Bisnis.com, JAKARTA - Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dikabarkan segera mengajukan pengadaan kendaraan operasional roda dua untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pembelian motor listrik tersebut diberikan untuk menunjang tugas SPPG dalam melakukan peninjauan kinerja di lapangan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan bahwa pihaknya belum memberikan kendaraan operasional tersebut secara resmi karena masih dalam pengurusan administrasi sebagai barang milik negara (BMN).
“Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan," ujar Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, dikutip dari Antaranews.
Kendaraan roda dua berkelir biru muda tersebut terlihat sudah mendarat di Indonesia. Kendaraan tersebut diduga kuat adalah motor listrik Trail Emmo JVX GT dan juga motor listrik metik Emmo JVH Max.
Total Jumlah Pengadaan
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa total pengadaan motor listrik untuk SPPG sebanyak 25.000 untuk tahun 2025.
“Informasi 70.000 unit [motor listrik] itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” kata Dadan dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).
Diberikan untuk Jangkau Wilayah Sulit
Dadan mengatakan pengadaan motor listrik untuk SPPG dilakukan agar distribusi MBG bisa menjangkau daerah yang aksesnya sulit.
"Program ini kan menjangkau daerah-daerah yang akan sangat sulit, menjangkau desa-desa, daerah-daerah yang memang hanya bisa dengan motor," tambahnya.
Masuk Pengadaan Tahun 2025
Dadan menuturkan proses realisasi pengadaan motor dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” terangnya.
Hal ini juga dijelaskan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang mengatakan bahwa anggaran sepeda motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak ada dalam pengadaan tahun ini, namun di 2025.
"Yang jelas tahun ini tidak ada, barusan saya cek lagi," kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ketika ditemui jelang taklimat menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
"Itu anggaran tahun lalu, tahun ini tidak ada," tegas Purbaya.
Spesifikasi Motor Listrik Emmo JVX GT
Mengacu data di Inaproc, motor listrik Emmo JVX GT dibekali motor berdaya 7.000 watt (peak power) dengan transmisi BLDC. Konfigurasi tersebut memungkinkan kendaraan mencapai kecepatan maksimum hingga 85 km per jam.
Selain itu, model ini dilengkapi Smart Gearbox yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengoptimalkan torsi. Sistem tersebut ditujukan menjaga performa kendaraan tetap stabil pada berbagai kondisi penggunaan.
Dari sisi baterai, kendaraan ini menggunakan kapasitas 72 volt 31 Ah. Dengan spesifikasi tersebut, Emmo JVX GT diklaim mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian, serta mendukung fitur fast charging dengan waktu pengisian sekitar 1,5 jam.
Secara dimensi, motor ini memiliki panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, dan tinggi 1.150 mm. Ground clearance mencapai 320 mm, sedangkan bobot kosong tercatat 110 kilogram dengan kapasitas angkut hingga 200 kilogram.
Untuk aspek keselamatan, kendaraan ini dilengkapi sistem pengereman double disc brake pada roda depan dan belakang yang dipadukan dengan fitur CBS. Motor ini juga menggunakan ban dual purpose berukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang untuk menunjang penggunaan di berbagai kondisi jalan.
Berdasarkan data Inaproc, harga motor listrik Emmo JVX GT tercantum sebesar Rp49,95 juta dan sudah termasuk PPN 12%. Namun demikian, harga tersebut masih berstatus off the road.
Sementara itu, merujuk laman resmi Emmo, harga motor listrik tersebut dipatok sekitar Rp56,8 juta. Kendaraan ini disebut telah diproduksi secara lokal dengan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 48,5%.