Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan stok beras yang dikelola mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dengan dukungan ... [575] url asal
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan stok beras yang dikelola mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dengan dukungan kapasitas penyimpanan sekitar 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
"Saat ini stok beras yang kami kelola sekitar 5,36 juta ton, stok tertinggi dalam sejarah, dengan total kapasitas simpan yang disediakan sekitar 6,2 juta ton," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Dia menyampaikan kapasitas simpan tersebut akan terus diperkuat seiring meningkatnya produksi padi nasional, sehingga BUMN sektor pangan itu dapat semakin optimal dalam menjalankan penugasan pemerintah.
"Khususnya dalam pengelolaan cadangan beras pemerintah dan stabilisasi pangan," ujarnya.
Dari sisi pengadaan, Rizal menyebutkan pihaknya telah menyerap sekitar 2,8 juta ton beras dari target 4 juta ton sepanjang 2025.
Menurutnya capaian itu menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.
"Melalui penyerapan hasil produksi dalam negeri, kami tidak hanya menjaga ketersediaan beras, tetapi juga turut menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen," tutur Rizal.
Rizal menambahkan Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung penting dalam memastikan rantai pasok pangan berjalan kuat, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
"Untuk memperkuat peran tersebut, Bulog pada tahun ini juga akan menambah infrastruktur pascapanen di 100 titik," jelasnya.
Langkah itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mendukung peningkatan produksi, memperkuat kualitas pengelolaan hasil panen, serta mempertahankan capaian swasembada pangan secara berkelanjutan.
Ia menambahkan pihaknya terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan melalui edukasi dan dialog bersama generasi muda.
Salah satunya, perusahaan itu kembali mengajak perwakilan mahasiswa se-Bandung dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Kampus dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan untuk Cadangan Pangan Pemerintah” yang digelar di Kompleks Pergudangan Utama Bulog Kota Cimahi, Jawa Barat.
Rizal menuturkan kegiatan itu menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi mahasiswa untuk melihat lebih dekat bagaimana pemerintah, melalui Bulog mengelola cadangan pangan pemerintah (CPP) sebagai bagian penting dari sistem ketahanan pangan nasional.
"Melalui kunjungan langsung ke gudang, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan stok, kualitas beras, hingga peran infrastruktur pangan dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat," kata Rizal.
Ia menegaskan upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk kontribusi aktif dari dunia kampus sebagai pusat pengetahuan, riset, inovasi, dan lahirnya gagasan baru.
Pencapaian swasembada pangan yang terus diperkuat sejak 2024, berlanjut pada 2025, dan semakin dimantapkan pada 2026 menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional.
Mahasiswa dan kampus memiliki peran penting untuk ikut memahami, mengawal, dan mendukung agenda besar ini melalui ilmu pengetahuan, inovasi, serta kepedulian terhadap isu pangan.
Lebih lanjut dia mengatakan penguatan swasembada pangan tidak hanya dilihat dari sisi produksi, tetapi juga dari kemampuan negara dalam menyerap hasil panen petani, menjaga cadangan pangan, memperkuat infrastruktur pascapanen, dan memastikan pangan tetap tersedia serta terjangkau bagi masyarakat.
"Di titik inilah Bulog menjalankan perannya sebagai instrumen negara dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi pangan," ucap Rizal.
Melalui kegiatan bersama mahasiswa itu, Bulog berharap kampus dapat mengambil peran lebih aktif dalam membangun literasi pangan nasional.
Menurut Rizal pula mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga bagian dari ekosistem perubahan yang mampu menghadirkan gagasan, riset, inovasi, dan komunikasi publik yang konstruktif bagi masa depan pangan Indonesia.
"Dengan kolaborasi antara negara, Bulog, petani, akademisi, dan generasi muda, fondasi ketahanan pangan Indonesia diharapkan semakin kuat dari hulu ke hilir," kata Rizal.
Dirut PLN Darmawan Prasodjo memohon maaf atas insiden padam listrik masal yang terjadi di Pulau Sumatera, tepatnya Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara,... | Halaman Lengkap [377] url asal
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf atas insiden padam listrik masal yang terjadi di Pulau Sumatera pada Jumat malam (22/6) pukul 18.44 WIB akibat gangguan kelistrikan. Ia menyampaikan, padam listrik masal tersebut terjadi di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh. Berdasarkan indikasi awal, padam listrik tersebut terjadi akibat adanya ruas transmisi yang mengalami gangguan akibat cuaca buruk.
"Kami sudah mendapatkan arahan dari Kementerian agar terus melakukan berbagai langkah untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan ini," ujar Dirut PLN, Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Darman mengatakan, sejak adanya laporan awal terjadi mati listrik serempak itu pihaknya langsung mengerahkan tim ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Hasilnya dalam waktu kurang lebih 2 jam, seluruh sistem gardu induk dan transmisi sudah bisa dipulihkan.
"Setelah kejadian ini kami langsung mengerahkan seluruh kekuatan tim kami. Pertama adalah kami melakukan assessment apakah ada dampak kerusakan pada gadu induk dan juga sistem transmisi kami. Dan alhamdulillah dalam waktu sekitar 2 jam seluruh sistem gadu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan," sambungnya.
Selain faktor cuaca, Darmawan mengatakan padam listrik serempak yang terjadi di wilayah Sumatera ini juga tidak lepas dari dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebab bencana tersebut membuat beberapa transmisi tower roboh dan terputus sambungan listriknya.
Ia menjelaskan sistem kelistrikan sendiri terbagi dalam beberapa jenis pembangkit, yang mana masing-masing pemulihannya membutuhkan waktu berbeda ketika terjadi gangguan. Pembangkit listrik tenaga air punya dalam pulih yang lebih cepat, sama seperti sistem gas.
Namun untuk pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar batubara, memang memerlukan waktu yang lebih panjang untuk bisa segera pulih. Sebab batubara harus memanaskan air terlebih dahulu hingga mencapai titik didih tertentu sebelum mendapatkan uap untuk menjalankan turbin.
"Pembangkit-pembangkit yang bisa kami nyalakan dengan cepat, terutama pembangkit hidro dan pembangkit gas, dari tadi malam langsung satu persatu secara sistematis kita nyalakan," ujar Darmawan.
"Sehingga kita melihat sebagian sistem di Sumatera bagian selatan, Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian utara, baik Sumatera utara maupun Aceh, mulai dari tadinya padam total, mulai muncul titik-titik di mana listrik sudah mulai menyala," pungkasnya.
PT Produksi Film Negara (PFN) membidik pengembangan bisnis layanan dan pelatihan melalui kerja sama penguatan pengalaman pelanggan atau customer experience ... [412] url asal
Jakarta (ANTARA) - PT Produksi Film Negara (PFN) membidik pengembangan bisnis layanan dan pelatihan melalui kerja sama penguatan pengalaman pelanggan atau customer experience (CX) dengan Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI).
Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah mengatakan PFN melalui Indonesia Film and Content Academy (IFCA) ingin memperluas kolaborasi bersama ASQI, termasuk menjangkau jejaring antarbadan usaha milik negara (BUMN) maupun instansi pemerintah.
“Ini kan baru pertemuan perkenalan. Jadi insya Allah ke depannya akan lebih banyak lagi kerja sama yang bermanfaat. Selama itu positif, kita dukung,” kata Riefian atau akrab disapa Ifan Seventeen di Kantor PFN, Jakarta Timur, Selasa.
Menurut dia, PFN yang kini berada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menilai kerja sama dengan ASQI dapat mendukung penguatan kualitas layanan PFN maupun BUMN lainnya sejalan dengan pengembangan program CX100 Danantara.
Ifan mengatakan PFN ingin mencari bentuk kolaborasi yang dapat segera direalisasikan untuk mendukung pengembangan usaha perusahaan dalam jangka pendek.
“Saya ini orangnya very tactical, jadi benar-benar melihat peluang mana yang bisa diambil kesempatannya dan dimanfaatkan sebaik mungkin, cepat,” ujarnya.
Kerja sama PFN dan ASQI mencakup pengembangan pelatihan layanan pelanggan, webinar, master class, asesmen, hingga pendampingan sertifikasi layanan pelanggan.
Dalam skema tersebut, PFN melalui IFCA akan berperan dalam penyelenggaraan kegiatan dan pengembangan konten pelatihan berbasis audiovisual, sedangkan ASQI menyediakan tenaga ahli, asesor, dan standar pelatihan layanan pelanggan.
Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) Riefian Fajarsyah (kanan) berfoto bersama Ketua Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) Ahmad Arwani usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama penguatan layanan pelanggan di Kantor PFN, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/Aria Ananda)
Ifan mengatakan pihaknya akan berusaha memperluas dan memanfaatkan jejaring perusahaan di lingkungan BUMN maupun pemerintahan untuk mempercepat pengembangan kerja sama PFN lainnya.
“Nanti saya juga bantu di ujung depan, saya yang buka jalan,” ucap Ifan.
PFN merupakan BUMN perfilman yang berdiri sejak 1934 dan bergerak di bidang produksi film, konten audiovisual, serta pengembangan industri kreatif nasional. Salah satu hasil produksi PFN yang dikenal baik masyarakat adalah serial anak “Si Unyil” yang tayang di program televisi nasional.
Dalam beberapa waktu terakhir, PFN menjalankan transformasi bisnis ke sektor pengembangan sumber daya manusia melalui IFCA.
Transformasi tersebut dilakukan seiring upaya PFN memperluas model bisnis di luar produksi film konvensional, termasuk pengembangan pelatihan, pengelolaan konten, dan kolaborasi kreatif lintas sektor.
Kementerian Ekonomi Kreatif sebelumnya menyebutkan bahwa sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional serta menyerap lebih dari 26 juta tenaga kerja.
Perum Bulog mengusulkan optimalisasi pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) melalui skema penyaluran beras natura bagi aparatur sipil negara (ASN), ... [339] url asal
Jakarta (ANTARA) - Perum Bulog mengusulkan optimalisasi pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) melalui skema penyaluran beras natura bagi aparatur sipil negara (ASN), hingga TNI dan Polri sebagai penguatan distribusi pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat.
Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan usulan itu menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan stok beras pemerintah yang saat ini dalam kondisi sangat kuat dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
“Dengan kondisi stok beras nasional yang mencukupi, Bulog mengusulkan pemanfaatan beras CBP untuk kebutuhan ASN, TNI, dan Polri melalui skema natura," kata Rizal.
Dia menyebutkan hingga pertengahan Mei 2026, stok CBP yang dikelola perusahaan BUMN sektor pangan tersebut tercatat mencapai lebih dari 5,3 juta ton dan menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah pengelolaan cadangan beras pemerintah.
"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Rizal.
Dalam usulan tersebut, penyaluran beras natura bagi ASN, TNI, dan Polri diproyeksikan mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun. Penyaluran dilakukan menggunakan beras Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog.
Menurutnya, skema tersebut memiliki dampak ganda, yaitu memperkuat pemanfaatan stok hasil serapan dalam negeri sekaligus menjaga kesinambungan penyerapan gabah dan beras petani di tengah produksi nasional yang meningkat.
Selain penyaluran natura, Bulog juga mengusulkan optimalisasi penggunaan beras CBP sebagai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan potensi kebutuhan sekitar 1,5 juta ton per tahun.
Disamping itu, Bulog juga mengusulkan tambahan penyaluran pada pasar khusus sekitar 1,3 juta ton melalui program bantuan pangan beras guna menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan pada periode tertentu.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara penyerapan hasil panen petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan distribusi beras kepada masyarakat secara tepat sasaran,” tutur Rizal.
Bulog menilai penguatan penyaluran melalui berbagai saluran strategis penting dilakukan untuk menjaga kualitas stok, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta memastikan distribusi beras tetap berjalan secara efektif dan terukur.
Perum Bulog memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui ketersediaan dan distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan ... [468] url asal
Penyaluran beras SPHP dilakukan secara masif melalui pasar rakyat, Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi, hingga Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah
Jakarta (ANTARA) - Perum Bulog memastikan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui ketersediaan dan distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan hingga saat ini harga beras medium SPHP di seluruh wilayah masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Bulog terus memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Penyaluran beras SPHP dilakukan secara masif melalui pasar rakyat, Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi, hingga Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah,” kata Rizal sebagaimana dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Program SPHP menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras nasional sekaligus menekan gejolak harga di pasar. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Bulog juga terus memperkuat distribusi agar pasokan tersedia secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
"Per hari ini, penyaluran beras SPHP oleh Bulog sudah sebanyak 240 ribu ton ke berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.
Penyaluran tersebut terus dioptimalkan guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan secara efektif untuk stabilisasi harga.
Selain itu, perusahaan BUMN di sektor pangan itu juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, distributor, dan para pelaku usaha guna memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali.
Melalui langkah tersebut, Bulog menegaskan komitmennya sebagai operator pangan pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Adapun Bapanas telah menugaskan Perum Bulog agar menyalurkan 828 ribu ton beras SPHP sepanjang tahun 2026. Penyaluran dilakukan langsung ke pasar rakyat; Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih); gerakan pangan murah (GPM) bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai instansi lain.
Distribusi juga mencakup outlet binaan pemerintah daerah, koperasi badan usaha milik daerah, koperasi instansi pemerintah, serta Jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog yang berjumlah sekitar 80 ribu titik.
Selain itu, beras program stabilisasi juga disalurkan melalui swalayan dan toko modern guna memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau.
Penyaluran beras dilakukan dalam kemasan 5 kilogram dengan kualitas beras medium yang memiliki tingkat pecahan sekitar 25 persen serta kadar air 14 persen sesuai standar pemerintah. Bahkan kini disiapkan kemasan 2 kg.
Beras SPHP dijual sesuai dengan HET, yaitu Rp12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi); Rp13.100 per kilogram untuk zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan); dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3 (Maluku, Papua).
Penyaluran beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan pada 2026 dilakukan sepanjang tahun tanpa jeda, berbeda dengan pola tahun sebelumnya yang bersifat berkala mengikuti kondisi puncak panen demi menjaga harga di tingkat petani.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah perlahan mengguncang jalur perdagangan global, termasuk energi, logistik, hingga rantai pasok pangan yang makin rentan ... [1,641] url asal
Keberhasilan menjaga pasokan dan produksi beras nasional sangat berpengaruh terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah perlahan mengguncang jalur perdagangan global, termasuk energi, logistik, hingga rantai pasok pangan yang makin rentan dan tidak menentu.
Di tengah situasi tersebut, Indonesia justru berdiri lebih tenang dengan cadangan beras nasional yang kuat, dikelola Perum Bulog sebagai penyangga utama stabilitas pangan.
Memasuki usia ke-59 tahun, Perum Bulog memperlihatkan peran yang semakin strategis melalui gudang-gudang penuh hasil serapan panen petani dalam negeri yang tersebar di berbagai wilayah.
Selama hampir enam dekade, Bulog tidak hanya menjaga stok beras pemerintah, tetapi juga menstabilkan harga, menjembatani petani dan konsumen, serta memastikan pangan hadir merata.
Dari lumbung padi Nusantara inilah Indonesia perlahan kembali menegaskan diri sebagai kekuatan pangan dunia, dengan Bulog sebagai penggerak yang menjaga keseimbangan sekaligus arah baru perberasan global.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) menunjukkan pengemasan beras di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto
Kembali ekspor
Di saat kebutuhan pangan global bergerak dalam ketidakpastian, Bulog mulai melangkah lebih jauh membidik pasar internasional. Langkah itu dibangun dari kekuatan pangan dalam negeri yang terus dijaga melalui cadangan beras pemerintah dan serapan hasil panen petani.
Indonesia tak lagi ingin bergantung pada impor, melainkan mengambil peran sebagai eksportir melalui penguatan Bulog. Setelah pada 2023 impor mencapai sekitar 3 juta ton dan 2024 sekitar 4 juta ton, pemerintah akhirnya menutup rapat keran impor pada 2025.
Langkah menuju pasar global bukan cerita baru bagi Indonesia. Kementerian Pertanian mencatat, pada 1984 Indonesia pernah menjadi negara eksportir beras sekaligus meraih swasembada dengan cadangan mencapai 3 juta ton pada masa itu.
Kini semangat itu perlahan kembali dibangun setelah Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan menyetop impor beras. Pemerintah membangun pemenuhan kebutuhan nasional dari hasil panen petani dalam negeri sekaligus memperkuat kemandirian pangan.
Peningkatan produksi dan penyerapan hasil panen diperkuat. Dengan fondasi yang kokoh, pemerintah berupaya menghidupkan kembali kejayaan pangan Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan.
Sejak Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia mencapai swasembada beras pada awal Januari 2026, langkah kembalinya pasar ekspor mulai terlihat nyata. Beras hasil panen petani dalam negeri perlahan mulai menembus pasar luar negeri.
Pada pekan pertama Maret 2026, Indonesia mencatat sejarah baru melalui ekspor perdana 2.280 ton beras super premium milik Bulog ke Arab Saudi. Pengiriman tersebut juga menjadi salah satu penanda meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas beras Indonesia.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan beras itu dikirim khusus untuk memenuhi kebutuhan sekitar 215.000 pengibadah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Ketertarikan pasar luar negeri pun mulai tumbuh. Dua jaringan ritel modern Arab Saudi, Bin Dawood dan Lulu, menyatakan minat untuk menyerap beras Indonesia bagi kebutuhan pasar ritel di negara tersebut.
Tak soal perdagangan, Indonesia juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan melalui pangan. Sebelumnya, pemerintah telah merealisasikan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras untuk rakyat Palestina pada awal Juli 2025.
Pengiriman bantuan tersebut merupakan hibah Pemerintah Indonesia atas arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan. Bantuan itu bahkan dikirim sebelum pemerintah secara resmi mengumumkan capaian swasembada beras.
Kini Bulog kembali membuka peluang pasar baru di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan itu tengah memasuki tahap negosiasi harga untuk rencana ekspor beras ke Malaysia sebanyak 200 ribu ton dengan nilai transaksi sekitar Rp2 triliun.
Selain Malaysia, perusahaan plat merah ini juga menjajaki negara lain seperti Timor Leste dan Papua Nugini sebagai tujuan pengembangan ekspor beras Indonesia pada 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri), Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) menunjukkan stok beras ke sejumlah pengamat pertanian di gudang Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). ANTARA/Harianto
Stok melimpah
Memasuki usia ke-59 tahun, Perum Bulog berada pada fase terkuat sepanjang sejarahnya. Cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola mencapai 5,32 juta ton tanpa impor per 13 Mei 2026.
Stok beras itu menjadi yang tertinggi sejak Bulog berdiri pada 10 Mei 1967. Bahkan, melampaui posisi stok beras pemerintah sejak Indonesia merdeka.
Insan Bulog pusat hingga daerah terus bergerak tanpa mengenal hari libur. Turun langsung menjemput gabah petani di sawah, memastikan penyerapan berjalan baik, demi memperkuat stok beras yang siap bersaing di pasar dunia.
Seluruh stok itu tersebar di 1.500 gudang milik Bulog dengan kapasitas 3 juta ton lebih, sisanya berada di gudang sewa. Bahkan semua gudang penyimpanan penuh, atas kondisi itu, Bulog mendapat anggaran Rp5 triliun dari pemerintah untuk membangun 100 gudang baru yang akan disebar di 92 kabupaten.
Pembangunan diprioritaskan bagi wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) agar masyarakat tetap memperoleh pangan layak serta terjangkau secara berkelanjutan.
Tahun ini Bulog mendapat penugasan dari pemerintah menyerap 4 juta ton gabah setara beras dari petani dalam negeri, dengan realisasi mencapai 2,4 juta ton hingga 6 Mei 2026. Gabah dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Stok beras pemerintah yang dikelola Bulog menjadi katalisator stabilitas ketika terjadi gejolak harga di pasaran. Perannya dijalankan melalui program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan beras.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan mutu dan kualitas jutaan ton cadangan beras itu tetap terjaga melalui pengelolaan optimal dan pengawasan penyimpanan secara nasional.
Bahkan, Bulog bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan teknologi penyimpanan modern agar kualitas beras tetap terjaga lebih lama.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan penyerapan stok beras oleh Bulog tahun ini menjadi level tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Stok tersebut mampu menyuplai kebutuhan hingga awal tahun 2027. Ketahanan pangan nasional pun semakin kokoh dalam menghadapi gejolak geopolitik global serta kekeringan ekstrem akibat fenomena Godzilla El Nino.
Capaian itu berkat berbagai kebijakan Presiden Prabowo yang pro terhadap petani sehingga produksi padi di dalam negeri meningkat.
Kebijakan itu meliputi deregulasi, peningkatan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dengan ketentuan memasuki masa usia panen, peningkatan volume pupuk subsidi menjadi 9 juta ton, hingga diskon pupuk subsidi 20 persen.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan stok beras di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto
Amunisi bangsa
Beberapa negara kini mulai mendatangi Indonesia untuk membeli beras, bahkan ada yang sebelumnya enggan kini perlahan membuka diri di tengah perubahan peta pangan global yang cepat.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia siap membantu negara lain seiring tercapainya swasembada, namun tetap menjaga harga agar petani dalam negeri tidak dirugikan dalam transaksi perdagangan beras tersebut.
Bagi Prabowo, situasi dunia sedang berubah cepat, ketika negara-negara besar mulai menutup ekspor beras, jagung, dan gandum demi mengamankan kebutuhan pangan domestik masing-masing seperti India.
Ketahanan pangan kini tidak lagi sekadar slogan politik, melainkan kebutuhan strategis yang membuat banyak negara kembali menghitung ulang pentingnya cadangan pangan nasional secara serius.
Dalam pidatonya pada peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden menekankan pentingnya menjaga harga beras Indonesia agar tidak terlalu murah ketika memasuki pasar luar negeri.
Di sela pidatonya, Prabowo lalu menanyakan posisi Direktur Utama Perum Ahmad Rizal Ramdhani. Dengan nada setengah mengingatkan, Prabowo meminta agar beras Indonesia tidak dilepas terlalu murah ke pasar luar negeri.
Dari bawah panggung, jawaban singkat Direktur Utama Perum Bulog langsung terdengar lantang: siap. Jawaban itu kembali diucapkan ketika Presiden mengingatkan agar kepentingan rakyat dan petani tetap menjadi prioritas utama di tengah permintaan ekspor.
Singkat, namun cukup menggambarkan kesiapan Bulog menjalankan tugas negara di tengah situasi pangan dunia yang sedang bergejolak.
Tidak ada kalimat panjang atau penjelasan berlebihan dari Dirut Bulog. Hanya jawaban tegas yang menandakan instruksi kepala negara dipahami sebagai amanah yang harus dijalankan.
Prabowo menilai krisis global berpotensi berlangsung lama, sehingga Indonesia perlu berhati-hati menjaga cadangan pangan sambil tetap membuka ruang bantuan bagi negara yang membutuhkan.
Baginya beras bukan sekadar komoditas, tetapi amunisi bangsa yang menentukan ketahanan hidup negara, sebagaimana logistik menentukan kekuatan pasukan dalam setiap situasi krisis.
"Seorang komandan pasukan tempur, yang dipikirkan tidak hanya peluru. Kalau pasukan tidak ada beras, kalau pasukan tidak makan, tidak bisa perang." Kalimat Prabowo tersebut menggema di siang itu.
Stabilitas inflasi
Konsistensi produksi pangan nasional dinilai menjadi faktor penting menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus stabilitas inflasi hingga akhir 2026 di tengah ketidakpastian global dan tekanan pangan dunia.
Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2026 tercatat sebesar 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y). Pada periode yang sama tahun sebelumnya, sektor pertanian pernah tercatat menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama dengan kontribusi sebesar 1,11 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pakar Ekonomi Pertanian dari Universitas Indonesia Ninasapti Triaswati menilai capaian tersebut menunjukkan sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian nasional, terutama karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.
Konsistensi produksi pangan perlu terus dijaga hingga akhir 2026 agar sektor pertanian tetap mampu mempertahankan perannya sebagaimana yang ditunjukkan sepanjang 2025, baik dalam menjaga stabilitas ekonomi maupun pengendalian inflasi pangan.
“Pasokan pangan dan produksi khususnya beras sangat mempengaruhi stabilitas. Karena itu konsistensinya perlu dijaga,” kata Ninasapti.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi April 2026 tercatat sebesar 0,13 persen secara bulanan. Di tengah kenaikan harga secara umum tersebut, kelompok makanan, minuman, dan tembakau justru memberikan andil deflasi sebesar 0,06 persen yang dipengaruhi turunnya harga sejumlah komoditas pangan seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai.
Kondisi ini mencerminkan pasokan pangan domestik yang relatif terjaga dan mulai memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga pangan nasional di tengah ketidakpastian global.
Keberhasilan menjaga pasokan dan produksi beras nasional sangat berpengaruh terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, konsistensi produksi dinilai menjadi kunci penting dalam menahan tekanan inflasi pangan.
Capaian swasembada pangan Indonesia impresif di tengah tekanan krisis pangan global dan perubahan iklim. Keberhasilan tanpa ketergantungan impor menjadi pencapaian penting bagi kawasan tropis Asia.
Bulog menjadi katalisator stabilitas inflasi nasional sekaligus mengembalikan posisi Indonesia dalam peta perdagangan perberasan dunia.
Bisnis.com, JAKARTA — Gilarsi Wahju Setijono resmi mengundurkan sebagai direktur utama (dirut) dari emiten kendaraan listrik Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR), per 13 Mei 2026.
Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan sesuai dengan prosedur tata kelola Perusahaan dan peraturan yang berlaku melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada Selasa (19/5/2026).
Komisaris Utama VKTR, Anindya N. Bakrie, menyatakan bahwa Dewan Komisaris menghormati keputusan tersebut.
“Kami menghormati keputusan Bapak Gilarsi Wahju Setijono dan menyampaikan apresiasi atas kontribusinya yang berharga bagi perkembangan Perusahaan,” kata Anindya dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (14/5/2026).
Perusahaan menekankan bahwa proses ini merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan korporat yang normal, dilakukan secara terukur dan profesional sambil menjaga kelangsungan arah strategis Perusahaan, stabilitas operasional, dan komitmen terhadap semua pemangku kepentingan.
Dewan Komisaris akan memastikan proses transisi kepemimpinan dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Yang terpenting, arah strategis VKTR tetap kuat dan berkelanjutan.
Perusahaan akan terus berfokus pada penguatan fondasi bisnis, penciptaan nilai jangka panjang, dan mempertahankan komitmennya kepada semua pemangku kepentingan.
Selain itu, Perusahaan menekankan bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan memengaruhi operasional bisnis maupun fokus strategis VKTR dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik Indonesia dan memperkuat rantai pasok industri mobilitas hijau negara ini.
VKTR menyampaikan apresiasi tertinggi atas kontribusi, dedikasi, dan kepemimpinan Gilarsi sebagai Direktur Utama. Di bawah kepemimpinannya, Perusahaan berhasil memperkuat fondasi bisnisnya, memperluas kolaborasi strategis, dan mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Salah satu tonggak penting selama periode ini adalah peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, yang mencerminkan komitmen Perusahaan dalam mendukung transformasi mobilitas hijau sekaligus memperkuat kemampuan industri dalam negeri.
Sebagaimana diketahui, pabrik yang memasok bus listrik untuk TransJakarta tersebut baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 April 2026 lalu.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk mempercepat transisi energi dan mengurangi emisi karbon, VKTR akan terus memajukan agenda strategisnya dalam mempromosikan mobilitas ramah lingkungan, termasuk elektrifikasi transportasi umum dan komersial, memperkuat kemitraan strategis, serta mengembangkan solusi mobilitas rendah emisi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar nasional.
Sejalan dengan visi ini, VKTR juga tetap berkomitmen untuk memperkuat industri lokal dan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) melalui pengembangan ekosistem manufaktur, kolaborasi dengan industri perakitan bodi kendaraan di Indonesia, serta penguatan rantai nilai kendaraan listrik di Indonesia.
Perusahaan meyakini bahwa pengembangan industri kendaraan listrik nasional harus sejalan dengan penguatan kapasitas industri dalam negeri guna menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Adapun, perusahaan akan memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai proses transisi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip pengungkapan informasi dan persyaratan regulasi yang berlaku.
Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton guna mengawal musim ... [523] url asal
Ketersediaan stok ini salah satu indikator kesiapan perusahaan menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia,
Jakarta (ANTARA) - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton guna mengawal musim tanam April - September.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyatakan, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani selama musim tanam berlangsung.
"Ketersediaan stok ini salah satu indikator kesiapan perusahaan menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Berbagai langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani.
Selain itu, lanjutnya perusahaan juga terus memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.
Untuk itu, BUMN tersebut memperkuat strategi pengadaan bahan baku, di antaranya melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri.
Selain itu, juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan guna menjaga keberlanjutan produksi.
Sementara itu, per 10 Mei 2026 ketersediaan stok pupuk bersubsidi terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.
Stok tersebut, lanjutnya tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April – September bisa dijalani dengan optimal," ujar Daconi.
Menurut dia, pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap sarana produksi tersebut.
Perubahan tersebut diantaranya penyederhanaan regulasi, dari 145 aturan dipangkas menjadi satu peraturan induk, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025.
Melengkapi peraturan induk tersebut, terbit juga Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.
Penyederhanaan ini mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia, sehingga berjalan semakin efektif dan tepat waktu.
Dikatakannya realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut juga tercatat lebih tinggi 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Ia juga memastikan PI Group berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan Pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi.
Daconi mengimbau, penebusan harus dilakukan di PPTS atau kios resmi sehingga petani mendapatkan produk asli.
Saat ini banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan produk palsu, umumnya dengan iming-iming harga lebih murah.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menargetkan perusahaan menjadi orkestrator logistik nasional dan internasional melalui penguatan ... [361] url asal
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menargetkan perusahaan menjadi orkestrator logistik nasional dan internasional melalui penguatan profesionalisme, modernisasi, serta kemampuan adaptif mendukung ketahanan pangan dan distribusi.
"Harapan kami ke depan sesuai dengan visi Bulog yaitu Bulog bukan hanya sebagai peserta penyalur logistik nasional, namun kelak ke depan sebagai orkestrator logistik nasional maupun orkestrator logistik internasional," kata Rizal di Jakarta, Senin.
Rizal menyampaikan visi tersebut saat membuka Bazar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perum Bulog yang digelar di Jakarta.
Menurutnya, Bulog ke depan tidak hanya berperan sebagai penyalur logistik pangan, melainkan berkembang menjadi pengelola utama rantai pasok pangan berskala nasional hingga internasional secara terintegrasi.
Dengan menjadi orkestrator logistik, Bulog tidak hanya bertindak sebagai pelaksana fisik pengiriman atau penyimpanan barang (operator), tetapi berevolusi menjadi pengelola utama yang mengatur, merencanakan, dan mengintegrasikan seluruh rantai pasok pangan, baik nasional maupun internasional.
Transformasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Bulog dalam menghadapi tantangan distribusi pangan yang semakin kompleks di tengah dinamika kebutuhan masyarakat dan perkembangan perdagangan global.
"Ulang tahun Bulog ke-59 atau milad-nya Bulog ke-59, harapan kami milad ini ke depan memberikan semangat kepada seluruh karyawan Bulog untuk lebih berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," ucap Rizal.
Lebih lanjut Rizal mengatakan peringatan HUT ke-59 Bulog menjadi momentum memperkuat semangat seluruh karyawan agar terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa melalui sektor pangan nasional yang strategis.
Pada usia ke-59 tahun, Bulog berkomitmen untuk semakin profesional, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas pelayanan publik sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional secara berkelanjutan.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia, termasuk keluarga besar Bulog, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung transformasi perusahaan ke depan.
Rizal menambahkan rangkaian perayaan ulang tahun Bulog tahun ini dilaksanakan sederhana sesuai arahan pimpinan dengan mengedepankan kegiatan sosial dan kebersamaan dibandingkan kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Bulog menggelar bazar dan Gerakan Pangan Murah (GPM), penyaluran 1.000 paket sembako gratis kepada warga penerima manfaat yang berhak, hingga santunan anak yatim serta donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Perum Bulog menyalurkan 162 paket sembako kepada pekerja kebersihan di Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan kebutuhan ... [354] url asal
Harapan kami, Bulog semakin dekat dengan rakyat, semakin profesional
Jakarta (ANTARA) - Perum Bulog menyalurkan 162 paket sembako kepada pekerja kebersihan di Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat dan mendukung kesejahteraan para petugas lapangan.
"Pagi hari ini, Bulog dalam rangka memeriahkan ulang tahun ke-59 yang akan jatuh pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026, salah satu rangkaian kegiatannya adalah pemberian bantuan sembako kepada petugas kebersihan yang ada di lingkungan Bulog dan sekitarnya," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan penyaluran seratusan paket sembako kepada pekerja kebersihan itu merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Bulog Peduli Aksi Berbagi.
BUMN pangan itu menyalurkan bantuan paket komoditi pangan kepada para Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di wilayah Kelurahan Kuningan Timur, Jakarta Selatan dan Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat.
Rizal menuturkan program itu merupakan bentuk kepedulian Bulog terhadap para petugas pelayanan publik yang selama ini berperan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di wilayah Jakarta.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada awak media usai menyerahkan bantuan paket sembako kepada pekerja kebersihan secara simbolis di Jakarta, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Harianto
Ia menyebutkan setiap paket bantuan berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pangan para penerima manfaat.
Dia menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para petugas kebersihan yang dinilainya sebagai pahlawan kebersihan kota.
"Saya senang sekali bertemu dengan para pahlawan kebersihan, menjaga kebersihan lingkungan di Jakarta maupun di lingkungan Bulog," tutur Rizal.
"Tanpa mereka kita tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi kota kita. Karena itu, sudah sepatutnya kita memberikan perhatian dan penghargaan,” tambah Rizal.
"Harapan kami, Bulog semakin dekat dengan rakyat, semakin profesional, semakin maju dan terus memberikan pelayanan terbaik untuk bangsa dan negara,” ucapnya.
Melalui Program Bulog Peduli Aksi Berbagi, perusahaan menegaskan komitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin kedua yaitu Tanpa Kelaparan, melalui upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan kelompok rentan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan hingga pertengahan awal Mei 2026, penyerapan gabah petani di dalam negeri telah mencapai 2,4 juta ... [524] url asal
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan hingga pertengahan awal Mei 2026, penyerapan gabah petani di dalam negeri telah mencapai 2,4 juta ton setara beras untuk penguatan cadangan beras pemerintah (CBP).
Rizal mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari target nasional sebesar 4 juta ton setara beras pada 2026 sebagaimana penugasan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas pasokan dalam negeri.
"Dan sampai tanggal 6 Mei ini (2026), kami sudah mencapai lebih dari 2,4 juta ton (penyerapan gabah setara beras). Jadi hampir mencapai sekitar 60 persen dari total target 4 juta ton," kata Rizal di Jakarta, Rabu.
Dia menekankan itu saat berbincang bersama sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dalam peninjauan langsung kondisi riil stok cadangan beras pemerintah yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Rizal menyampaikan keberhasilan tersebut didukung sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kementerian Pertanian, serta aparat TNI/Polri yang terlibat langsung dalam mengawal penyerapan di lapangan.
Bulog juga menerapkan kebijakan penyerapan gabah dan beras dengan standar kualitas tertentu, yakni hanya hasil panen yang telah mencapai usia optimal untuk menjaga mutu produk yang dihasilkan.
Pendekatan itu memastikan beras yang diserap memiliki tingkat kematangan yang baik sehingga menghasilkan kualitas lebih tinggi saat diproses dan disimpan dalam jangka waktu tertentu.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada awak media usai menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto
Dalam upaya mencapai target, Bulog menerapkan strategi pentahelix dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk akademisi dan media sebagai bagian dari pengawasan serta transparansi kinerja.
Selain itu, mahasiswa juga didorong berperan aktif sebagai pengawas independen melalui kegiatan edukatif dan kunjungan lapangan guna memahami langsung sistem logistik pangan nasional.
Bulog saat ini mengelola jaringan gudang yang tersebar luas di seluruh Indonesia untuk menyimpan cadangan beras pemerintah sebagai bagian dari sistem distribusi dan stabilisasi pangan.
Ia menyebutkan total gudang yang dimiliki mencapai 1.555 unit dengan kapasitas penyimpanan sekitar 3,7 juta ton, sehingga sebagian kebutuhan tambahan dipenuhi melalui penyewaan gudang eksternal.
Untuk mengakomodasi peningkatan stok, Bulog menyewa fasilitas tambahan dengan kapasitas mendekati 2 juta ton guna memastikan seluruh hasil serapan gabah petani dapat diserap dengan baik.
Pemerintah juga memberikan dukungan pembangunan 100 gudang baru pada 2026 yang diprioritaskan di wilayah terdepan seperti Nias, Natuna, dan Morotai untuk memperkuat distribusi logistik nasional.
Langkah itu sekaligus ditujukan untuk menjangkau daerah yang belum memiliki fasilitas penyimpanan memadai sehingga distribusi cadangan beras dapat lebih merata dan efisien.
Secara keseluruhan, tambah Rizal, stok beras nasional yang dikelola BUMN pangan tersebut saat ini telah mencapai sekitar 5,23 juta ton dan dinilai cukup untuk menjaga ketahanan pangan hingga tahun mendatang.
Bulog menegaskan seluruh beras yang disimpan merupakan milik pemerintah sebagai cadangan pangan nasional yang terdiri dari beras premium dan medium untuk kebutuhan stabilisasi harga serta bantuan masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kualitas 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional tetap terjaga melalui ... [373] url asal
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kualitas 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional tetap terjaga melalui pengelolaan optimal guna menjamin ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan masyarakat.
"Jadi kepala gudang kita itu punya namanya SOP, standar operasional prosedur. SOP-nya itu ada yang namanya SOP pemeliharaan harian gudang, mingguan, bulanan bahkan sampai dengan pemeliharaan triwulan," kata Rizal di Jakarta, Rabu.
Dia menekankan itu saat berbincang bersama sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dalam peninjauan langsung kondisi riil stok cadangan beras pemerintah yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dia menjelaskan setiap hari, petugas gudang melakukan pembersihan, pengecekan kondisi beras serta langkah preventif seperti penyemprotan untuk menghindari potensi gangguan hama dan menjaga kebersihan lingkungan gudang.
Untuk mengatasi hama seperti kutu, Bulog rutin melakukan fumigasi setiap tiga bulan sekali dengan metode khusus agar hama mati tanpa merusak kualitas beras yang disimpan.
Selain itu, pengendalian hama tikus juga dilakukan melalui sistem pengawasan dan tindakan pencegahan berlapis guna memastikan beras tetap aman selama masa penyimpanan di gudang Bulog.
"Nah itu sudah ada standardnya. Setiap hari contoh yang harian saja, setiap kepala gudang dengan anak buahnya itu pagi harus buka gudang sambil bersihkan, kemudian kalau perlu spraying-spraying. Kemudian nanti mengecek kira-kira ada nggak indikasi hama dan lain sebagainya," beber Rizal.
Selan itu, apabila ditemukan penurunan mutu beras setelah penyimpanan lebih dari enam hingga delapan bulan, Bulog melakukan proses reprocessing untuk memperbaiki kualitas melalui pemolesan dan pembersihan kembali.
Tak hanya itu, Bulog juga bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam mengembangkan teknologi penyimpanan agar beras dapat bertahan lebih dari dua tahun dengan kualitas tetap terjaga baik.
"Nah ini teknologinya akan kita terapkan untuk di gudang-gudang baru yang ada nanti, ada di Morotai dan lain sebagainya seperti itu. Mudah-mudahan nanti gudangnya lebih modern dan lebih baik," ucap Rizal.
Bulog menegaskan seluruh beras yang disimpan di gudang merupakan beras milik pemerintah sebagai cadangan pangan nasional, bukan berasal dari pihak swasta maupun kepentingan komersial lainnya.
Beras yang dikelola tersebut mencakup beras premium dan medium yang disiapkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk stabilisasi harga dan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.