#30 tag 24jam
AQUA Genjot Strategi Hulu-Hilir untuk Pertahankan Posisi di Industri AMDK
AQUA memperkuat posisi di industri AMDK lewat integrasi hulu-hilir, konservasi sumber air, dan pengawasan kualitas produk berkelanjutan. [389] url asal
(WE Finance - Ekbis) 11/05/26 21:00
v/218297/
Warta Ekonomi, Jakarta -AQUA memperkuat posisi di industri air minum dalam kemasan (AMDK) melalui strategi bisnis terintegrasi dari hulu hingga hilir yang mencakup perlindungan sumber air, pengawasan kualitas produk, hingga edukasi hidrasi kepada konsumen.
Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas produk, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan, khususnya di kalangan generasi muda.
Marketing Director AQUA Adisti Nirmala mengatakan kualitas produk tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber air dan keberlanjutan ekosistem yang mendukung operasional perusahaan.
“Kami percaya kualitas produk tidak terlepas dari kualitas sumbernya. Karena itu, komitmen kami tidak hanya menghadirkan air minum berkualitas, tetapi juga memastikan keberlanjutan ekosistem air yang menjadi fondasinya,” ujar Adisti dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Menurut dia, strategi tersebut dijalankan melalui integrasi pengelolaan sumber daya air, proses produksi, hingga kampanye hidrasi bertajuk Kaum Adem yang menyasar generasi muda.
AQUA menyebut produk air minumnya berasal dari sumber air pegunungan terlindungi dengan kandungan mineral alami yang dijaga keseimbangannya. Untuk menjaga konsistensi kualitas, perusahaan menerapkan pengawasan ketat dalam proses produksi, termasuk pengujian lebih dari 650 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi.
Perusahaan juga menyatakan proses produksi dilakukan tanpa sentuhan tangan dan melalui ratusan tahapan pengujian untuk menjaga keamanan serta konsistensi produk.
Dalam mendukung keberlanjutan operasional, AQUA menerapkan pendekatan konservasi berbasis ekosistem bersama masyarakat di sejumlah daerah sumber air. Salah satu implementasi dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur, Klaten, melalui perlindungan kawasan resapan, praktik pertanian berkelanjutan, dan penguatan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Senior Manager Public Affairs & Sustainability AQUA Jeffri Ricardo mengatakan upaya konservasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas sumber daya air jangka panjang.
“Air yang baik tidak diciptakan secara instan, tetapi dijaga sejak dari alamnya. Upaya konservasi yang dilakukan bersama masyarakat menjadi kunci untuk memastikan kualitas air tetap konsisten dari waktu ke waktu,” katanya.
AQUA menilai pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kualitas produk sekaligus mendukung ketahanan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan air minum kemasan nasional.
Selain penguatan di sisi produksi dan konservasi, perusahaan juga menjalankan kampanye Kaum Adem untuk mendorong kebiasaan hidrasi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Kampanye tersebut diarahkan untuk memperkuat keterhubungan produk dengan kebutuhan konsumen, khususnya generasi muda yang semakin memperhatikan isu kesehatan dan keseimbangan hidup.
Berdasarkan uji produk terhadap 3.000 konsumen di tujuh kota besar di Indonesia, AQUA menyebut 9 dari 10 responden merasakan produk terasa dingin dan segar meski tanpa didinginkan.
Merawat Air, Menghidupkan Ekonomi
Bagi warga sekitar Merapi, konservasi air tak berhenti pada urusan lingkungan semata. [902] url asal
#aqua #merapi #gunung-merapi #konservasi-air
(Kompas.com - Money) 08/05/26 13:16
v/215490/
KOMPAS.com - Di lereng Gunung Merapi, air tidak lagi sekadar mengalir turun menuju sungai. Air dijaga, ditahan, lalu dikembalikan perlahan ke dalam tanah.
Dari area hulu itu, manfaat air mengalir jauh. Menyuburkan sawah, menghidupkan wisata sungai, hingga menciptakan sumber ekonomi baru.
Bagi warga sekitar Merapi, konservasi air tak berhenti pada urusan lingkungan semata. Tapi ada dampak ekonomi yang tumbuh perlahan dan dirasakan secara nyata.
Kesadaran Sederhana
Semua berawal dari kesadaran sederhana: Air hujan tidak boleh langsung habis mengalir ke sungai. Dorongan muncul berkat pengalaman pahit dan keinginan untuk berubah lebih baik.
Bagi warga Desa Mriyan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali misalnya, longsor dan kesulitan air saat kemarau selalu jadi ancaman setiap tahun. Kondisi lereng yang curam dan pola pertanian jadi pemicunya.
Dulu sebagian besar warga menanam hortikultura seperti sayur-sayuran dengan pola lama yang membuat air langsung turun membawa erosi.
“Tapi sekarang kami membuat air tidak langsung meresap dulu ke tanah,” ujar Painu, petani setempat, Selasa (5/5/2026).
Perubahan dilakukan lewat berbagai metode konservasi. Petani mulai menerapkan penanaman mengikuti kontur lahan, membuat terasering, menanam rumput strip di tiap bidang tanah, hingga membuat rorak atau lubang untuk menahan air hujan.
Dampaknya perlahan terasa. Tanah menjadi lebih stabil, risiko longsor berkurang. Saat musim kemarau, cadangan air jadi lebih terjaga.
Tapi yang menarik, konservasi tidak membuat petani kehilangan sumber penghasilan lama. Masyarakat justru mencari titik kompromi agar konservasi tetap berjalan tanpa mengorbankan ekonomi.
“Dulu pendapatan utama hanya dari menanam mawar dan tembakau, sekarang ada tambahan dari menanam kopi,” kata Painu sembari tersenyum, sambil mengajak untuk menikmati seduhan kopi Gumuk Merapi.
KOMPAS.com/ Yoga Sukmana Penanaman kopi di lerang Gunung Merapi yang jadi bagian dari konservasi air Merapi, Selasa (5/5/2026).Bukan hanya itu. Warga juga menerima insentif ekonomi berupa pembayaran jasa lingkungan dari perusahaan di hilir yang memanfaatkan air.
Skema ini membuat konservasi air memiliki nilai ekonomi nyata. Semakin baik pengelolaan lahannya, mulai dari jumlah pohon hingga metode pengolahan tanah, semakin besar manfaat ekonomi yang diterima petani.
Perubahan memang tidak terjadi instan. Edukasi kepada masyarakat membutuhkan waktu sekitar dua tahun sejak dimulai pada 2016.
Awalnya warga cenderung netral dan belum memahami manfaat konservasi. Namun pengalaman menghadapi longsor di lahan dengan kemiringan mencapai 45 derajat menjadi titik balik kesadaran warga.
Di hilir, manfaat konservasi air juga terasa melalui praktik pertanian regeneratif di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
Lilik Sri Haryanto, petani penggerak pertanian regeneratif, menyebut tanah yang sehat bekerja layaknya spons. Semakin banyak bahan organik di dalam tanah, semakin besar kemampuan tanah menyimpan air.
Karena itu, pola pertanian di Karanglo kini tidak lagi bergantung pada genangan air terus-menerus. Petani menerapkan sistem pengairan selang-seling agar penggunaan air lebih efisien.
Dampaknya bukan hanya penghematan air hingga 40 persen, tetapi juga mengurangi konflik rebutan air antarpetani.
“Sekarang sudah tidak ada lagi berantem antarpetani karena pembagian air lebih jelas,” ujarnya.
Di saat yang sama, penggunaan pestisida kimia mulai dikurangi. Petani membuat pupuk organik sendiri dari rumput, air kelapa, hingga pisang untuk menjaga mikroorganisme tanah tetap hidup.
Hasil panennya pun berubah. Beras menjadi lebih pulen, lebih tahan lama, dan dinilai lebih sehat karena minim residu kimia.
Bagi warga, konservasi air akhirnya bukan lagi dipandang sebagai kewajiban lingkungan semata, melainkan cara menjaga masa depan ekonomi pertanian mereka.
Ekonomi Baru
Jika di hulu konservasi menjaga air tetap tersimpan di tanah, maka di wilayah tengah dan hilir konservasi menghadirkan ekonomi baru lewat wisata sungai.
Di kawasan Kali Pusur, Klaten, sungai yang dulu sempat kotor kini berubah menjadi destinasi wisata berbasis alam bernama New Rivermoon.
“Dulu orang takut ke sungai. Setelah dibersihkan, masyarakat mulai kembali datang,” ujar Managing Director New River Moon, Prakosa, Senin (4/5/2026).
Dari proses membersihkan sungai itulah lahir New Rivermoon pada 2017 dengan konsep river tubing dan outbound.
Bisnis tersebut sempat terpukul pandemi Covid-19 dan harus tutup selama setahun. Namun mereka bertahan dengan membuka restoran ketika wisata air belum diizinkan beroperasi.
Kini, New Rivermoon berkembang menjadi destinasi wisata alam yang memberdayakan masyarakat sekitar. Sebanyak 100 persen pemandu sungai berasal dari warga lokal, sementara sekitar 85 persen total pekerja merupakan masyarakat sekitar desa.
Konservasi sungai menjadi fondasi utama bisnis ini. Sebab bagi pengelola, wisata alam hanya bisa bertahan jika lingkungan tetap bersih.
Karena itu, pengelolaan sampah dilakukan dengan prinsip zero waste. Sampah dipilah, limbah cair diolah menggunakan IPAL komunal, dan penggunaan plastik perlahan dikurangi dengan paperbag.
KOMPAS.com/ Yoga Sukmana Tempat wisata New River Moon sebagai salag satu daerah yang menerima manfaat konservasi air, Senin (4/5/2026).Langkah kecil ini ternyata punya efek ekonomi yang besar. Sungai yang bersih menarik wisatawan datang. Wisatawan menghidupkan restoran, membuka lapangan kerja, serta menciptakan perputaran ekonomi baru bagi warga desa.
Bagi warga, konservasi kini bukan lagi sekadar menjaga lingkungan, tetapi juga bagian dari sumber penghasilan mereka. Lingkungan yang terjaga mampu menjadi fondasi ekonomi masyarakat.
Di balik perubahan di hulu hingga hilir itu, PT Tirta Investama dengan brand Aqua, menjadi salah satu pihak yang ikut membangun skema konservasi bersama warga.
Menurut Sustainable Development and Public Affairs Aqua, Jefri Ricardo, pendekatan yang dilakukan melibatkan masyarakat secara langsung melalui Forum Daerah Aliran Sungai (DAS), pertanian regeneratif, hingga pemberian jasa lingkungan kepada petani.
“Bagi Aqua, menjaga air berarti menjaga kehidupan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” kata Jefri.
Sebab ketika air tetap tersedia, tanah tetap subur, pertanian tetap berjalan, wisata tetap hidup, dan masyarakat memiliki masa depan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangTanah Adem, Pikiran Petani Pun Tenang
Pertanian regeneratif di Desa Karanglo, Klaten, meningkatkan kesuburan tanah dan efisiensi air. Melalui pupuk alami dan pola irigasi bijak, petani menjaga ekosistem demi keberlanjutan pangan. [1,338] url asal
#petani #klaten #aqua #educate-me
(Katadata - Ekonomi Hijau) 06/05/26 21:14
v/213664/
Siang itu, matahari terasa menyengat kulit di tengah hamparan sawah di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Beberapa lahan tampak terairi layaknya sawah-sawah kebanyakan. Sementara sebagian lahan lagi justru tak tergenangi air, meski tanamannya tetap tumbuh menghijau.
Di ujung pematang, seorang pria paruh baya duduk sambil memperagakan beberapa sampel tanah dari lahan sawah di desanya kepada rombongan jurnalis yang datang dari Jakarta. Dengan senyum penuh antusias, ia menjelaskan mengapa tanah itu begitu penting bagi dirinya dan masyarakat sekitar. Bagi Lilik Sri Haryanto, nama pria itu, tanah bukan sekadar media tanam, melainkan ruang hidup yang menentukan masa depan pertanian.
Di bawah program binaan PT Tirta Investama Klaten atau Aqua Klaten, Lilik tampil sebagai salah satu local champion yang menerapkan sistem regenerative agriculture (regagri) atau pertanian regeneratif. Sistem ini menekankan pemulihan kesuburan tanah, pengelolaan air yang efisien, serta pengurangan ketergantungan pada bahan kimia sintetis.
"Jadi dengan sistem reg agri ini, ini tanah kita itu akan menjadi lebih subur. Jika tanah itu subur maka tanamannya pun juga akan subur. Dan ini berkaitan dengan bagaimana kita menjaga kualitas air itu sendiri," ujarnya saat ditemui wartawan di Desa Karanglo, Selasa (6/5/2026).
Istilah local champion atau "pemimpin lokal" sendiri merujuk pada inisiatif yang didukung Aqua untuk mengenali dan membina para pemimpin lokal lewat program CSR, serta mendorong upaya konservasi berbasis komunitas, khususnya di sekitar sumber daya air. Upaya-upaya tersebut berfokus pada pemberdayaan para pemimpin lokal untuk mengelola pembangunan yang berkelanjutan di desa mereka masing-masing.
Lilik mengungkapkan, salah satu perubahan utama yang dirasakan petani lewat program ini adalah meningkatnya kemampuan tanah dalam menyimpan air. Dengan penambahan bahan organik, struktur tanah menjadi lebih gembur dan berfungsi ibarat "spons" yang menyerap air.
Kondisi ini membuat tanah tetap lembap lebih lama, bahkan di masa-masa periode kering. Di bawah permukaan, kelembapan tersebut masih terjaga, membantu tanaman bertahan dari tekanan cuaca ekstrem.
"Dengan penambahan bahan organik itu, di dalam tanah, maka tanah itu seperti spons, yang dia itu bisa menyimpan air," kata Lilik.
Kemampuan menyimpan air ini menjadi semakin penting di tengah perubahan iklim, ketika pola hujan tidak menentu dan risiko kekeringan meningkat.
Pendekatan pertanian regeneratif juga mengubah cara pandang petani terhadap tanah. Tanah tidak lagi dilihat sekadar media tanam, melainkan ekosistem hidup yang dihuni berbagai mikroorganisme.
Organisme ini, kata Lilik, berperan penting dalam mengurai nutrisi dan menjaga keseimbangan lingkungan tanah. Ketika penggunaan pestisida kimia dikurangi, keberadaan mikroorganisme menjadi lebih terjaga.
"Kalau kita lihat tanah itu, sawah itu, itu tidak cuma sekadar tanah. Tapi di situ adalah sebuah proses kehidupan," tuturnya.
Dalam praktiknya, kelompok tani setempat mulai mengembangkan pupuk dan pengendali hama berbasis bahan alami. Salah satunya adalah pupuk cair berbahan dasar air kelapa dan pisang. Pendekatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis yang selama ini umum digunakan.
Lilik menjelaskan, pupuk kimia seperti urea tidak langsung dapat diserap tanaman tanpa melalui proses tertentu di dalam tanah. Peran mikroorganisme menjadi kunci dalam mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan tanaman, yakni ion.
"Siapa sih yang mengubah urea ini menjadi makanan bagi tanaman? Tak lain adalah mikroorganisme tanah," katanya.
Penggunaan bahan kimia secara berlebihan justru berpotensi merusak keseimbangan mikroorganisme tersebut, sehingga berdampak pada kesuburan tanah dalam jangka panjang.
Tak hanya mengembangkan pupuk alami, petani di Desa Karanglo kini juga mengembangkan beberapa varietas baru padi unggulan mereka. Dua di antaranya diberi nama Joko Tarub dan Sri Rama. Kedua jenis padi ini sama-sama memiliki karakteristik batang yang lebih kokoh terhadap terpaan angin. Selain itu, beras yang dihasilkan pun lebih pulen. Bedanya, gabah Joko Tarub lebih ramping, sedangkan Sri Rama bentuknya bulat.
Bagi Lilik, pertanian regeneratif bukan sekadar teknik budi daya, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Ia menilai, kesuburan tanah dan ketersediaan air merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan produksi pangan.
"Kenapa kami memilih reg agri? Tak lain adalah bagaimana kita tetap menjaga kesuburan tanah, kelestarian sumber daya alam, untuk keberlanjutan dari pertanian hidup sendiri," kata dia.
Menurutnya, tanpa upaya menjaga tanah dan air, keberlanjutan pertanian akan terancam. Padahal, sektor ini menjadi penopang utama kebutuhan pangan masyarakat.
Dengan ekosistem yang sehat, hama tanaman juga cenderung lebih terkendali secara alami karena meningkatnya populasi musuh alami.
Mengubah Pola Pengairan, Mengurangi Konflik
Selain tanah, perubahan juga terjadi pada sistem pengelolaan air. Dalam praktik konvensional, sawah umumnya digenangi air secara terus-menerus. Namun metode ini dinilai tidak efisien dan berpotensi memicu konflik antarpetani.
Untuk diketahui, posisi Desa Karanglo berada dalam kawasan Sub-Daerah Aliran Sungai (Sub-DAS) Pusur yang menjadi bagian dari DAS Bengawan Solo. Aliran sub-DAS itu melintasi tujuh kecamatan di Kabupaten Boyolali, 11 kecamatan di Kabupaten Klaten, sertan Kabupaten Sukoharjo. Semua daerah tersebut berada di Jawa Tengah.
Total luas Sub-DAS Pusur dan sekitarnya mencapai 32.615 hektare. Hulu sungainya terletak di lereng Gunung Merapi, tepatnya di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, dan berfungsi sebagai kawasan konservasi serta tangkapan air yang penting. Hal itu dikarenakan tanah di bagian hulu tersebut memiliki porositas tinggi, sehingga memudahkan penyerapan air.
Lilik menuturkan, di beberapa wilayah tengah Sub-DAS Pusur, perebutan air kerap terjadi karena distribusi yang tidak merata. Kondisi itu menciptakan ketegangan di antara petani yang sama-sama membutuhkan air untuk lahan mereka.
Melalui pertanian regeneratif, pola pengairan diubah menjadi berselang. Sawah tidak lagi terus-menerus digenangi, melainkan melalui siklus basah dan kering.
“Nah, setelah kami mengadakan teknik regenerative agriculture ini, bahwa pengairan itu harus selang-seling. Ada kalanya dikeringkan, ada kalanya diairi,” ujar Lilik.
Pendekatan ini dinilai mampu menghemat air sekaligus menciptakan distribusi yang lebih adil di tingkat petani.
Perubahan metode bertani tidak hanya berdampak pada hasil panen, tetapi juga pada kondisi psikologis petani. Tanaman yang tumbuh baik dan tanah yang subur memberikan rasa tenang bagi mereka yang mengelola lahan.
"Kalau petani melihat tanamanya bagus, tanamannya subur, pikirannya mereka juga adem," ujar Lilik.
Rasa "adem" yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan, tetapi juga perasaan aman karena hasil pertanian lebih terjamin dengan ketersediaan air yang melimpah.
Di tengah dorongan menuju pertanian berkelanjutan, perubahan dari sistem berbasis kimia ke praktik yang lebih sehat masih menjadi tantangan besar di tingkat petani. Persoalannya bukan semata soal teknik bercocok tanam yang digunakan, tetapi juga menyangkut kebiasaan, kenyamanan, dan pertimbangan ekonomi yang sudah mengakar.
Salah satu petani Karanglo, Yono, mengungkapkan bahwa proses transisi tersebut tidaklah mudah. "Petani itu untuk berubah dari sistem kimia menjadi sehat itu tidak gampang," ujarnya.
Menurut penuturan Yono, dalam realitasnya masih banyak petani yang bertahan pada pola lama yang dianggap lebih praktis. Salah satu alasan utamanya adalah persepsi bahwa pertanian kimia memberikan hasil yang lebih cepat dan mudah.
Sistem tersebut dinilai lebih ringan dijalankan dan memberikan keuntungan dalam waktu singkat, sehingga membuat petani enggan mengambil risiko beralih ke metode yang lebih alami. Di sisi lain, pertanian sehat membutuhkan proses yang lebih panjang dan usaha yang tidak sedikit, mulai dari pengolahan lahan hingga pembuatan pupuk organik secara mandiri.
Namun di balik itu, muncul kesadaran akan dampak jangka panjang yang tidak bisa diabaikan. Yono pun menyoroti risiko yang akan ditanggung generasi berikutnya jika praktik saat ini tidak berubah.
"Saya kasihan sama anak cucu kita. Kalau yang kita konsumsi tidak sehat, lama-lama tanah juga rusak," tuturnya.
Kekhawatiran Yono menjadi refleksi penting bahwa keberlanjutan bukan hanya soal hasil hari ini, tetapi juga masa depan lingkungan dan pangan.
Menariknya, wilayah tempat mereka bertani justru memiliki kondisi alam yang sangat mendukung. Ketersediaan air yang melimpah menjadi keunggulan tersendiri yang jarang dimiliki daerah lain.
"Kalau di sini tidak pernah kekeringan. Airnya banyak, sumbernya juga banyak," ujarnya.
Stakeholder Relation Manager Aqua Klaten, Rama Zakaria menuturkan, program regenerative agriculture atau juga disebut regenerative farming binaan perusahaan di Sub-DAS Pusur sampai sejauh ini telah melibatkan 309 petani di 10 desa. Luas lahan budi daya padi sehat mencapai lebih dari 45 hektare.
Selain itu, dalam program ini juga dilakukan normalisasi jaringan irigasi sepanjang lebih dari 6.000 meter yang memberikan manfaat bagi lebih dari 900 petani.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap sumber daya alam, praktik seperti yang dilakukan di Desa Karanglo menunjukkan bahwa perubahan di tingkat petani dapat menjadi bagian dari solusi yang lebih besar.
"Pendekatan ini tidak hanya menyasar produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan dan sosial di tingkat lokal," ujarnya.
Citilink dan AQUA Luncurkan Livery Khusus Sambut Angkutan Lebaran 2026
Citilink dan AQUA meluncurkan livery "Semangat Gerak!" untuk menyambut Angkutan Lebaran 2026. [391] url asal
(Bisnis.Com - Ekonomi) 14/02/26 16:16
v/136948/
Bisnis.com, TANGERANG — PT Citilink Indonesia dan AQUA berkolaborasi menghadirkan livery atau desain khusus bertajuk Semangat Gerak!, yang sekaligus dalam rangka menyambut Ramadan dan Lebaran.
Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran Livery Citilink x AQUA yang dilakukan di Hanggar GMF, Soekarno-Hatta, Indonesia pada Jumat (13/2/2026).
Direktur Utama PT Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro menyampaikan, pesawat ini segera beroperasi usai peluncuran ke berbagai destinasi di domestik maupun internasional. Pesawat dengan livery khusus ini akan turut serta membawa penumpang dalam mudik/balik Lebaran 2026.
“Ini untuk kita persiapkan nanti saat peak season masuk ke Ramadan dan Lebaran,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Dirinya menegaskan bahwa dengan keberadaan 41 pesawat yang saat ini Citilink operasikan dapat memberikan konektivitas bagi masyarakat Indonesia yang akan mudik ke kampung halaman.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, Darsito menyampaikan bahwa Citilink telah mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan sebanyak 20 penerbangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Semula rata-rata terdapat sebanyak 230 penerbangan per hari, nantinya akan ada 250 penerbangan per hari berbagai tujuan domestik maupun internasional.
Livery Semangat Gerak!
Citilink dan AQUA memandang bepergian sebagai bagian dari gaya hidup dan keseharian, bukan sekadar perjalanan melepas lelah atau liburan.
Melalui pesawat Citilink Airbus A320 dengan livery khusus ini, kolaborasi Semangat Gerak! mengajak masyarakat untuk terus bergerak dengan kepedulian terhadap diri sendiri dan masa depan, sekaligus menghadirkan pengalaman terbang yang sehat, nyaman dan berkelanjutan.
VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, AQUA percaya bahwa kesegaran berawal dari tubuh yang terjaga dan siap untuk terus bergerak. Oleh karena itu, AQUA berkomitmen memenuhi kebutuhan hidrasi keluarga Indonesia melalui air mineral yang sehat dengan kandungan mineral alami yang terjaga.
“Terlebih saat bepergian dan berpetualang, tubuh membutuhkan asupan hidrasi yang cukup dan berkualitas agar tetap nyaman dan siap menjalani perjalanan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Marketing Director AQUA Adisti Nirmala menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan salah satu strategi untuk membangun kedekatan emosional antara AQUA dengan konsumen.
“Livery ini bukan sekadar ilustrasi, melainkan visualisasi cerita tentang perjalanan yang menyegarkan dan penuh makna. Bahasa visual yang dekat dengan generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus bergerak, menjaga diri, dan peduli pada masa depan,” tambahnya,
Untuk diketahui, identitas visual pesawat ini dihidupkan oleh GULA, yang memiliki nama asli Teguh Septian Arifianto, ilustrator lokal yang dikenal melalui gaya ilustrasi yang ekspresif, penuh warna, dan dekat dengan keseharian. Karyanya kerap menghadirkan cerita tentang kehidupan
Program Lucky Wheels, AQUA Elektronik Hadiahkan Pelanggan Toyota Avanza
AQUA Elektronik menghadirkan Program Lucky Wheels, sebuah program undian berhadiah yang dirancang sebagai bentuk apresiasi nyata bagi customer setia. AQUA Elektronik... | Halaman Lengkap [397] url asal
#bagi-hadiah #grand-prize #peralatan-elektronik #layanan-pelanggan #aqua-elektronik
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/02/26 20:25
v/129860/
JAKARTA - AQUA Elektronik menghadirkan Program Lucky Wheels, sebuah program undian berhadiah yang dirancang sebagai bentuk apresiasi nyata bagi customer setia. Program Lucky Wheels merupakan bagian dari strategi AQUA Elektronik untuk mendorong peningkatan penjualan sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan di seluruh Indonesia.Program ini berlangsung sepanjang Agustus hingga Desember 2025 dengan beragam hadiah menarik, mulai dari e-voucher, produk AQUA Elektronik, trip ke Bali, hingga grand prize berupa 1 unit mobil Toyota Avanza.
Program ini terbuka bagi seluruh customer yang melakukan pembelian produk-produk unggulan AQUA Elektronik, mencakup kategori kulkas, mesin cuci, TV, AC, hingga berbagai produk elektronik rumah tangga lainnya.
Head of Retail Department AQUA Elektronik Indonesia, Wu Wei, mengatakan, Lucky Wheels dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan elektronik rumah tangganya kepada AQUA. ”Hadiah utama berupa 1 unit Toyota Avanza ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih bernilai sekaligus memperkuat kedekatan emosional antara merek dan customer,” katanya dalam siaran tertulis, Minggu (8/2/2026).
Melalui proses pengundian digital yang telah disahkan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial, customer asal Jakarta atas nama Megawati terpilih sebagai pemenang Grand Prize dan berhak membawa pulang 1 unit Toyota Avanza. Pemenang melakukan pembelian di Electronic City SCBD, dengan transaksi berupa 1 unit TV AQUA 98S90 dan 4 unit AC AQUA 9FQDL. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa Program Lucky Wheels memberikan dampak positif dan keuntungan lebih bagi customer.
Melalui Program Lucky Wheels, AQUA Elektronik tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan (sell-out), tetapi juga membangun keterlibatan yang lebih kuat antara brand, customer, serta jaringan penjualan. Dengan mengombinasikan kualitas produk, jaringan penjualan yang luas, serta program apresiasi yang menarik, AQUA Elektronik terus mempertegas posisinya di pasar elektronik Indonesia.
“Melalui program ini, kami tidak hanya mendorong peningkatan penjualan, tetapi juga mendukung performa mitra bisnis di seluruh Indonesia. Lucky Wheels terbukti efektif dalam meningkatkan traffic toko sekaligus menciptakan antusiasme customer dalam berbelanja produk AQUA Elektronik,” tambahnya.
Ke depannya, AQUA Elektronik berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program inovatif dengan produk berkualitas tinggi. Juga memberikan nilai tambah melalui beragam bentuk apresiasi bagi customer setia di seluruh Indonesia.
Megawati sama sekali tidak menyangka bisa memenangkan hadiah utama Toyota Avanza dari Program Lucky Wheels. Awalnya dia membeli produk AQUA karena kualitasnya sudah terbukti dan sesuai kebutuhan keluarga. ”Program ini benar-benar memberikan nilai tambah, belanja jadi lebih menguntungkan dan menyenangkan. Terima kasih AQUA Elektronik atas apresiasi yang luar biasa ini,” ujarnya.
AQUA Dukung Kenyamanan Jamaah dalam Acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia di Masjid Istiqlal
Masyarakat dari berbagai wilayah memadati Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (27.12.2025), untuk menghadiri acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Doa Bangsa... | Halaman Lengkap [452] url asal
#aqua #cahaya-hati-indonesia #masjid-istiqlal
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 01/01/26 12:27
v/90520/
Masyarakat dari berbagai wilayah memadati Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (27/12/2025), untuk menghadiri acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Doa Bangsa untuk Sumatra”. Kehadiran jamaah sejak sore hari mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat dalam mengikuti kegiatan doa dan refleksi kebangsaan tersebut.Berdasarkan pantauan di lokasi, jamaah mulai berdatangan sejak sore dan memanfaatkan area pelataran Masjid Istiqlal sembari menunggu acara dimulai. Suasana kebersamaan tampak kental, dengan jamaah yang saling berinteraksi dan mengabadikan momen di kawasan masjid.
Dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan kegiatan, AQUA turut berpartisipasi sebagai mitra pendukung dengan menyediakan hidrasi bagi para jamaah. Dukungan tersebut dihadirkan untuk membantu jamaah tetap nyaman selama mengikuti rangkaian acara yang berlangsung hingga malam hari.
“Kami mengapresiasi Masjid Istiqlal sebagai tuan rumah, iNews atas kolaborasi yang luar biasa, serta seluruh jamaah yang hadir, yang telah turut mendoakan bangsa. Di momen doa dan refleksi kebangsaan ini, AQUA berkomitmen mendukung kenyamanan jamaah melalui penyediaan hidrasi sehat, sekaligus melanjutkan ikhtiar kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra Utara. Dukungan di Masjid Istiqlal ini melengkapi rangkaian bantuan yang AQUA jalankan sepanjang Desember bersama para mitra, termasuk MNC Peduli, mulai dari pasokan air minum dalam kemasan, nutrisi siap minum, air bersih, hingga dukungan logistik lainnya. Semoga doa dan ikhtiar kita bersama ini dapat meringankan beban mereka yang terdampak dan memperkuat semangat kebersamaan bagi bangsa Indonesia,” ungkap Vera Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia.
Salah satu jamaah asal Bekasi, Ani (47), mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarga dan rekan untuk mengikuti kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia secara utuh.
“Saya datang dari Bekasi bersama anak dan teman-teman untuk mengikuti Cahaya Hati di Masjid Istiqlal,” ujar Ani.
Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya acara, termasuk AQUA, sehingga jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman.
“Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung, termasuk AQUA, sehingga acara berjalan dengan baik dan jamaah merasa terbantu,” tuturnya.
Usai pelaksanaan salat Magrib berjamaah, rangkaian kajian Cahaya Hati Cahaya Indonesia pun dimulai. Jamaah mengikuti doa dan tausiah dengan khusyuk, ditemani dukungan hidrasi yang disediakan bagi peserta kegiatan.
Kajian ini diisi oleh sejumlah tokoh agama, di antaranya Habib Ghasim bin Ja’far Assegaf, Habib Abdallah, Habib Nabiel Al Musawa, Habib Jindan bin Novel, serta Ustadz Amir Faishol dan Ustadz Abdul Kaafi.
Sebagai informasi, Cahaya Hati Cahaya Indonesia menghadirkan ruang doa dan refleksi kebangsaan bagi Aceh dan Sumatra sebagai wujud empati nasional. Melalui doa dan tausiah, kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan, kekuatan, dan harapan bagi masyarakat yang terdampak musibah.
Acara Doa Bangsa untuk Sumatra merupakan kolaborasi iNews Media Group dengan Majelis Ta’lim Nurul Musthofa bin Ja’far Assegaf, Majelis Rasulullah SAW, serta Pondok Pesantren Al-Fachriyah, dan dijadwalkan dihadiri Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar.
Pengamat Nilai Galon Guna Ulang PET Efektif Kurangi Sampah Plastik
Penggunaan galon guna ulang PET dinilai jauh lebih ramah lingkungan dibanding galon sekali pakai pakai. Galon guna ulang mampu menekan timbulan sampah plastik,... | Halaman Lengkap [583] url asal
#galon-minuman #galon-isi-ulang #danone-aqua #produsen-air-mineral #sampah-plastik
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 31/12/25 13:38
v/89667/
JAKARTA - Penggunaan galon guna ulang PET dinilai jauh lebih ramah lingkungan dibanding galon sekali pakai pakai. Galon guna ulang mampu menekan timbulan sampah plastik, menurunkan emisi karbon, dan mendukung ekonomi sirkular.Pemakaian galon jenis ini menjadi strategi produsen air mineral Aqua dalam mengurangi dampak lingkungan yang diakibatkan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
Data terbaru dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SIPSN KLHK), 2024 Indonesia menghasilkan sekitar 34,63 juta ton timbulan sampah, termasuk 9,9 juta ton sampah plastik yang menyumbang tekanan besar terhadap TPA dan ekosistem lingkungan.
"Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun," kata Kepala Klaster Kajian Pembangunan Berkelanjutan Daya Makara Universitas Indonesia (DMUI) Bisuk Abraham Sisungkunon, Rabu (31/12/2025).
Pernyataan itu didasari pada riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) FEB UI, bahwa tanpa adanya kemasan galon guna ulang, 7 dari 10 konsumen akan memakai kemasan sekali pakai. Dengan demikian, hal ini akan berpotensi meningkatkan timbulan sampah kemasan sekali pakai hingga 770.000 ton per tahun.
"Akibatnya, emisi sampah plastik akan bertambah hingga 1.655.500 ton per tahun," kata peneliti ekonomi lingkungan, LPEM UI ini.
Abraham menyebut, dunia internasional yang saat ini tengah berupaya menekan volume sampah plastik yang kian menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mencemari ekosistem. Galon guna ulang dirancang untuk dipakai berulang kali sehingga menekan timbulan sampah plastik dengan signifikan.
Berbeda dengan galon sekali pakai yang segera dibuang setelah air di dalam kemasannya habis sehingga menambah timbunan sampah di lingkungan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sudah memastikan keamanan fungsi galon guna ulang.
Abraham mengatakan, pemakaian galon guna ulang sejalan dengan misi pemerintah mengurangi jumlah sampah. Pemanfaatan galon guna ulang merupakan bentuk implementasi Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant (5R).
"Memakai galon guna ulang membantu mengurangi timbunan sampah plastik yang saat ini masih banyak tidak tertangani secara berkelanjutan. Sampah kerap dibakar, dikubur, dibuang ke air ataupun dibuang langsung ke tanah," katanya.
Abraham menambahkan, memakai galon guna ulang juga dapat mengurangi jejak karbon dan efisiensi penggunaan sumber daya karena tidak perlu terus-menerus membuat kemasan baru. Desain PET yang lebih ringan turut mendukung efisiensi logistik dan distribusi.
Abraham mengatakan, pemakaian galon guna ulang sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mengurangi volume sampah plastik hingga 30% dan meningkatkan penanganan sampah hingga 70% pada 2025, memperkuat peran inovasi kemasan dalam mengatasi tantangan lingkungan jangka panjang.
Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan produsen air mineral tersebut mendukung upaya Pemerintah Indonesia menanggulangi sampah plastik. Dia mengatakan, sudah sejak lama perusahaan tersebut memproduksi air minum dengan kemasan galon guna ulang yang praktiknya telah sepenuhnya sirkular.
"Dalam mengurangi kebocoran sampah plastik di laut, perusahaan secara konsisten mengimplementasikan pendekatan bisnis yang komprehensif dengan tiga fokus utama yaitu, pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah plastik, edukasi bagi konsumen untuk turut bertanggung jawab atas sampah dan inovasi atas kemasan yang digunakan, termasuk kemasan galon guna ulang," katanya.
Dia mengatakan, melalui model bisnis guna ulang, perusahaan tersebut berkomitmen untuk dapat menghadirkan produk air minum yang berkualitas sekaligus mengurangi timbulan sampah yang mungkin terjadi. Dia mengatakan, galon guna ulang dapat meminimalisir dampak terhadap lingkungan dengan lebih rendah karbon, serta lebih efisien dalam penggunaan air dan plastik.
Salah satu pengguna galon guna ulang PET asal Depok, Yustinus menilai kemasan tersebut ramah lingkungan karena dapat dipakai berulang. Menurutnya, keberadaan galon tersebut bisa mengurangi timbunan sampah di lingkungannya.
"Galon bening sangat bagus dan ramah lingkungan jadi tidak nyampah. keluarga dirumah kami senang dengan adanya galon bening ini karena isinya jadi terlihat lebih jernih," katanya.
Danone Indonesia Lanjutkan Misi Kemanusiaan untuk Bencana Sumatra, Fokus ke Aceh Tamiang
Banyak pengungsi bertahan di tenda darurat dengan keterbatasan logistik. [502] url asal
#danone-indonesia #nilai-nilai-danone #mdmc #produk-aqua #mengidentifikasi-kebutuhan #kebutuhan-dasar #keterbatasan-logistik
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG -- Sejak awal bencana melanda Sumatra, Danone Indonesia hadir mendukung masyarakat terdampak. Komitmen ini bukan sekadar bantuan darurat, tetapi menjalankan nilai-nilai Danone untuk selalu hadir bersama Indonesia secara berkelanjutan.
Berdasarkan data BNPB per 22 Desember 2025, tercatat 1.090 korban jiwa, 186 orang masih hilang, dan sekitar 7.000 orang luka-luka. Total pengungsi di tiga provinsi terdampak mencapai 499.900 jiwa, dengan kerusakan lebih dari 147 ribu rumah serta ratusan fasilitas publik.
Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah, dengan 68 korban jiwa dan lebih dari 150.500 pengungsi. Kondisi pemulihan masih sangat menantang.
Akses jalan rusak, listrik terbatas, dan krisis air bersih membuat masyarakat harus bertahan di tenda darurat dengan keterbatasan pangan.
Di RSUD Aceh Tamiang, tenaga medis bekerja tanpa henti menangani lonjakan pasien, sementara anak-anak dan ibu hamil menjadi kelompok paling rentan terhadap risiko kekurangan gizi dan penyakit akibat lingkungan yang tidak higienis.
Setelah hadir secara langsung di Tanjung Pura dan di Tapanuli Tengah, Danone Indonesia fokus ke Aceh Tamiang.
Dukungan dijalankan berkolaborasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), mitra distributor PT Tirta Sumber Menaralestari (Medan), dan didukung Ikatan Bidan Indonesia pengurus cabang Aceh Tamiang.
Bantuan mencakup produk AQUA, nutrisi anak Bebelac siap minum, air bersih, galon AQUA, paket family kit dan hygiene kit, serta dana untuk mendukung pemulihan di lapangan.
“Kami bergerak cepat bersama masyarakat dan mitra untuk memastikan kebutuhan dasar seperti air minum dan nutrisi anak dapat terpenuhi,’’ Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia dalam keterangan Selasa (23/12/2025).
Menurut dia, ini langkah awal dan Danone Indonesia akan terus menyelaraskan bantuan sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat dan pemulihan berlangsung.
Selain distribusi ke pengungsian, Danone Indonesia memberikan dukungan langsung kepada RSUD Aceh Tamiang dengan menyalurkan air minum untuk mendukung operasional rumah sakit.
Perusahaan membuka dialog dengan manajemen RSUD untuk mengidentifikasi kebutuhan tambahan, termasuk dukungan air bersih, logistik dan pemulihan fasilitas kesehatan.
Sebelumnya, bantuan menjangkau Tanjung Pura (Langkat) dan Tapanuli Tengah, memastikan distribusi logistik berjalan lancar. Fokus utama tetap pada pemenuhan kebutuhan dasar: air bersih, nutrisi anak, dan dukungan pemulihan fasilitas kesehatan.
Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan menuturkan, sejak hari-hari pertama bencana di Aceh Tamiang, fokusnya adalah membuka akses ke daerah yang terisolir.
Selain itu, memastikan kebutuhan paling mendesak—air bersih, pangan, layanan kesehatan, serta perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil—dapat segera terpenuhi.
‘’Kondisi di lapangan di Aceh Tamiang masih cukup sulit, banyak pengungsi bertahan di tenda darurat dengan keterbatasan logistik. Kolaborasi dengan Danone Indonesia dan dukungan mitra distributor di Medan mempercepat distribusi air minum, nutrisi anak, dan paket kebersihan ke titik pengungsian yang paling sulit dijangkau,’’ katanya.
MDMC, kata Budi, berterima kasih kepada semua relawan dan pihak yang terus bergandengan tangan dalam fase tanggap darurat dan pemulihan ini.
Vera menambahkan, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Danone ingin partisipasi dukungan kemanusiaan berjalan berkesinambungan. “Saat ini kami pun telah berkordinasi dengan pemerintah, baik lokal maupun kementerian terkait, untuk hadir dalam fase pemulihan di berbagai titik bencana di Sumatra,”ujarnya.
Danone Indonesia Gerak Cepat Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Tapteng
Danone Indonesia melakukan pemantauan dan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak banjir di Tapteng, fokus pada kebutuhan air bersih dan layanan kesehatan. [641] url asal
#danone-indonesia #banjir-tapanuli-tengah #aqua #air-bersih #badiri #pemerintah-daerah #masinton-pasaribu #aqua-1 #tapanuli-tengah #kecamatan-tukka #aceh #tanjung-pura #mdmc #muhammadiyah-disaster-m
(CNN Indonesia - Ekonomi) 16/12/25 09:46
v/74174/
Danone Indonesia melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai bagian dari respons perusahaan terhadap bencana.
Pemantauan tersebut dilakukan bersama Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak yang diperlukan warga terdampak.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Tukka, wilayah yang mengalami gangguan akses serta kerusakan layanan dasar akibat banjir dan longsor.
Hasil peninjauan menunjukkan banyak keluarga masih bergantung pada bantuan darurat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi.
Sejumlah warga juga masih bertahan di tempat pengungsian sementara sambil menunggu proses relokasi ke hunian yang disiapkan pemerintah.
Di titik-titik pengungsian, anak-anak dilaporkan membutuhkan layanan kesehatan karena kondisi lingkungan yang belum stabil. Sebagian diantaranya berharap dapat segera kembali bersekolah setelah situasi membaik.
Akses komunikasi dan transportasi di jalur Sibolga-Tapanuli Tengah dilaporkan berangsur pulih, meski beberapa ruas jalan masih mengalami kerusakan.
Misalnya di Kecamatan Tukka, Badiri, dan Pandan, sejumlah titik jalan yang sebelumnya amblas atau tertutup material longsor kini mulai dapat dilalui secara terbatas setelah dilakukan pembersihan awal.
Pemerintah daerah menyebut wilayah tersebut sempat terisolasi pada hari-hari awal bencana sehingga penyaluran bantuan dilakukan menyesuaikan kondisi akses yang bertahap terbuka.
Sebagai bagian dari respons awal, Danone Indonesia menyalurkan tiga truk berisi ribuan karton air minum dalam kemasan AQUA 1.500 ml.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Tapanuli Tengah untuk kemudian didistribusikan ke titik-titik pengungsian yang dikoordinasikan oleh pemerintah daerah.
Bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian dukungan Danone Indonesia untuk wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera.
Sebelumnya, perusahaan juga melakukan kunjungan dan penyaluran bantuan ke Tanjung Pura bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Danone Indonesia telah hadir di Sumatera selama puluhan tahun melalui dua pabrik, 22 depo, dan berbagai titik kontak dengan pelanggan serta komunitas.
Selain menyalurkan bantuan, tim Danone Indonesia juga berdialog dengan warga untuk memahami situasi secara lebih mendalam.
Beberapa ibu rumah tangga menceritakan bagaimana mereka harus mengatur persediaan air bersih yang terbatas.
Warga lain menunjukkan kerusakan rumah mereka akibat longsor dan banjir bandang. Temuan ini menjadi dasar penyusunan kebutuhan jangka pendek dan menengah.
CEO Danone Indonesia Laurent Boissier mengatakan kehadiran perusahaan di lokasi bencana bertujuan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Menurutnya, dialog langsung dengan warga menjadi bagian penting dalam proses penilaian kondisi di lapangan.
"Sangat menyentuh hati melihat secara langsung bagaimana longsor dan banjir mengubah kehidupan masyarakat di sini. Saat berbicara dengan keluarga yang terdampak, saya merasakan betapa beratnya kehilangan yang mereka alami," kata Boissier dalam keterangannya, Senin (15/12).
Namun, ia juga menyaksikan ketangguhan yang luar biasa. Ada senyum yang tetap muncul di tengah kesulitan. Hal ini mendorong pihaknya untuk bergerak lebih cepat membantu pemulihan layanan dasar, terutama akses air bersih, serta memperkuat kesiapsiagaan bencana bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
"Kami akan meninjau bantuan yang telah diberikan dan menyesuaikan langkah berikutnya agar dapat memberi dampak maksimal bagi masyarakat di Tapanuli Tengah dan wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. Kami berencana untuk juga bisa hadir dan memberikan bantuan untuk saudara kita di Aceh," ujar Boissier.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengapresiasi dukungan yang diberikan Danone Indonesia. Ia menyebut bantuan tersebut membantu percepatan pemenuhan kebutuhan dasar warga pada tahap awal pemulihan pascabencana.
"Kami berterima kasih atas kehadiran dan bantuan langsung dari Danone Indonesia. Dukungan ini membantu percepatan pemenuhan kebutuhan dasar warga pada tahap awal pemulihan," kata Masinton.
Danone Indonesia juga terus memantau kondisi di wilayah lain di Sumatera. Perusahaan telah menyalurkan air minum dalam kemasan, produk nutrisi anak, dan bantuan finansial untuk mendukung pemulihan awal.
Danone Indonesia juga akan berfokus pada menjalin kemitraan dengan pihak berwenang terkait untuk memulihkan fasilitas layanan kesehatan yang terdampak dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Penyaluran bantuan akan dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan di lapangan.
"Dialog langsung dengan warga merupakan bagian penting dari proses assessment, sehingga perusahaan dapat menyusun dukungan yang lebih tepat kebutuhan ," tutup Boissier.
Pakar Hidrogeologi Sebut Klaim Air Pegunungan oleh Aqua Sesuai Fakta Ilmiah
Dua pakar dari disiplin ilmu berbeda sepakat klaim air pegunungan dalam iklan perusahaan air mineral Aqua tidak bohong dan sesuai dengan fakta ilmiah maupun regulasi... | Halaman Lengkap [444] url asal
#bpom #danone-aqua #produsen-air-mineral #pegunungan #air-mineral
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 14/12/25 18:56
v/72357/
JAKARTA - Dua pakar dari disiplin ilmu berbeda sepakat klaim air pegunungan dalam iklan perusahaan air mineral Aqua tidak bohong dan sesuai dengan fakta ilmiah maupun regulasi periklanan. Sebab jarak lokasi pengeboran berada dalam zona resapan pegunungan.Penegasan itu disampaikan Pakar Hidrogeologi Robert Delinom dan Ketua Badan Musyawarah Etika Dewan Periklanan Indonesia (DPI) Hery Margono setelah menelaah kembali polemik mengenai sumber air yang digunakan perusahaan air mineral tersebut.
"Menurut saya iklan itu fine-fine saja, memang itu air pegunungan kalau disebut air pegunungan," kata Robert, Minggu (14/12/2025).
“Air yang menjadi sumber produksi perusahaan tersebut memang jatuh di pegunungan dan masuk terserap ke dalam tanah,” ujar mantan periset bidang geoteknologi dan hidrogeologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Robert menjelaskan dalam kajian hidrogeologi, air pegunungan tidak terbatas pada air yang muncul sebagai mata air di permukaan. Robert menyebut air pegunungan mencakup seluruh air yang berasal dari kawasan pegunungan, termasuk air tanah dalam (akuifer tertekan) yang menjadi sumber pengambilan air oleh berbagai produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
"Ada yang keluar sebagai mata air, tapi jumlahnya sedikit. Sebagian besar justru meresap masuk ke lapisan dalam dan terkonsentrasi sebagai air tanah dalam," kata Robert.
Mantan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia ini mengatakan, mengambil air dari akuifer dalam merupakan praktik yang benar secara ilmiah dan tidak mengganggu kebutuhan air masyarakat. Robert menyebut, air akuifer dalam juga tidak tercemar dengan aktivitas manusia. "Jadi memang kualitas air tanah dalam itu jauh lebih bagus dan itu memang air pegunungan," katanya.
Robert menambahkan jarak lokasi pengeboran berada dalam zona resapan pegunungan, sehingga secara definisi hidrologi tetap memenuhi kategori air pegunungan. Robert mengatakan, analisis isotop yang dilakukan para ahli menunjukkan dengan jelas bahwa air yang diambil Aqua berasal dari daerah tangkapan air di kawasan pegunungan.

Senada, Ketua Badan Musyawarah Etika DPI Hery Margono menilai klaim tersebut sepenuhnya berada dalam koridor Etika Pariwara Indonesia (EPI). Menurut Hery, sebuah klaim iklan hanya dapat dinilai benar atau tidak berdasarkan fakta yang tertera pada label produk dan diverifikasi oleh regulator. Hery menjelaskan, setiap klaim dalam iklan wajib dapat dipertanggung jawabkan.
Sehingga apabila label telah mencantumkan air pegunungan dan telah lolos persetujuan BPOM, maka klaim tersebut sah secara etika. "Iklan jujur itu apa? Apa yang disampaikan itu sesuai dengan fakta. Dan kalau labelnya sudah disetujui BPOM, itu berarti benar," katanya.
Hery mengatakan BPOM tidak sembarangan menyetujui sebuah label, sehingga klaim Aqua bukan hanya tepat, tetapi memiliki landasan otoritatif. Mantan sekretaris jenderal Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) juga memastikan tidak ada hak konsumen yang dilanggar karena apa yang disampaikan dalam iklan sama persis dengan informasi resmi pada label.
"Apa yang disampaikan itu sesuai dengan label. Kalau di labelnya ada disampaikan itu boleh, nggak apa-apa," kata Hery.
Bantu Korban Banjir, Danone Indonesia Kolaborasi dengan MDMC
Danone Indonesia bersama PT Tirta Sumber Menaralestari, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memberikan bantuan di beberapa lokasi terdampak. [447] url asal
#danone-indonesia #mdmc #bantuan-banjir-sumatera #tanggap-darurat-banjir #bantuan-kemanusiaan #banjir-sumatera-utara #air-bersih-aqua #nutrisi-anak-bebelac #bantuan-bencana-alam #banjir
Jakarta: Banjir besar yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh menimbulkan dampak serius bagi jutaan warga di lebih dari 52 kabupaten/kota. Hingga saat ini, masih banyak daerah yang terdampak dan membutuhkan bantuan mendesak berupa logistik, obat-obatan, ataupun bantuan non-makanan lain yang dibutuhkan. Banyak keluarga juga harus mengungsi dan kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.Danone Indonesia bersama salah satu mitra distributor, PT Tirta Sumber Menaralestari, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bergerak cepat untuk terus memberikan bantuan di beberapa lokasi terdampak. Bantuan diserahkan secara langsung di posko pengungsian MDMC di Kota Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara. Banjir di Tanjung Pura, berdampak pada lebih dari 16 kecamatan.
Bantuan yang diberikan mencakup ribuan boks produk air mineral AQUA, ratusan boks produk nutrisi anak Bebelac siap minum, bantuan air bersih melalui mobil tangki sebanyak 7.000 liter, dukungan psikososial untuk trauma healing dan pendampingan anak, penyelenggaraan dapur umum, serta pemeriksaan kesehatan rutin untuk memastikan kondisi masyarakat tetap baik dan mencegah risiko penyakit yang mungkin terjadi.
“Kami bergerak cepat bersama masyarakat dan mitra untuk memastikan kebutuhan dasar seperti air minum dan nutrisi anak dapat terpenuhi. Ini adalah langkah awal, dan kami akan terus menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat dan pemulihan berlangsung,” ujar Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Desember 2025.
Selain bersama MDMC, Danone Indonesia sebelumnya juga telah menjalin kerja sama untuk pengiriman bantuan ke Sumatera melalui Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), WWF, MNC Media Group, serta mitra distribusi AQUA di wilayah Sumatera.
Hingga saat ini, Danone Indonesia telah mengirimkan puluhan ribu boks produk air mineral dan nutrisi anak, bantuan air bersih hingga 31,000 liter, serta jumlah bantuan dana yang cukup signifikan yang dapat membantu kelangsungan masyarakat di daerah terdampak.
“Kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Kami telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga Indonesia selama puluhan tahun, termasuk saudara kita di Sumatera. Kami berkomitmen untuk merasakan, memahami, dan bergerak cepat membantu. Kita bersama memiliki kewajiban untuk bergerak dan terus menghadirkan kebaikan, dan kami percaya hal tersebut dapat terlahir dari kolaborasi yang terjalin dengan baik," jelas Vera.
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah Sumatera Utara, Dr. Nur Rahmah Amini M.Ag yang tergabung kedalam Pos Koordinasi MDMC Sumatera Utara, menjelaskan bahwa bantuan dari MDMC Sumatera Utara saat ini telah menjangkau Kabupaten Langkat, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga dengan melibatkan lebih dari 300 relawan yang tersebar.
“Kami berharap akan semakin banyak kolaborasi yang dapat terjalin. InsyaAllah seluruh bantuan akan dapat tersalurkan dengan baik dan menjangkau daerah-daerah yang terdampak. Kami bergerak secepat mungkin dan berharap hal ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi saudara-saudara kita semua di Sumatera,” ujarnya.
(ANN)
Kampanye Semangat AQUA, Semangat Kita: Ajak Masyarakat Dukung Garuda Squad
AQUA bersama PSSI mengajak masyarakat Indonesia mendukung Garuda Squad melalui kampanye inspiratif. - Bagian all [684] url asal
#aqua #garuda-squad #timnas-indonesia #pssi #jersey-pemain-ke-12 #inews-id-stories
JAKARTA, iNews.id - AQUA bersama PSSI resmi meluncurkan kampanye baru bertajuk “Semangat AQUA, Semangat Kita”, sebuah ajakan bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan semangat kolektif dalam mendukung Garuda Squad, pada Jumat (5/12/2025).
Kampanye ini dibuka dengan peluncuran Jersey Pemain ke-12, simbol apresiasi bagi para pendukung setia dan “pejuang keseharian” yang selama ini ikut menguatkan perjuangan Timnas.
Sebagai Air Mineral Resmi Tim Nasional Indonesia sejak 2024, AQUA melihat bahwa perjalanan Timnas tak lepas dari kerja keras banyak pihak, mulai dari pelatih, kitman, tim pendukung, keluarga, hingga jutaan suporter yang selalu hadir mengalirkan semangat.
VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto menegaskan, “Selama lebih dari lima dekade, AQUA telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Semangat yang sama terlihat dalam perjuangan Garuda Squad, termasuk para pejuang keseharian yang bekerja tanpa sorotan.”
“Custom Jersey Pemain Ke-12 adalah simbol apresiasi bagi mereka yang menjaga semangat sepak bola tetap hidup. Kami juga dengan bangga mengumumkan perpanjangan kerja sama dengan PSSI, sehingga AQUA dapat terus menjadi air mineral resmi tim nasional sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Untuk itu, imbuhnya, AQUA tak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat agar terus mendukung Timnas Indonesia, termasuk Timnas U22 di SEA Games nanti.
Nova Arianto, Pelatih Timnas U17, menegaskan, “Para pemain muda kita belajar bahwa sepak bola adalah permainan semangat dan kebersamaan. Dukungan dari balik layar memiliki dampak besar pada mental dan performa tim, dan kampanye ‘Semangat AQUA, Semangat Kita’ mengingatkan bahwa aliran semangat dari setiap elemen bangsa adalah kekuatan yang menyatukan kita untuk terus menciptakan sejarah.”
“Jersey Pemain ke-12 ini adalah simbol kebanggaan bagi semua pendukung, mereka bukan sekadar penonton, tetapi bagian dari perjalanan yang membentuk masa depan sepak bola Indonesia,” ucapnya.
Dalam menemani perjalanan Timnas Senior dan Timnas U17 menciptakan sejarah bagi Indonesia. AQUA hadir sebagai aliran semangat yang tak pernah putus, menemani latihan di bawah terik, menguatkan di tengah tantangan, hingga hadir dalam momen ketika Garuda mengejutkan dunia.
Kehadiran AQUA bukan sekadar dukungan teknis, tetapi komitmen emosional yang menyatu dalam setiap langkah, keberanian, dan momen tak terlupakan Timnas Indonesia.
Direktur Utama Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) Marsal Masita menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi dukungan konsisten AQUA yang hadir tidak hanya saat pertandingan, tetapi juga dalam setiap tahap persiapan Tim Nasional.”
“AQUA bukan hanya memenuhi kebutuhan hidrasi pemain untuk menjaga stamina, fokus, dan ketahanan fisik, tetapi juga menjadi aliran semangat yang menggerakkan Garuda di setiap langkah,” katanya.
Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia bukan semata hasil kerja keras pemain dan pelatih, tetapi juga buah dari dukungan masyarakat, kru pendukung, dan para pekerja yang mungkin tidak selalu terlihat, namun menjadi fondasi kekuatan tim.
“Kami menghargai inisiatif AQUA dan mendukung penuh kampanye ‘Semangat AQUA, Semangat Kita” agar tim Garuda dapat terus mengukir prestasi,” tuturnya.
Sebagai bagian dari kampanye, AQUA menggandeng seniman Bernhard Suryaningrat (Hardthirteen) untuk menciptakan karya digital yang menggambarkan perjuangan Garuda Squad dan semangat masyarakat Indonesia.
AQUA juga berkolaborasi dengan sebuah media olahraga digital dalam sebuah inisiatif berupa kompetisi ilustrasi bagi para ilustrator Indonesia untuk mencurahkan ekspresi aliran semangat dukungan mereka kepada Timnas Garuda.
Adisti Nirmala, Marketing Director AQUA, mengatakan, “Kampanye ‘Semangat AQUA, Semangat Kita’ bukan sekadar tentang sepak bola, tetapi tentang energi kebersamaan yang terus mengalir dan menggerakkan kita semua.”
“Melalui kolaborasi seni dan kompetisi ilustrasi, kami menunjukkan bahwa semangat mendukung Timnas dapat diekspresikan secara kreatif, menyatukan olahraga, seni, dan masyarakat dalam satu aliran semangat,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, AQUA juga mengumumkan donasi air mineral bagi keluarga yang terdampak bencana di Sumatra sebagai bentuk kepedulian dan komitmen sosial.
Dalam komitmennya menghadirkan hidrasi sehat, AQUA memastikan semua produknya berasal dari 19 sumber air pegunungan yang dipilih melalui penelitian ketat, menggunakan sembilan kriteria, lima tahapan evaluasi, serta minimal satu tahun penelitian.
Lebih dari sekadar mendukung para pemain di lapangan, AQUA hadir untuk setiap orang Indonesia membantu mereka tetap segar, bersemangat, dan terhubung dengan versi terbaik diri mereka setiap hari.
Untuk menjaga kemurnian mineral alaminya, AQUA menerapkan sistem pengemasan otomatis tanpa sentuhan tangan manusia, serta melakukan pengujian lebih dari 400 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi yang memenuhi standar keamanan pangan BPOM dan SNI.
AQUA memastikan kesejukan dan kandungan mineral alami AQUA tetap terjaga, agar dapat terus mengalirkan hidrasi sehat bagi keluarga Indonesia
Editor: Rizqa Leony Putri
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)