Bisnis.com, SEMARANG — Stres dan kecemasan kronis dapat mempengaruhi kesehatan baik secara fisik hingga mental dengan cara yang tidak disadari oleh orang banyak.
Tak hanya mengganggu pikiran, stres yang datang secara terus menerus juga bisa berdampak pada kesehatan usus. Hubungan antara kesehatan usus dengan kecemasan ini memiliki kaitan erat karena sistem pencernaan terhubung langsung dengan otak serta sistem saraf yang mengatur respons tubuh terhadap stres.
Mengutip dari laman Real Simple, Senin (4/5/2026), saat stres sedang meningkat, tubuh akan mengirim sinyal yang bisa merusak lapisan usus hingga memicu ketidakseimbangan mikrobioma. Kondisi ini justru akan membuat respons stres semakin berkepanjangan.
Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, protein tanpa lemak, dan makanan probiotik dan prebiotik yang dapat membantu menstabilkan suasana hati dan mendukung kesehatan usus.
Berikut makanan yang ramah bagi usus dan dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres sehari-hari:
1. Salmon dan Protein Rendah Lemak
Salmon menjadi salah satu makanan yang disebut bisa membantu melawan stress secara alami. Hal ini karena salmon banyak mengandung asam lemak omega-3 yang telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan otak.
Selain ikan, Anda juga bisa mengonsumsi ayam yang mengandung protein rendah lemak. Asam amino yang terkandung di dalamnya diketahui dapat membantu meningkatkan suasana hati. Tak hanya ikan dan ayam, Anda bisa menemukan asam lemak pada sumber nabati lainnya seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk kedelai.
2. Buah Berry
Buah beri terutama raspberry, blackberry, dan blueberry merupakan jenis buah yang kaya akan serat yang bisa menjadi pendorong utama bakteri baik di usus. Cara terbaik untuk mendapatkan lebih banyak serat adalah dengan mengonsumsi makanan yang tumbuh dari tanah.
Selain bisa menjadi pendorong utama bakteri baik, beberapa jenis beri seperti blueberry juga terbukti dapat mengurangi kortisol, hormon stres yang dapat berdampak negatif pada suasana hati Anda.
3. Buah Jeruk
Jeruk telah dikenal sebagai salah satu jenis buah yang banyak mengandung vitamin C. Satu buah jeruk ini mengandung sebanyak 82 miligram vitamin C yang hampir bisa memenuhi seluruh kebutuhan harian Anda.
Salah satu manfaat dari vitamin C yang diketahui banyak orang adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, selain manfaat itu, vitamin C dalam buah jeruk juga bisa mengurangi stres bahkan aromanya pun bisa menenangkan.
Untuk mengurangi stres secara alami, Anda bisa mengonsumsi buah jeruk pada saat sarapan atau menikmatinya sebagai camilan sore yang dipadukan dengan almond atau yogurt. Dalam bentuk minuman, Anda bisa memasukkan potongan jeruk ke dalam smoothies.
4. Kacang Garbanzo (Kacang Arab)
Kacang chickpea atau kacang garbanzo merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak triptofan, yakni asam amino esensial yang berperan dalam hubungan usus-otak karena menggunakannya untuk membantu memproduksi serotonin, zat kimia penstabil suasana hati, dan pemberi rasa nyaman di otak.
Terdapat studi yang menunjukkan bahwa kekurangan triptofan mungkin terkait dengan kecemasan. Selain triptofan, kacang garbanzo ini juga mengandung folat dan vitamin B yang bisa membantu suasana hati. Tak hanya itu, kandungan protein yang tinggi dan serat di dalamnya dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dan suasana hati.
5. Teh Chamomile
Chamomile bisa berfungsi sebagai obat penenang ringan, dan dapat meredakan ketegangan otot serta mengatasi kecemasan atau iritabilitas. Selain itu, chamomile ini diketahui sebagai salah satu tanaman obat yang paling banyak digunakan dan terkenal di dunia hingga biasa dikonsumsi lebih dari satu juta cangkir setiap harinya.
Tidak mengandung kafein, membuat secangkir teh chamomile bisa diminum sebelum tidur. Untuk cara lainnya, Anda bisa mengonsumsi teh chamomile yang sudah dipadukan dengan kayu manis, cuka apel, hingga lemon.
6. Steel-Cut Oats
Mengonsumsi oatmeal dapat memberikan dosis triptofan yang baik dan bisa membantu tubuh untuk memproduksi serotonin. Selain triptofan, oat juga mengandung magnesium yang bermanfaat untuk membantu mengatur neurotransmiter tertentu yang bisa menenangkan pikiran, serta bisa mengaktifkan manfaat vitamin D dalam tubuh.
Memiliki proses pengolahan yang lebih sederhana, membuat steel-cut oat dapat menghasilkan peningkatan gula darah yang lebih lambat dan membantu menstabilkan suasana hati. Agar tidak bosan, Anda bisa mengkreasikan oatmeal agar tetap lezat untuk dimakan.
7. Dark Chocolate
Dark Chocolate diketahui mengandung polifenol, yakni antioksidan hebat yang telah terbukti dapat meningkatkan fungsi otak dan suasana hati. Semakin gelap coklatnya, semakin sedikit pula tambahan gula yang terkandung di dalamnya.
Dilansir dari Alodokter, terdapat sebuah penelitian yang membuktikan bahwa dengan mengonsumsi dark chocolate terbukti dapat meredakan stres, membantu menenangkan rasa cemas, hingga memperbaiki mood. Jika dikonsumsi secara rutin setiap harinya selama dua minggu, dark chocolate dapat mengurangi produksi hormon stres, sehingga stres pun bisa teratasi.