decision, hingga integrasi lintas platform.
EGM Digital Product Telkom, Komang Budi Aryasa mengatakan, peluncuran Agentic AI adalah wujud nyata dari keyakinan perusahaan terhadap masa depan kolaborasi antara manusia dan teknologi. Dengan jangkauan infrastruktur terluas dan dukungan talenta digital terbaik, TelkomGroup siap menghadirkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu memberikan hasil terukur bagi efisiensi bisnis di seluruh penjuru Indonesia.
“Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Telkom sebagai pemimpin transformasi digital yang konsisten menghadirkan inovasi tepat guna bagi kemajuan industri nasional,” kata Budi.
Efisiensi dan Kedaulatan Data Nasional
Selain menghadirkan efisiensi, Agentic AI juga memperkuat aspek kedaulatan data nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital Telkom di Indonesia, pemrosesan data dapat dilakukan dalam ekosistem domestik sehingga memberikan nilai tambah dari sisi keamanan, keandalan, dan kepatuhan terhadap kebutuhan sektor strategis nasional.
Perusahaan menyatakan kehadiran solusi ini memperkuat langkah Telkom dalam mendorong transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Ini sekaligus diharapkan menjadi katalisator bagi para pelaku bisnis di Indonesia untuk mengadopsi teknologi otonom demi meningkatkan daya saing di level global.
Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Telkom menyelenggarakan program konservasi lingkungan melalui penanaman 10.000 mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Lombok Utara. - Bagian all [642] url asal
#telkom #pt-telkom-indonesia #hari-bumi #konservasi-lingkungan #inews-id-stories
JAKARTA, iNews.id – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menyelenggarakan program konservasi lingkungan melalui penanaman 10.000 mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra strategis dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus penguatan kolaborasi multipihak untuk masa depan bumi yang lebih berkelanjutan.
Aksi tersebut menjadi wujud nyata implementasi inisiatif keberlanjutan Telkom GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet, yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, perlindungan ekosistem, dan percepatan transisi menuju operasional rendah karbon.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, Hari Bumi merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa pertumbuhan digital harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. “Telkom memandang keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, tetapi bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
Melalui konservasi mangrove dan terumbu karang, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi ekosistem pesisir, masyarakat sekitar, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital tetap selaras dengan kelestarian alam,” ujarnya.
Pemilihan lokasi konservasi juga didasarkan pada posisi strategis jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) TelkomGroup Mandalika–Sanur. Hal tersebut menjadi nilai tambah dengan mempertimbangkan sinergi antara perlindungan ekosistem pesisir dengan upaya menjaga keberlanjutan infrastruktur konektivitas digital yang dimiliki TelkomGroup.
Kehadiran ekosistem pesisir yang sehat di sekitar jalur kabel laut turut mendukung ketahanan kawasan pesisir dari abrasi dan perubahan lingkungan, yang penting bagi keberlangsungan infrastruktur tersebut.
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, penyerap karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota laut. Sementara itu, terumbu karang berfungsi menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan maupun pariwisata.
Oleh karena itu, pelaksanaan konservasi di kawasan Lombok Utara diharapkan dapat memberikan dampak ekologis dan sosial ekonomi secara berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, Telkom juga telah menjalankan berbagai inisiatif konservasi dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan. Di antaranya pengumpulan lebih dari 3,3 ton sampah plastik atau setara 177.915 botol melalui pemanfaatan Reverse Vending Machine (RVM) di lingkungan Telkom Hub Jakarta, pengelolaan sirkular limbah kabel serat optik dengan tingkat pemulihan mencapai 73 persen, serta standardisasi gedung ramah lingkungan melalui sertifikasi internasional Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) untuk memastikan efisiensi energi dan sumber daya yang terukur.
Sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim, Telkom turut menjalankan Climate Transition Plan yang menjadi panduan transformasi menuju operasional rendah karbon dan target Net Zero Emission 2060. Telkom telah menetapkan enam tuas dekarbonisasi (six decarbonization levers) yang menjadi panduan strategi perusahaan pada fase awal (2023-2030) dengan target:
1. Penurunan Emisi: Mengurangi 20 persen emisi GRK (Cakupan 1 dan 2).
2. Efisiensi Energi: Menekan konsumsi energi hingga 10 persen melalui modernisasi teknologi jaringan. • Energi Terbarukan: Membangun panel surya (Solar PV) dengan kapasitas lebih dari 14 MWp. • Manajemen Limbah: Reduksi sampah minimal 70 persen dan manajemen limbah serat optik secara maksimal.
VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menambahkan, keberhasilan transformasi hijau tidak hanya ditentukan oleh investasi besar, tetapi juga konsistensi langkah yang dilakukan bersama.
“Kami percaya perubahan besar dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan. Karena itu, Telkom akan terus mendorong budaya ramah lingkungan di seluruh lini bisnis, mulai dari perilaku sehari-hari insan TelkomGroup hingga pengelolaan infrastruktur digital. Melalui inisiatif sustainability GoZero% yang terintegrasi, kami berkomitmen menghadirkan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan pelestarian lingkungan serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang,” tutur Gunawan.
Melalui semangat Hari Bumi 2026, Telkom terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan inovasi keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis. Komitmen tersebut sejalan dengan langkah perusahaan dalam menghadirkan konektivitas digital yang tidak hanya andal dan inklusif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap bumi dan masa depan yang lestari.
Editor: Rizqa Leony Putri
Telkom Hijaukan Pesisir Lombok: Tanam 10.000 Mangrove dan 2.000 Terumbu Karang pada Hari Bumi 2026
Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya terhadap... | Halaman Lengkap [509] url asal
#telkom #lingkungan #hari-bumi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 24/04/26 15:38
v/201844/
LOMBOK UTARA - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 yang mengusung tema "Our Power, Our Planet", PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan. Telkom menyelenggarakan program konservasi lingkungan melalui penanaman 10.000 mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/4).Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra strategis dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir, sekaligus penguatan kolaborasi multipihak untuk masa depan bumi yang lebih berkelanjutan.
Aksi tersebut menjadi wujud nyata implementasi inisiatif keberlanjutan Telkom GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet. Pilar ini berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, perlindungan ekosistem, serta percepatan transisi menuju operasional rendah karbon.
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa Hari Bumi merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran bahwa pertumbuhan digital harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Telkom memandang keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Melalui konservasi mangrove dan terumbu karang, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi ekosistem pesisir dan masyarakat sekitar, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital tetap selaras dengan kelestarian alam,” ujarnya.
Pemilihan lokasi konservasi didasarkan pada posisi strategis jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) TelkomGroup Mandalika–Sanur. Hal ini memberikan nilai tambah dengan mempertimbangkan sinergi antara perlindungan ekosistem pesisir dan upaya menjaga keberlanjutan infrastruktur konektivitas digital TelkomGroup. Kehadiran ekosistem pesisir yang sehat di sekitar jalur kabel laut turut mendukung ketahanan kawasan dari abrasi dan perubahan lingkungan.
.jpg)
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, penyerap karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota laut. Sementara itu, terumbu karang berfungsi menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan maupun pariwisata.
Sepanjang tahun 2025, Telkom telah menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, di antaranya:
- Pengelolaan Sampah: Pengumpulan lebih dari 3,3 ton sampah plastik (setara 177.915 botol) melalui Reverse Vending Machine (RVM) di Telkom Hub Jakarta.
- Ekonomi Sirkular: Pengelolaan limbah kabel serat optik dengan tingkat pemulihan mencapai 73%.
- Gedung Ramah Lingkungan: Standarisasi gedung melalui sertifikasi internasional Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) untuk efisiensi energi.
Sebagai langkah adaptasi perubahan iklim, Telkom menjalankan Climate Transition Plan demi mencapai target Net Zero Emission 2060. Telkom menetapkan enam tuas dekarbonisasi (six decarbonization levers) sebagai panduan strategi periode 2023–2030 dengan target:
- Penurunan Emisi: Mengurangi 20% emisi GRK (Cakupan 1 & 2).
- Efisiensi Energi: Menekan konsumsi energi hingga 10% melalui modernisasi teknologi jaringan.
- Energi Terbarukan: Membangun panel surya (Solar PV) berkapasitas lebih dari 14 MWp.
- Manajemen Limbah: Reduksi sampah minimal 70% dan optimalisasi manajemen limbah serat optik.
VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menambahkan bahwa keberhasilan transformasi hijau ditentukan oleh konsistensi kolektif.
“Kami percaya perubahan besar dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui inisiatif GoZero% yang terintegrasi, kami berkomitmen menghadirkan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” tutup Gunawan.
Melalui semangat Hari Bumi 2026, Telkom terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis, sejalan dengan penyediaan konektivitas digital yang andal, inklusif, dan bertanggung jawab.
Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Keberlanjutan bagian dari strategi bisnis jangka panjang. [629] url asal
#telkom #hari-bumi #konservasi-lingkungan #strategi-bisnis #perlindungan-ekosistem #telkom-gozero #konektivitas-digital #keberlanjutan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan.
Ini diwujudkan dengan menyelenggarakan konservasi lingkungan melalui penanaman 10 ribu mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra strategis dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus penguatan kolaborasi multipihak untuk masa depan bumi yang lebih berkelanjutan.
Aksi ini wujud implementasi inisiatif keberlanjutan Telkom GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet, yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, perlindungan ekosistem, dan percepatan transisi menuju operasional rendah karbon.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, Hari Bumi merupakan momentum penting memperkuat kesadaran bahwa pertumbuhan digital harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Telkom memandang keberlanjutan bukan sekadar program pendukung, tetapi bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
‘’Melalui konservasi mangrove dan terumbu karang, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi ekosistem pesisir, masyarakat sekitar, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital tetap selaras dengan kelestarian alam,” ujarnya.
Pemilihan lokasi konservasi juga didasarkan pada posisi strategis jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) TelkomGroup Mandalika–Sanur.
Hal tersebut menjadi nilai tambah dengan mempertimbangkan sinergi antara perlindungan ekosistem pesisir dengan upaya menjaga keberlanjutan infrastruktur konektivitas digital yang dimiliki TelkomGroup.
Kehadiran ekosistem pesisir yang sehat di sekitar jalur kabel laut turut mendukung ketahanan kawasan pesisir dari abrasi dan perubahan lingkungan, yang penting bagi keberlangsungan infrastruktur tersebut.
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, penyerap karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota laut.
Sementara terumbu karang berfungsi menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan maupun pariwisata.
Karena itu, pelaksanaan konservasi di kawasan Lombok Utara diharapkan memberikan dampak ekologis dan sosial ekonomi secara berkelanjutan. Sepanjang 2025, Telkom juga telah menjalankan berbagai inisiatif konservasi dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan.
Di antaranya pengumpulan lebih dari 3,3 ton sampah plastik atau setara 177.915 botol melalui pemanfaatan Reverse Vending Machine (RVM) di lingkungan Telkom Hub Jakarta, pengelolaan sirkular limbah kabel serat optik dengan tingkat pemulihan mencapai 73 persen, serta standarisasi gedung ramah lingkungan melalui sertifikasi internasional Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) untuk memastikan efisiensi energi dan sumber daya yang terukur.
Sebagai langkah adaptasi perubahan iklim, Telkom turut menjalankan Climate Transition Plan yang menjadi panduan transformasi menuju operasional rendah karbon dan target Net Zero Emission 2060.
Telkom telah menetapkan enam tuas dekarbonisasi (six decarbonization levers) yang menjadi panduan strategi perusahaan pada fase awal (2023-2030) dengan target:
•Penurunan Emisi: Mengurangi 20 persen emisi GRK (Cakupan 1 & 2).
•Efisiensi Energi: Menekan konsumsi energi hingga 10 persen melalui modernisasi teknologi jaringan.
•Energi Terbarukan: Membangun panel surya (Solar PV) dengan kapasitas lebih dari 14 MWp.
•Manajemen Limbah: Reduksi sampah minimal 70 persen dan manajemen limbah serat optik secara maksimal.
VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menambahkan, keberhasilan transformasi hijau tidak hanya ditentukan oleh investasi besar, tetapi juga konsistensi langkah yang dilakukan bersama.
“Kami percaya perubahan besar dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan. Karena itu, Telkom akan terus mendorong budaya ramah lingkungan di seluruh lini bisnis, mulai dari perilaku sehari-hari insan TelkomGroup hingga pengelolaan infrastruktur digital,’’ kata Gunawan.
Melalui inisiatif sustainability GoZero% yang terintegrasi, jelas dia, Telkom berkomitmen menghadirkan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan pelestarian lingkungan serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Melalui semangat Hari Bumi 2026, Telkom terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan inovasi keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis.
Komitmen tersebut sejalan dengan langkah perusahaan dalam menghadirkan konektivitas digital yang tidak hanya andal dan inklusif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap bumi dan masa depan yang lestari.
Melalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi
Teknologi tidak hanya tentang konektivitas, juga bagaimana mampu membuka peluang. [643] url asal
#telkom #kartini-bisa-fest #membuka-peluang #pemberdayaan-perempuan #pelaku-umkm
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan rangkaian Kartini BISA Fest yang berlangsung di Jakarta, 20-24 April 2026.
Mengusung tajuk Berdaya dengan Teknologi, program ini wujud komitmen Telkom menjadikan teknologi solusi yang berdampak bagi masyarakat, khususnya mendorong perempuan agar semakin berdaya, produktif, dan siap mengambil peran strategis di era digital.
Telkom memandang teknologi tidak hanya tentang konektivitas, juga bagaimana teknologi mampu membuka peluang, menciptakan keberdayaan, dan menghadirkan perubahan lebih inklusif.
Ini semakin relevan mengingat perempuan saat ini memegang peranan penting dalam menggerakkan ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat 64,5 persen atau sekitar 37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan perempuan.
Di sisi lain, perkembangan ruang digital menghadirkan tantangan baru, mulai dari meningkatnya risiko kekerasan berbasis gender secara online, perundungan siber, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Untuk itu, Telkom memaknai kembali filosofi “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang diwariskan RA Kartini, di mana teknologi hadir sebagai pelita yang tidak hanya menerangi, juga memberdayakan.
Melalui Kartini BISA Fest, Telkom menghadirkan pemberdayaan perempuan melalui pendekatan menyeluruh, khususnya dalam mendorong perempuan sebagai penggerak digital UMKM.
Selain mendorong pemberdayaan perempuan dari sisi ekonomi, Telkom turut memberikan perhatian besar terhadap keamanan digital, khususnya bagi generasi muda.
Melalui edukasi keamanan digital yang dihadiri 350 peserta, terdiri atas 50 siswi SMP secara offline serta 250 siswi dan guru secara online dari berbagai daerah, Telkom mengangkat pentingnya menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari perundungan.
Pada sesi talkshow di Kartini BISA Fest, OVP Cybersecurity Telkom Elysabeth Damayanti, menyampaikan langkah antisipatif terhadap berbagai risiko teknologi, termasuk perundungan berbasis digital yang kian marak terjadi pada perempuan.
Peserta talkshow juga dibekali pemahaman praktis mengenai etika berinteraksi di ruang digital, perlindungan data pribadi, serta keberanian untuk bersikap dan melindungi diri.
Elysabeth mengatakan, ruang digital harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan berekspresi. Karena itu, penting bagi generasi muda perempuan memiliki kesadaran sejak dini dalam menjaga data pribadi, memahami etika bermedia sosial, serta berani bersikap kritis terhadap berbagai ancaman digital.
‘’Dengan literasi yang tepat, perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga melindungi diri dan sesamanya di dunia siber,” ujar Elysabeth dalam keterangan yang dikutip Kamis (23/24/2026).
Selanjutnya, Telkom mendorong kapabilitas digital melalui pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang memungkinkan pelaku UMKM perempuan menciptakan konten promosi hingga membangun webstore secara lebih praktis dan efektif.
Melalui workshop generative AI, peserta dibekali kemampuan menghasilkan hingga 100 konten digital berbasis AI guna mendukung pemasaran di media sosial.
Penguatan ini dilengkapi sesi talkshow yang membahas terkait bagaimana cara
Membangun Brand yang Relatable lewat Storytelling di Media Sosial. Sesi ini menekankan pentingnya branding dan storytelling dalam membangun kedekatan dengan konsumen.
Pada aspek fundamental usaha, Telkom memberikan fasilitasi 2.250 sertifikasi halal (reguler dan self declare) serta sertifikasi BPOM, disertai penguatan identitas produk melalui rebranding dan hibah kemasan dengan target produksi 500 ribu kemasan pada 2026.
Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan literasi digital, Kartini BISA Fest juga menghadirkan ruang ekspresi yang kreatif dan inklusif melalui sesi Woman in Act.
Berbagai aktivitas dihadirkan, mulai dari lomba peragaan busana yang diikuti karyawan perempuan TelkomGroup sebagai upaya mempromosikan produk kriya UMKM, workshop keterampilan yang melibatkan 30 UMKM binaan, hingga bazaar kuliner 40 UMKM.
Seluruh rangkaian ini menjadi wadah bagi perempuan untuk menampilkan karya, mengasah kemampuan, sekaligus memperluas jejaring.
Keterlibatan pelaku UMKM, termasuk perempuan penyandang disabilitas, menjadi refleksi nyata komitmen Telkom dalam membangun ekosistem yang setara serta membuka ruang bagi seluruh perempuan untuk tumbuh dan berdaya bersama.
Lebih dari sekadar perayaan, Kartini BISA Fest menjadi bukti teknologi ketika dimanfaatkan secara tepat, dapat menjadi pelita yang menerangi jalan menuju keberdayaan.
Dari penguatan kapasitas digital, peningkatan kualitas usaha, hingga penciptaan ruang digital yang aman, setiap langkah menjadi bagian dari upaya Telkom mendorong perempuan untuk terus melangkah lebih jauh.
Pada akhirnya, semangat Berdaya dengan Teknologi bukan hanya menjadi pesan, tetapi gerakan bersama untuk membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Konektivitas Digital 2026, Bukti Hadirkan Akses Merata
Pemerintah perlu kerja sama untuk memastikan konektivitas berjalan baik. [417] url asal
#telkom #apresiasi-konektivitas-digital-2026 #pemerataan-konektivitas #ekosistem-digital #keandalan-jaringan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, meraih tiga penghargaan pada Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Ajang ini diselenggarakan detikcom bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jumat (17/4/2026).
Pencapaian ini menjadi apresiasi atas kiprah berkelanjutan TelkomGroup menjaga resiliensi jaringan, memperluas akses digital, serta mendorong pemerataan konektivitas hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia.
Tiga penghargaan tersebut yaitu kategori Perusahaan Terbaik dalam Menjaga Resiliensi Konektivitas Digital di Seluruh Indonesia untuk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang diterima Direktur Network Telkom Nanang Hendarno.
Selain itu, Operator Selular Perintis Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah 3T Terbaik untuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang diterima Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna.
Kategori lainnya, Perusahaan Terbaik dalam Peningkatan Layanan Sinyal di Wilayah 3T untuk PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) yang diterima oleh Direktur Komersial Telkomsat Andri Yunianto.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemerataan konektivitas digital nasional.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu kerja sama dengan banyak pihak. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, industri, dan mitra strategis memudahkan pemerintah untuk terus memastikan konektivitas bisa berjalan dengan baik di seluruh daerah,” ujarnya.
Penghargaan ini semakin menegaskan posisi strategis TelkomGroup sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global melalui penguatan infrastruktur konektivitas secara menyeluruh yang mencakup jaringan darat, laut, hingga satelit.
Sejalan dengan langkah transformasi perusahaan, TelkomGroup terus memperluas kapabilitas digital dan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menyampaikan, capaian ini hasil kolaborasi dan konsistensi seluruh insan TelkomGroup dalam membangun dan memastikan ketahanan jaringan digital Indonesia.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai amanah untuk terus menjaga keandalan jaringan sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah yang menantang secara geografis,’’ kata Nanang dalam keterangan Rabu (22/4/2026).
Bagi TelkomGroup, jelas dia, konektivitas bukan sekadar infrastruktur, melainkan enabler yang membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan berbagai peluang kemajuan bagi masyarakat Indonesia.
Melalui sinergi kekuatan dan kepemilikas infrastruktur yang ekstensif, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional, mulai dari backbone fiber optic hingga layanan satelit untuk menjangkau area blank spot dan wilayah geografis menantang.
Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Ke depan, TelkomGroup akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemerataan konektivitas digital, sehingga setiap wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berdaya saing, dan turut berkontribusi dalam mendorong kemajuan Indonesia.
Telkom Raih Tiga Penghargaan pada Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih tiga penghargaan Sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka... | Halaman Lengkap [422] url asal
#telkom #penghargaan #terima-penghargaan
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 21/04/26 21:36
v/198471/
JAKARTA - Sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih tiga penghargaan pada ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Jumat (17/4).Pencapaian ini menjadi apresiasi atas kiprah berkelanjutan TelkomGroup dalam menjaga resiliensi jaringan, memperluas akses digital, serta mendorong pemerataan konektivitas hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia.
Dalam ajang tersebut, TelkomGroup meraih tiga kategori penghargaan, yaitu:
1. Perusahaan Terbaik dalam Menjaga Resiliensi Konektivitas Digital di Seluruh Indonesia untuk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang diterima oleh Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno.
2. Operator Seluler Perintis Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah 3T Terbaik untuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), yang diterima oleh Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna.
3. Perusahaan Terbaik dalam Peningkatan Layanan Sinyal di Wilayah 3T untuk PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), yang diterima oleh Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemerataan konektivitas digital nasional. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri; kita perlu kerja sama dengan banyak pihak. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, industri, dan mitra strategis memudahkan langkah pemerintah untuk terus memastikan agar konektivitas ini bisa berjalan dengan baik di seluruh daerah,” ujarnya.
(1).jpg)
Penghargaan ini semakin menegaskan posisi strategis TelkomGroup sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global melalui penguatan infrastruktur konektivitas secara menyeluruh, mencakup jaringan darat, laut, hingga satelit. Sejalan dengan langkah transformasi perusahaan, TelkomGroup terus memperluas kapabilitas digital dan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan konsistensi seluruh insan TelkomGroup dalam membangun dan memastikan ketahanan jaringan digital Indonesia.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai amanah untuk terus menjaga keandalan jaringan sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah yang menantang secara geografis. Bagi TelkomGroup, konektivitas bukan sekadar infrastruktur, melainkan enabler yang membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan berbagai peluang kemajuan bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Nanang.
Melalui sinergi kekuatan dan kepemilikan infrastruktur yang ekstensif, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional, mulai dari backbone fiber optic hingga layanan satelit untuk menjangkau area blank spot dan wilayah geografis menantang. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Ke depan, TelkomGroup akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemerataan konektivitas digital. Hal ini bertujuan agar setiap wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berdaya saing, dan berkontribusi dalam mendorong kemajuan Indonesia.
Dari Setara Jadi Berdampak, Strategi Telkom Dorong Perempuan Jadi Penggerak Utama
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk... | Halaman Lengkap [498] url asal
#telkom #pemberdayaan-perempuan
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 21/04/26 20:22
v/198465/
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People. TelkomGroup mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur dan berkelanjutan guna memperkuat organisasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi dalam membangun organisasi yang inklusif dan mampu menghadirkan keberagaman perspektif. “Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Komitmen tersebut tercermin dalam capaian yang terukur. Pada tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7% dari total karyawan, dengan 21% di antaranya menempati posisi manajerial. Ke depan, TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32% dari total karyawan dan 27% di level manajerial pada tahun 2030 sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.
.jpg)
Penguatan kepemimpinan perempuan juga terlihat di berbagai lapisan organisasi. Pada tahun 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14,0%, manajemen madya 23,2%, dan level pengawas 33,4%. Di sisi lain, TelkomGroup terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue-generating function sebesar 8,3% serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1%, sebagai upaya memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.
Lebih dari itu, TelkomGroup menghadirkan wujud nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi. Kehadiran Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mencerminkan bagaimana perempuan berperan aktif dalam mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja yang inklusif. Kiprahnya juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, yang semakin menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.
Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hadir dalam konteks masa kini, Dian menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan. “Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.
Selain aspek representasi, TelkomGroup juga memastikan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.
Melalui pendekatan yang terintegrasi, TelkomGroup terus memperkuat budaya kerja yang setara, termasuk melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan dan dukungan komunitas internal. Upaya ini diyakini mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara konsisten.
Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip gender equality dan empowering women, TelkomGroup tidak hanya membangun organisasi yang lebih tangguh, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
FLDP 2026 Jadi Langkah Strategis TelkomGroup Bangun Kepemimpinan yang Unggul
Future Leaders Development Program (FLDP) 2026 Telkom memperkuat kesiapan kepemimpinan untuk menghadapi persaingan industri digital yang semakin dinamis. - Bagian all [362] url asal
#fldp-telkom #future-leaders-development-program #pt-telkom #telkomgroup #inews-id-stories
JAKARTA, iNews.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Future Leaders Development Program (FLDP) 2026, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun pipeline kepemimpinan yang unggul dan berkelanjutan hingga level tertinggi organisasi. Sebanyak 27 talenta terbaik berhasil terpilih dari total 270 kandidat unggulan melalui proses seleksi yang komprehensif dan berlapis.
Program ini menjadi langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat kesiapan kepemimpinan untuk menghadapi persaingan industri digital yang semakin dinamis, sekaligus mendukung agenda transformasi perusahaan melalui TLKM 30.
Proses ini mencakup tahapan talent nomination and screening, assessment berbasis esai dan Harrison Assessments Talent Solution (HATS), wawancara kompetensi dan kepemimpinan, hingga talent review oleh unit bisnis dan persetujuan akhir Direksi. Proses seleksi berlapis ini menegaskan posisi FLDP sebagai program strategis dalam mempersiapkan future board TelkomGroup.
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)
