KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menghadirkan program tiket tarif khusus atau go show, yakni tiket kereta dengan harga lebih rendah dari tarif normal untuk sejumlah perjalanan tertentu.
Skema ini memberi kesempatan bagi penumpang mendapatkan harga miring, terutama saat masih tersedia kursi kosong mendekati waktu keberangkatan.
Dengan kata lain, semakin dekat jadwal berangkat dan kursi belum penuh, peluang mendapatkan tiket lebih murah pun terbuka.
Perlu diketahui, tiket KA go show hanya bisa dibeli paling lambat dua jam sebelum kereta berangkat.
Selain itu, ketersediaannya tidak selalu ada karena bergantung pada sisa kursi di masing-masing perjalanan.
Karena sifatnya yang fleksibel dan mendadak, tiket ini cocok bagi Anda yang memiliki rencana perjalanan spontan atau tidak terikat jadwal pasti.
Adapun pembelian tiket tarif khusus ini hanya bisa dilakukan melalui:
Aplikasi Access by KAI
Loket resmi di stasiun
Loket box
Tiket go show tidak tersedia di platform penjualan tiket eksternal.
Lantas, kereta apa saja yang melayani tarif khusus dari Solo? Berikut daftar lengkap KA go show dari Solo Mei 2026 terbaru, lengkap dengan rute dan harga tiketnya.
KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Ilustrasi penumpang di Stasiun Solo Balapan. Tiket tarif khusus. Tiket kereta go show tarif khusus dari Solo 2026.
Daftar tiket kereta tarif khusus go show dari Solo Mei 2026
Berdasarkan informasi resmi KAI, berikut daftar kereta api dengan tarif khusus dari Solo, lengkap dengan relasi perjalanan dan harga tiket:
1. Solo Balapan/Purwosari – Purwokerto
Tarif:
Eksekutif: Rp 150.000
Ekonomi: Rp 115.000
Kereta go show yang melayani rute ini antara lain: Jayakarta, Manahan, Jaka Tingkir
2. Solo Balapan/Purwosari/Solo Jebres – Madiun
Tarif:
Eksekutif: Rp 115.000
Ekonomi: Rp 95.000
Kereta go show yang tersedia: Bima, Kertanegara, Mutiara Selatan, Sancaka, Turangga, Argo Semeru, Argo Wilis, Majapahit, Jayakarta, Brawijaya, Wijayakusuma, Brantas, Gajayana, Matarmaja, Malabar, Singasari, Ranggajati, Pasundan, Madiun Jaya, Malioboro Ekspres
3. Solo Balapan/Purwosari – Kutoarjo
Tarif:
Eksekutif: Rp 105.000
Ekonomi: Rp 70.000
Kereta yang tersedia meliputi: Lodaya, Manahan, Mataram, Ranggajati, Kertanegara, Senja Utama Solo, Fajar Utama Solo, Jaka Tingkir, Jayakarta, Pasundan, Wijayakusuma, Malioboro Ekspres, Sancaka Utara, Batavia, Madiun Jaya
Program tarif khusus ini bisa menjadi solusi hemat bagi masyarakat yang ingin bepergian dari Solo ke berbagai kota tujuan, khususnya untuk rute jarak pendek hingga menengah.
Namun, karena jumlah tiket terbatas dan dijual mendekati waktu keberangkatan, penting untuk mengecek ketersediaan kursi terlebih dahulu agar tidak kehabisan.
Itulah daftar kereta go show tarif khusus dari Solo Mei 2026, lengkap dengan rute dan harga tiketnya. Semoga bermanfaat, ya!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Perlintasan sebidang JPL 86 di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, sejak 29 April 2026 dipasangi palang pintu sementara oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero)... | Halaman Lengkap [323] url asal
JAKARTA - Perlintasan sebidang JPL 86 di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur, sejak 29 April 2026 dipasangi palang pintu sementara oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta. Langkah ini disebut sebagai upaya awal untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan pemasangan tersebut merupakan langkah proaktif dalam meningkatkan aspek keselamatan di lokasi tersebut.
“Pemasangan palang pintu sementara ini merupakan langkah awal sebagai bentuk upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ujar Franoto dalam keterangannya dikutip Sabtu (2/5/2026).
Ia mengatakan bahwa fasilitas yang terpasang saat ini belum bersifat permanen dan bukan palang pintu resmi. “Perlu kami sampaikan bahwa yang terpasang saat ini adalah palang pintu sementara, bukan palang pintu perlintasan resmi. Ini merupakan bagian dari tahap awal peningkatan keselamatan,” jelasnya.
Franoto menjelaskan, palang pintu sementara tersebut akan dijaga melalui swadaya masyarakat setempat dengan koordinasi pihak kelurahan. Dalam kondisi tidak terdapat penjagaan, palang pintu harus berada pada posisi tertutup demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
KAI menekankan bahwa penjagaan menjadi faktor penting dalam operasional perlintasan sebidang. Jika tidak dapat dijaga penuh selama 24 jam, KAI akan mengambil langkah penutupan.
“Apabila perlintasan JPL 86 di Jalan Ampera ini tidak dapat dijaga secara penuh selama 24 jam setiap hari, maka demi keselamatan bersama, KAI akan mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan perlintasan tersebut, karena kondisi tanpa penjagaan sangat membahayakan perjalanan kereta api maupun masyarakat,” tegas Franoto.
Pemasangan palang pintu sementara ini juga telah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Ke depan, KAI akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi permanen, seperti pembangunan flyover atau underpass guna mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
KAI juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi perlintasan, dengan berhenti sejenak dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. KAI menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api.
KAI Sumbar mencatat peningkatan 128% penumpang KA Lembah Anai pada triwulan I/2026, berkat peningkatan layanan dan perubahan rute yang lebih efisien. [406] url asal
Bisnis.com, PADANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat mencatat pertumbuhan positif pada volume pelanggan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam selama triwulan I hingga akhir April 2026.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan selama periode Januari hingga April 2026, volume pelanggan KA Lembah Anai mencapai 78.379 pelanggan, atau meningkat 128% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yakni 34.348 pelanggan.
“Peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa transportasi kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Dia menyampaikan peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.
Reza bilang peningkatan volume pelanggan KA Lembah Anai pada awal tahun ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin percaya dan memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan.
“Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Reza.
Menurutnya meningkatnya jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai peningkatan layanan yang dilakukan KAI, salah satunya melalui perubahan relasi perjalanan KA Lembah Anai yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026, dari sebelumnya melayani rute Kayutanam–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Kayutanam–Padang.
Dikatakannya perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat menuju pusat Kota Padang sekaligus memberikan akses transportasi yang lebih mudah dan efisien.
Selain itu, kapasitas angkut KA Lembah Anai juga ditingkatkan secara signifikan, dari sebelumnya 78 tempat duduk menjadi 192 tempat duduk. Dengan kapasitas baru ini, KA Lembah Anai kini mampu melayani lebih banyak pelanggan setiap harinya.
Reza menyatakan untuk mendukung mobilitas masyarakat, KA Lembah Anai melayani 6 perjalanan setiap hari untuk masing-masing arah, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk kebutuhan bekerja, sekolah, maupun wisata.
“Pengembangan layanan KA Lembah Anai merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang semakin mudah diakses, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kereta api menjadi solusi perjalanan yang praktis, bebas macet, dan memiliki waktu tempuh yang pasti,” sebutnya.
Dari sisi tarif, lanjut Reza, KAI Divre II Sumbar tetap menghadirkan harga yang terjangkau bagi masyarakat, yakni Rp3.000 untuk relasi Padang–Duku dan Rp5.000 untuk relasi Padang–Kayutanam. Tarif ini diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin beralih menggunakan transportasi massal yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Oleh karena itu, KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan berbagai perbaikan layanan, mulai dari peningkatan kebersihan sarana, peningkatan keandalan operasional, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun.
Pengusaha dan pekerja menolak batas nikotin dan tar karena dapat memicu PHK massal di industri tembakau, terutama di segmen kretek yang padat karya. [479] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku industri dan serikat pekerja menolak rencana pemerintah membatasi kadar nikotin dan tar pada produk hasil tembakau rokok. Kebijakan tersebut dinilai berisiko menekan sektor padat karya dan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar.
Wacana pembatasan kadar maksimal tar sebesar 10 miligram dan nikotin 1 miligram dinilai tidak sejalan dengan karakteristik industri hasil tembakau (IHT) nasional, khususnya produk kretek yang memiliki kandungan alami berbeda dibandingkan rokok putih.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PPFSP RTMM-SPSI) Hendry Wardana menegaskan bahwa kebijakan tersebut berpotensi mengganggu keberlangsungan tenaga kerja, terutama pada segmen sigaret kretek tangan (SKT) yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Di Indonesia itu kretek yang karakter tembakaunya memang lebih berat. Jadi kalau dipaksakan, terutama untuk SKT yang menyerap tenaga kerja besar, itu sangat sulit dipenuhi," ujarnya dikutip Bisnis, Sabtu (2/5/2026).
Dia menambahkan, IHT merupakan sektor multidimensi yang melibatkan rantai pasok luas, mulai dari petani tembakau hingga pekerja industri. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil pemerintah seharusnya mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Menurut Hendry, pihaknya telah menyampaikan aspirasi kepada sejumlah kementerian hingga Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan yang diambil tetap melindungi jutaan tenaga kerja yang bergantung pada industri tersebut.
“Kami ke depan akan terus mendorong dialog. Kebijakan yang bijak harus mempertimbangkan nasib jutaan pekerja," tambahnya.
Senada, Ketua Harian Asosiasi Persatuan Perusahaan Rokok Kudus (PPRK) Agus Sarjono menilai, rencana pembatasan kadar nikotin dan tar berpotensi mengancam keberlangsungan industri, terutama bagi produsen skala kecil dan menengah.
Dia berpendapat bahwa kebijakan tersebut cenderung mengadopsi standar negara-negara Uni Eropa tanpa mempertimbangkan kondisi lokal Indonesia. Padahal, kadar nikotin dan tar merupakan kandungan alami tembakau yang sangat dipengaruhi faktor alam.
“Kalau batasan itu diterapkan secara ketat, tembakau lokal bisa tidak terserap karena karakter alaminya berbeda,” ujarnya.
Agus juga menilai sejumlah regulasi, mulai dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 hingga pembentukan tim kajian melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang PMK Nomor 2 Tahun 2025, berpotensi menjadi tekanan tambahan bagi industri.
Menurutnya, produsen rokok tidak memiliki kendali penuh terhadap kadar nikotin dan tar karena bergantung pada varietas dan kondisi alam tembakau. Hal ini dinilai akan menyulitkan seluruh pelaku usaha, baik skala besar maupun kecil.
“Pabrik besar saja belum tentu sanggup memenuhi (menyesuaikan dengan wacana aturan tersebut), apalagi pabrik kecil,” terangnya.
Selain itu, Agus meragukan efektivitas kebijakan tersebut dalam menekan jumlah perokok. Dia menilai, pendekatan edukasi kepada masyarakat lebih relevan dibandingkan pembatasan yang berpotensi menekan industri dan memicu PHK.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus Andreas Hua mengingatkan bahwa tekanan regulasi yang berlebihan dapat mendorong perusahaan menutup operasionalnya.
“Kekhawatirannya kalau IHT ini terus ditekan, industrinya bisa tutup, lalu bagaimana nasib tenaga kerjanya," imbuhnya.
Dia berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih berimbang dengan tetap memperhatikan perlindungan tenaga kerja, khususnya di sektor padat karya yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
Unilever Indonesia resmi membuka pendaftaran Unilever Future Leaders Programme (UFLP) 2026 mulai 1 hingga 17 Mei 2026. Unilever Indonesia resmi membuka pendaftaran... | Halaman Lengkap [541] url asal
JAKARTA - Unilever Indonesia resmi membuka pendaftaran Unilever Future Leaders Programme (UFLP) 2026 mulai 1 hingga 17 Mei 2026. Program management trainee ini ditujukan bagi fresh graduate maupun profesional muda yang ingin mengembangkan karier sebagai calon pemimpin masa depan di perusahaan multinasional tersebut.
Informasi pembukaan UFLP 2026 diumumkan melalui akun Instagram resmi @kami.unilever. Dalam unggahannya, Unilever mengajak generasi muda untuk bergabung dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan melalui program percepatan karier tersebut.
“Pendaftaran UFLP resmi dibuka. UFLP adalah program management trainee yang dirancang untuk calon pemimpin masa depan Unilever,” tulis @kami.unilever, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Pendaftaran program ini berlangsung hingga 17 Mei 2026. Sementara itu, proses seleksi akan dilaksanakan pada Mei hingga Agustus 2026 dengan jadwal mulai bekerja atau join date pada Oktober 2026.
Melalui UFLP, peserta terpilih akan mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari jalur karier menuju posisi managerial di Unilever, kesempatan memperoleh exposure global dan pengalaman kerja lintas fungsi, hingga competitive salary dan benefits.
Tak hanya itu, peserta juga akan memperoleh pelatihan intensif dan mentoring untuk mengasah kemampuan leadership selama mengikuti program.
Adapun kriteria umum peserta yang dapat mendaftar UFLP 2026 yakni lulusan baru jenjang sarjana maupun magister, atau mahasiswa yang akan lulus sebelum 1 Oktober 2026. Program ini juga terbuka bagi profesional dengan pengalaman kerja maksimal dua tahun, di luar pengalaman magang.
Pelamar diwajibkan memiliki IPK minimal 3,30, fasih berbahasa Inggris, serta mempunyai kemampuan leadership yang kuat dan aktif dalam organisasi, proyek, maupun kompetisi.
Selain itu, Unilever juga mencari kandidat yang proaktif, cepat belajar, memiliki rasa tanggung jawab tinggi, serta tangguh dalam menghadapi tantangan.
Dalam pembukaan UFLP 2026 kali ini, terdapat lima posisi yang dibuka, yakni Finance, Marketing, Supply Chain, Human Resources, dan Customer Development.
5 Posisi yang Dibuka dalam Unilever Future Leaders Programme (UFLP) 2026
1. Finance
Syarat posisi Finance:
Fresh graduate S1/S2 atau mahasiswa yang lulus sebelum 1 Oktober 2026
Jurusan Finance/Accounting lebih diutamakan
Pengalaman kerja maksimal 2 tahun (di luar magang)
IPK minimal 3,30
Fasih berbahasa Inggris
Memiliki kemampuan leadership dan aktif di organisasi, proyek, atau kompetisi
Proaktif, cepat belajar, dan tangguh
2. Marketing
Syarat posisi Marketing:
Fresh graduate S1/S2 atau mahasiswa yang lulus sebelum 1 Oktober 2026
Pengalaman kerja maksimal 2 tahun (di luar magang)
IPK minimal 3,30
Fasih berbahasa Inggris
Memiliki kemampuan leadership dan aktif di organisasi, proyek, atau kompetisi
Memiliki learning agility dan ownership mindset
3. Supply Chain
Syarat posisi Supply Chain:
Fresh graduate S1/S2 atau mahasiswa yang lulus sebelum 1 Oktober 2026
Jurusan Engineering lebih diutamakan
Pengalaman kerja maksimal 2 tahun (di luar magang)
IPK minimal 3,30
Fasih berbahasa Inggris
Memiliki kemampuan leadership dan aktif di organisasi, proyek, atau kompetisi
Memiliki semangat belajar tinggi dan resilien
4. Human Resources
Syarat posisi Human Resources:
Fresh graduate S1/S2 atau mahasiswa yang lulus sebelum 1 Oktober 2026
Pengalaman kerja maksimal 2 tahun (di luar magang)
IPK minimal 3,30
Fasih berbahasa Inggris
Memiliki kemampuan leadership dan aktif di organisasi, proyek, atau kompetisi
Proaktif dan memiliki rasa tanggung jawab tinggi
5. Customer Development
Syarat posisi Customer Development:
Fresh graduate S1/S2 atau mahasiswa yang lulus sebelum 1 Oktober 2026
Pengalaman kerja maksimal 2 tahun (di luar magang)
IPK minimal 3,30
Fasih berbahasa Inggris
Memiliki kemampuan leadership dan aktif di organisasi, proyek, atau kompetisi
Memiliki learning agility, ownership mindset, dan resilience.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan keselamatan di perlintasan sebidang menjadi perhatian serius yang memerlukan penanganan konsisten. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan keberadaan perlintasan liar di berbagai titik menghadirkan risiko besar karena tidak dilengkapi pengamanan yang memadai dan berada di luar pengaturan resmi, sehingga ruang aman antara perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat menjadi semakin terbatas.
"Setiap titik perlintasan memiliki konsekuensi keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk penutupan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (1/5/2026) kemarin.
Bobby menyampaikan setiap perlintasan harus berada dalam kondisi yang memenuhi standar keselamatan agar perlindungan bagi masyarakat dan perjalanan kereta api dapat terjaga. Ia mengatakan penataan perlintasan merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun perilaku di lapangan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan saat ini terdapat 3.888 perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatra, dengan 1.089 di antaranya merupakan perlintasan liar, sehingga memerlukan perhatian bersama dalam pengelolaannya. Anne mengatakan data ini menunjukkan ruang perlintasan masih memiliki tingkat risiko yang perlu dikelola secara konsisten.
"Penutupan perlintasan liar menjadi bagian dari penataan agar interaksi antara perjalanan kereta api dan lalu lintas jalan dapat berlangsung lebih aman," ujar Anne.
Sejak 2017 hingga April 2026, sambung Anne, KAI bersama pemangku kepentingan telah menutup sebanyak 2.220 perlintasan liar sebagai bagian dari langkah pengendalian risiko di titik-titik rawan. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan ruang aman yang lebih terkelola serta mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan.
"Langkah ini diarahkan untuk membatasi ruang perlintasan yang tidak memenuhi standar keselamatan serta mengarahkan masyarakat ke titik penyeberangan yang lebih aman," lanjut Anne.
Anne mengatakan KAI bersama Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah juga telah melakukan penanganan terhadap 564 titik perlintasan melalui penutupan maupun peningkatan menjadi perlintasan tidak sebidang berupa pembangunan flyoverdan underpass. Upaya ini terus berjalan seiring dengan kebutuhan di lapangan.
"Dalam periode 2024 hingga April 2026, KAI memperkuat langkah keselamatan melalui 4.988 kegiatan sosialisasi di perlintasan, 687 edukasi di sekolah dan tempat ibadah, serta 1.745 pemasangan media peringatan di berbagai lokasi," ungkap Anne.
Anne menyampaikan pendekatan ini diarahkan untuk membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan di perlintasan erat kaitannya dengan budaya disiplin dalam berlalu lintas. Ia menambahkan praktik keselamatan di berbagai negara menunjukkan bahwa kedisiplinan masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan.
"Kebiasaan untuk berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta menunggu hingga benar-benar aman sebelum melintas menjadi bagian dari perilaku sehari-hari yang perlu dijaga secara konsisten," ucap Anne.
Anne menyampaikan KAI mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban di perlintasan sebagai bagian dari keselamatan bersama. Perlintasan yang telah ditata dan ditutup merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi masyarakat.
"Menjaga kondisi perlintasan tetap tertib menjadi hal yang penting. Setiap risiko yang muncul di perlintasan dapat berdampak luas bagi pengguna jalan, keluarga, dan lingkungan di sekitarnya," kata Anne.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi tipis pada perdagangan Sabtu, 2 Mei 2026. Berdasarkan data logammulia.com, harga emas Antam turun Rp3.000 menjadi Rp2.796.000 per gram.
Posisi harga emas saat ini masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp3.168.000 per gram yang tercapai pada 29 Januari 2026.
Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback). Nilainya ikut terkoreksi Rp3.000 menjadi Rp2.586.000 per gram dari sebelumnya Rp2.589.000.
Pelemahan harga terlihat merata di berbagai ukuran. Untuk pecahan 0,5 gram, harga kini berada di Rp1.448.000 dari Rp1.449.500. Sementara itu, ukuran 2 gram turun menjadi Rp5.532.000 dari Rp5.538.000, dan pecahan 5 gram melemah ke Rp13.755.000 dari Rp13.770.000.
Pada perdagangan di akhir pekan ini, logam mulia Antam juga dijajakan dalam bobot 10 dan 25 gram. Jika ingin membelinya, siapkan amunisi masing-masing sebesar Rp27.455.000 dan Rp68.512.000.
Berikut daftar lengkap harga terbaru emas Antam per 2 Mei 2026!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menggulirkan kebijakan insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tahun pajak 2026.... | Halaman Lengkap [506] url asal
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menggulirkan kebijakan insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tahun pajak 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 339 Tahun 2026 tentang Kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2026. Melalui regulasi ini, Pemprov DKI Jakarta memberikan keringanan pokok pajak secara otomatis kepada wajib pajak.
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda DKI, Morris Danny, menilai langkah Pemprov DKI Jakarta ini sangat tepat sasaran dalam kondisi ekonomi saat ini. Menurutnya, insentif ini merupakan bentuk stimulasi yang efektif agar masyarakat tetap taat membayar pajak di tengah tantangan ekonomi.
"Kebijakan ini adalah bentuk win-win solution. Di satu sisi, masyarakat terbantu secara finansial melalui potongan pajak, dan di sisi lain, target penerimaan daerah dapat tercapai lebih optimal karena ada stimulus yang mendorong masyarakat untuk membayar lebih awal," ujar Morris Danny saat dihubungi di Jakarta.
Berikut adalah lima hal penting yang perlu diketahui wajib pajak terkait kebijakan tersebut:
1. Keringanan untuk PBB-P2 Tahun 2026
Untuk tahun pajak 2026, Pemprov DKI menerapkan skema insentif berdasarkan periode pembayaran. Semakin awal warga membayar, semakin besar potongan yang didapat:
Periode 1 April – 31 Mei 2026: Keringanan pokok sebesar 10 persen.
Periode 1 Juni – 31 Juli 2026: Keringanan pokok sebesar 7,5 persen.
Periode 1 Agustus – 30 September 2026: Keringanan pokok sebesar 5 persen.
2. Semakin Cepat Bayar, Semakin Besar Potongan
Morris Danny menekankan bahwa skema bertahap ini adalah strategi manajemen fiskal yang cerdas. "Pemerintah tidak hanya memberikan diskon, tapi juga mendidik wajib pajak untuk disiplin. Dengan memberikan potongan lebih besar di awal, kas daerah dapat
terisi lebih cepat untuk membiayai program pembangunan yang telah direncanakan," jelasnya.
3. Tunggakan Tahun 2021–2025 Juga Dapat Diskon
Bagi warga yang memiliki tunggakan pajak pada periode 2021 hingga 2025, Pemprov DKI juga memberikan keringanan pokok sebesar 5 persen. Insentif untuk tunggakan ini berlaku untuk pembayaran yang dilakukan sepanjang periode 1 April hingga 31 Desember 2026.
4. Sistem Otomatis Tanpa Pengajuan
Salah satu kemudahan utama dalam kebijakan tahun ini adalah sistem yang bersifat otomatis. Wajib pajak tidak perlu repot mengurus administrasi atau mengajukan permohonan ke kantor pajak. Sistem secara otomatis akan menghitung potongan saat transaksi pembayaran dilakukan sesuai periode yang berlaku. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu bingung jika nominal yang tertera pada Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) berbeda dengan jumlah tagihan saat akan membayar, karena sistem sudah menyesuaikannya dengan keringanan yang ada.
5. Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Jakarta
Pajak yang dibayarkan warga merupakan tulang punggung pembangunan Ibu Kota. Morris Danny menambahkan, partisipasi aktif warga dalam membayar PBB-P2 sangat menentukan kualitas layanan publik. "Setiap rupiah yang dibayarkan warga melalui PBB-P2 akan
kembali ke masyarakat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penyediaan taman kota, hingga peningkatan layanan transportasi publik dan penanggulangan banjir. Ini adalah bentuk gotong royong warga Jakarta dalam membangun kotanya," tutup Morris Danny.
Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan momentum ini agar bisa mendapatkan potongan maksimal dan menghindari risiko keterlambatan pembayaran ya.
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan tingginya jumlah kasus malaria di Indonesia dalam setahun terakhir hingga ke depannya.
Terdapat lebih dari 700 ribu kasus hingga tahun 2025 yang tercatat di seluruh Indonesia. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 543 ribu kasus.
Data tersebut diungkap langsung oleh Direktur Penyakit Menular Kemenkes, dr. Prima Yosephine. Dirinya juga menegaskan bahwa berbagai faktor seperti cuaca dan migrasi penduduk menjadi penyebab penyebaran malaria di Indonesia.
“Kalau kita lihat kasusnya, di tahun 2025 memang menjadi yang tertinggi dengan 700 ribu kasus, dibandingkan dengan tahun sebelumnya di angka 543 ribu. Lonjakan kasus ini dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya mobilitas penduduk hingga kondisi cuaca yang mempengaruhi perkembangan nyamuk pembawa malaria,” ujar dr. Prima dalam konferensi pers Hari Malaria Sedunia 2026 secara daring di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Dr. Prima juga menyebut bahwa kasus tertinggi berada di tanah Papua yang mencapai 95 persen penyebaran, dengan tantangan eliminasi yang terletak pada pembiayaan akibat efisiensi anggaran.
“Papua itu tertinggi bahkan sampai 95 persen. Kita tahu kondisi geografisnya sangat sulit, pembiayaan jadi sulit juga karena kondisi efisiensi ini,” tuturnya.
Meskipun begitu, saat ini progres eliminasi malaria mencapai angka yang meyakinkan. Dr. Prima membeberkan sebanyak 412 dari 512 kabupaten/kota di seluruh Indonesia atau sekitar 80 persennya sudah terbebas dari malaria.
Dirinya juga menerangkan kepada media bahwa malaria merupakan jenis penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh parasit _plasmodium_ dan ditularkan melalui gigitan nyamuk _Anopheles_ betina. Adapun gejala umum yang dapat dikenali yakni demam tinggi, menggigil, sakit kepala, hingga nyeri pada otot kaki dan tangan.
Selain itu, terdapat beberapa kelompok yang rentan terserang malaria berdasarkan tempat tinggal dan aktivitas mereka.
“Kelompok yang berisiko tinggi antara lain mereka yang tinggal dan bepergian ke daerah endemis, tinggal dekat genangan air, hingga beraktivitas di luar ruangan pada malam hari,” tutur dr. Prima.
Pengendalian malaria di Indonesia tidak hanya mengandalkan upaya layanan kesehatan. Perubahan perilaku masyarakat juga perlu dilakukan melalui sejumlah langkah sederhana seperti membersihkan genangan air, menggunakan kelambu saat tidur, mengaplikasikan obat anti nyamuk, hingga menutup ventilasi rumah yang rawan dimasuki nyamuk dengan kain kasa.
Selain itu, Kemenkes saat ini juga telah melakukan berbagai edukasi dan upaya pencegahan, di antaranya dengan menyebarkan larvasida, ikan pemakan jentik, serta menanam tanaman anti nyamuk seperti serai dan lavender.
Dr. Prima juga menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya mengembangkan deteksi dini serta meningkatkan pencegahan dan respons yang tanggap terhadap kasus malaria.
Namun, tantangan yang masih dihadapi adalah kasus malaria di daerah pelosok yang sulit dijangkau.
“Tantangan selanjutnya adalah kasus malaria pada lingkungan khusus yang beraktivitas di hutan. Itu sulit dijangkau, jadi perlu ada terobosan khusus ke depannya,” jelasnya.
Selain itu, meningkatnya kasus kejadian luar biasa (KLB) di daerah yang sebelumnya dinyatakan bebas malaria juga menjadi tantangan baru bagi pihaknya.
Terakhir, dr. Prima menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah strategis dengan penyelidikan epidemiologi dan survei migrasi di daerah endemis rendah.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dari berbagai sektor untuk memberantas malaria hingga mencapai target eliminasi pada tahun 2030.
“Kebijakan selanjutnya adalah mengutamakan pendekatan pengendalian faktor risiko, seperti distribusi kelambu di daerah endemis tinggi dan surveilans vektor. Oleh karena itu, penanggulangan tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan, perlu adanya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat eliminasi malaria,” kata dr. Prima.
Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026. Presiden Prabowo Subianto mengucapkan... | Halaman Lengkap [239] url asal
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026. Ucapan tersebut dibagikan Prabowo melalui unggahan Instagram Story di akun pribadi resminya, @prabowo, pada Sabtu pagi.
Ucapan dari Prabowo itu menampilkan ilustrasi sketsa hitam-putih. Dalam gambar, tampak memperlihatkan sosok Prabowo yang mengenakan kemeja safari tengah tersenyum lebar sambil menyalami dan berinteraksi dengan kerumunan siswa-siswi sekolah.
Selain menampilkan antusiasme anak-anak, sketsa tersebut juga memperlihatkan kehadiran beberapa guru yang mendampingi di latar belakang.
Di bagian atas dari ilustrasi gambar, tertulis kalimat “Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026”. Sementara pada bagian bawah, tertera nama lengkap “Prabowo Subianto” dengan jabatan resmi sebagai “Presiden Republik Indonesia”.
Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi telah menerbitkan pedoman peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 melalui surat edaran bernomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026 tertanggal 27 April 2026.
Pedoman ini menjadi acuan bagi seluruh instansi pusat, daerah, hingga satuan pendidikan di dalam dan luar negeri dalam menyelenggarakan peringatan Hardiknas. Dalam edaran tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menetapkan tema Hardiknas 2026 yaitu “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Tema ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, Kemendikdasmen juga mencanangkan bulan Mei sebagai Bulan Pendidikan Nasional.
Penetapan ini diharapkan dapat mendorong berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Emiten Prajogo Pangestu mencatat pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I/2026, dengan BRPT dan TPIA mencatat lonjakan laba, sementara CDIA mengalami penurunan laba meski pendapatan naik. [2,255] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu cenderung mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang kuartal I/2026.
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) misalnya mencatatkan lonjakan pendapatan dan laba bersih. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan kinerja keuangan entitas usaha di sektor petrokimia, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA).
Sementara itu, anak usaha TPIA, yakni PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) menderita penurunan laba bersih meski pendapatan meningkat.
Di sektor energi baru terbarukan (EBT), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih seiring dengan peningkatan kapasitas listrik perseroan.
Sejalan dengan BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), yang bergerak di bidang pertambangan khususnya batu bara, membukukan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang Januari-Maret 2026.
Kinerja CUAN tak lepas dari peningkatan performa anak usahanya, PT Petrosea Tbk. (PTRO), yang bergerak di bidang kontraktor batu bara, hingga jasa dan konstruksi rekayasa.
Berikut ulasan selengkapnya kinerja emiten Prajogo Pangestu pada kuartal I/2026.
BRPT
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) membukukan laba bersih sebesar US$90,48 juta atau setara Rp1,53 triliun (kurs jisdor Rp16.999 per dolar AS) sepanjang kuartal I/20262026. Nilai tersebut melejit ratusan persen sejalan dengan kinerja pendapatan solid yang dibukukan perseroan.
Melansir laporan keuangan kuartal I/2026 yang tidak diaudit, BRPT mencatat pendapatan sebesar US$2,57 miliar atau meroket 232,18% secara year on year (YoY). Kinerja ini didorong oleh utamanya oleh pendapatan dari pasar ekspor yang punya eksposur terbesar di pendapatan perseroan.
Perinciannya, pendapatan dari ekspor petrokimia dan kilang tumbuh 926,52% YoY dari US$195,17 juta menjadi US$2 miliar. Di sisi lain, pendapatan dari pasar domestik susut 2,04% YoY menjadi US$566,78 juta.
Pendapatan dari pasar domestik tersebut terdiri dari segmen petrokimia dan kilang yang turun 6,24% YoY menjadi US$165,16 juta, kemudian segmen energi dan sumber daya pihak ketiga naik 9,76% YoY menjadi US$165,16 juta, serta segmen lainnya pihak ketiga meningkat 13,56% YoY menjadi US$1,34 juta.
Di sisi lain, terdapat sejumlah komponen beban yang dibukukan perseroan, antara lain adalah bahan baku, beban produksi dan manufaktur yang nilainya mencapai US$1,88 miliar, melesat 211,57% YoY. Kemudian, perseroan juga membukukan beban penjualan sebesar US$19,76 juta atau naik 94,49% YoY. Di sisi lain, BRPT mencatat keuntungan kurs mata uang asing sebesar US$10,32 juta atau naik 32,82% YoY.
Laba sebelum pajak perseroan dalam triwulan I 2026 tercatat sebesar US$335,25 juta, melonjak 496% YoY. Sementara itu, laba periode berjalan tercatat sebesar US$270,82 juta atau meroket 817,41% YoY.
Dari sisi bottom line, emiten afiliasi Prajogo Pangestu ini membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar US$90,48 juta. Laba bersih ini melejit 459,90% YoY dibanding laba bersih kuartal I/2025 sebesar US$16,16 juta.
Menilik neraca keuangan, aset BRPT per akhir Maret 2026 naik 1,53% year to date (YtD) menjadi sebesar US$17,62 miliar. Jumlah liabilitas perseroan juga meningkat 0,01% YtD menjadi US$11,31 miliar, sementara jumlah ekuitas naik 4,39% YtD menjadi US$6,31 miliar.
TPIA
PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) membukukan laba bersih sebesar US$146,13 juta atau setara Rp2,47 triliun sepanjang Januari-Maret 2026. Perseroan sukses membalikkan rugi bersih pada periode sebelumnya sejalan dengan pendapatan yang meroket.
Melansir laporan keuangan triwulan pertama 2026 yang tidak diaudit, TPIA meraup total pendapatan US$2,40 miliar atau setara Rp40,74 triliun. Pendapatan ini melejit 284,4% year on year (YoY) dari pendapatan periode sebelumnya sebesar US$662,09 juta.
Pendapatan perseroan paling besar tertumpu pada penjualan komoditas ke luar negeri. Penjualan energi yang pada kuartal I/2025 tidak ada, di tahun ini tercatat sebesar US$1,45 miliar. Sedangkan penjualan kimia tumbuh 180,9% YoY menjadi US$548,13 juta.
Sementara itu, pendapatan dari penjualan ke pasar domestik kompak koreksi. Penjualan energi turun 0,4% YoY menjadi US$2,56 juta dan penjualan kimia koreksi 14,8% YoY menjadi US$338,44 juta.
Kemudian, pendapatan segmen infrastruktur untuk pasar domestik melejit 120,2% YoY menjadi US$59,29 juta, sementara untuk pasar luar negeri yang tahun lalu nihil dalam kuartal I/2026 membukukan nilai US$4,41 juta.
Di sisi lain, terdapat sejumlah komponen beban seperti bahan baku, beban produksi dan manufaktur yang meningkat 215,8% YoY menjadi US$1,87 miliar, beban penyusutan melambung 239,2% YoY, dan beban penjualan yang naik 95,4% YoY menjadi US$19,74 juta. Sementara itu, terdapat keuntungan kurs mata uang US$8,91 juta, melejit 406,3% YoY seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Walau sejumlah pos beban mengalami kenaikan, pertumbuhan pendapatan yang signifikan membuat TPIA mencatat laba sebelum pajak sebesar US$230,51 juta, berbalik dari rugi sebelum pajak sebesar US$31,86 juta pada periode sebelumnya.
Sementara itu, laba periode berjalan yang dibukukan TPIA mencapai US$205,08 juta, membaik dibandingkan dengan rugi periode berjalan sebesar US$23,58 juta pada kuartal I/2025.
Dari sisi bottom line, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar US$146,13 juta. Angka ini juga berbalik positif dibandingkan dengan rugi bersih US$25,64 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Menilik neraca keuangan perseroan, aset TPIA triwulan pertama 2026 meningkat 1,5% year to date (YtD) menjadi US$12,51 miliar. Total liabilitas perseroan turun 0,2% YtD menjadi US$7,65 miliar, sedangkan total ekuitas naik 4,3% YtD menjadi sebesar US$4,86 miliar.
CDIA
PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) mencatat laba bersih sebesar US$8,40 juta atau setara Rp142,37 miliar (kurs Rp16.949) pada kuartal I/2026. Meski pendapatan tumbuh dua digit, laba perseroan justru tertekan akibat lonjakan sejumlah pos beban.
Melansir laporan keuangan kuartal I/2026 yang tidak diaudit, CDIA membukukan pendapatan sebesar US$41,24 juta, meningkat 19,1% year on year (YoY). Mayoritas segmen pendapatan meningkat, seperti penjualan daya listrik dan jasa kelistrikan lainnya tumbuh 7,7% YoY menjadi US$22,77 juta, jasa sewa kapal naik 44,7% YoY menjadi US$13,88 juta.
Berikutnya, segmen pendapatan sewa gudang dan segmen jasa lainnya tercatat masing-masing US$0,41 juta dan US$0,39 juta. Kedua segmen ini pada kuartal pertama 2025 belum membukukan pendapatan. Di sisi lain, segmen penjualan bahan bakar turun tipis 0,4% YoY menjadi US$2,55 juta serta segmen sewa tangki dan dermaga turun 8,2% YoY menjadi US$1,23 juta.
Sementara itu, beban pokok pendapatan tercatat naik 22,5% YoY menjadi sebesar US$31,16 juta. Dari sini, laba kotor CDIA masih tumbuh 9,3% YoY dari US$9,21 juta menjadi US$10,07 juta.
Perseroan dalam triwulan pertama 2026 juga mencatat sejumlah kenaikan pos beban, seperti beban penjualan yang meningkat 6,1% YoY menjadi US$0,35 juta, beban umum dan administrasi naik 37,4% YoY menjadi US$4,92 juta, sampai beban keuangan yang meningkat 64,1% YoY menjadi US$10,19 juta.
Usai laba kotor dihitung dengan sejumlah pos beban dan pendapatan lainnya, CDIA menorehkan laba tahun berjalan sebesar US$9,48 juta. Di sini, nilainya sudah terkoreksi sebesar 68,6% YoY dibandingkan dengan kinerja kuartal I/2025 sebesar US$30,23 juta.
Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar US$8,40 juta. Laba bersih yang diraup CDIA tersebut menyusut 70,2% YoY dari laba bersih periode tahun lalu sebesar US$28,17 juta.
Menilik neraca keuangan, aset CDIA per akhir Maret 2026 naik 9% year to date (YtD) menjadi sebesar US$1,90 miliar. Total liabilitas perseroan meningkat 26,1% YtD menjadi US$766,44 juta, sedangkan total ekuitas menurun 0,1% YtD menjadi sebesar US$1,13 miliar.
BREN
PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) membukukan laba bersih sebesar US$43,01 juta atau sekitar Rp728,98 miliar (kurs Rp16.949 per dolar AS) pada Januari-Maret 2026. Laba bersih tersebut tumbuh dua digit secara tahunan, sejalan dengan pendapatan perseroan yang meningkat.
Melansir laporan keuangan kuartal I/2026 yang tidak diaudit, pendapatan BREN naik 9,8% year on year (YoY) menjadi US$165,16 juta. Mayoritas pendapatan tersebut didapat dari kontrak dengan pelanggan, senilai US$112,46 juta, atau tumbuh 10,1% YoY.
Perinciannya, penjualan listrik naik 15,4% YoY menjadi US$80,16 juta dan penjualan uap terkoreksi tipis 1,1% YoY menjadi US$32,30 juta.
Berikutnya, dari segmen pendapatan sewa operasi BREN membukukan kenaikan 10,2% YoY menjadi US$42,23 juta. Sedangkan dari segmen pendapatan sewa, pembiayaan meningkat 4,4% YoY menjadi US$10,47 juta.
Di sisi lain, BREN juga mencatat sejumlah pos beban, yakni beban depresiasi dan amortisasi naik 10,2% YoY menjadi US$25,75 juta, beban keuangan turun 4,9% YoY menjadi US$27,79 juta, lalu ada beban pajak penghasilan yang meningkat 11% YoY menjadi US$38,61 juta.
Kenaikan sejumlah pos beban yang diikuti dengan pertumbuhan solid pendapatan membuat laba periode berjalan BREN dalam triwulan pertama 2026 naik, tepatnya sebesar 24% YoY dari US$42,40 juta menjadi US$52,57 juta.
Sementara dari sisi bottom line, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar US$43,01 juta, meningkat 25,6% dari US$34,24 juta dalam periode yang sama tahun lalu.
Menilik neraca keuangan, BREN per akhir Maret 2026 membukukan kenaikan aset sebesar 1,9% year to date (YtD) sebesar US$3,94 miliar. Jumlah liabilitas perseroan naik 0,7% YtD menjadi US$3 miliar, sedangkan jumlah ekuitas tumbuh 6% YoY menjadi US$936,44 juta.
CUAN
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) membukukan laba bersih sebesar US$5,69 juta sepanjang kuartal pertama 2026. Raihan tersebut sejalan dengan pendapatan perseroan yang melesat dua digit.
Melansir laporan keuangan kuartal I/2026 yang tidak diaudit, CUAN membukukan total pendapatan sebesar US$371,33 juta, atau meningkat 73,6% secara year on year (YoY).
Seluruh core bisnis CUAN mencatat pertumbuhan kinerja. Penjualan batu bara yang berkontribusi paling besar, tumbuh 123,8% YoY menjadi US$129,52 juta. Berikutnya, sektor penambangan juga meningkat 55,8% YoY menjadi US$109,19 juta.
Sementara itu, segmen konstruksi dan rekayasa membukukan kontribusi pendapatan sebesar US$106,43 juta, atau meningkat 54% YoY.
Adapun, ekspansi CUAN melalui anak usahanya, PT Petrosea Tbk. (PTRO) di segmen lini bisnis baru Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) minyak dan gas (migas) lepas pantai sejak kuartal kedua tahun lalu sekarang semakin menunjukkan kontribusinya.
Dalam kuartal pertama 2026, segmen bisnis EPCI minyak bumi dan gas lepas pantai menyumbang pendapatan US$13,59 juta, di mana kuartal satu 2025 lalu masih nihil.
Sementara itu, pendapatan segmen jasa turun 25,5% YoY menjadi US$12,10 juta dan segmen lain-lain mengalami koreksi 23,1% YoY menjadi US$0,50 juta.
Di sisi lain, CUAN juga mencatat kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 59,9% YoY dari US$197,01 juta menjadi US$315,06 juta.
Laba bruto perseroan melonjak 232,6% YoY menjadi US$56,27 juta, sejalan dengan pertumbuhan solid di sisi top line meskipun ada kenaikan signifikan di pos beban pokok pendapatan.
Sementara di sisi bottom line, laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih CUAN tercatat sebesar US$5,69 juta. Raihan laba bersih ini meroket 232,7% dari laba bersih periode sebelumnya sebesar US$1,71 juta.
Menilik neraca keuangan, sampai dengan akhir Maret 2026 CUAN membukukan total aset sebesar US$2,76 miliar atau meningkat 2,5% secara year to date (YtD), Sementara itu, total liabilitas CUAN naik 3,2% YtD menjadi US$2,13 miliar, dan jumlah ekuitas tumbuh tipis sebesar 0,3% YtD menjadi US$628,24 juta.
PTRO
PT Petrosea Tbk. (PTRO) melaporkan hasil kinerja kuartal I/2026. PTRO mencetak laba bersih US$1,38 juta atau setara Rp23,54 miliar (kurs Jisdor Rp16.231 per dolar AS) sepanjang 3 bulan pertama 2026.
Berdasarkan laporan keuangan per akhir Maret 2026, PTRO mencetak pendapatan sebesar US$284,13 juta atau setara Rp4,82 triliun. Pendapatan ini meningkat 84,24% secara tahunan (yoy) dari sebesar US$154,21 juta.
Pendapatan ini diperoleh PTRO dari pendapatan penambangan sebesar US$140,56 juta, konstruksi dan rekayasa senilai US$106,43 juta, pendapatan jasa senilai US$13,59 juta, dan lain-lain senilai US$9,19 juta.
Berdasarkan pelanggannya, pendapatan PTRO diperoleh dari BP Berau Ltd. senilai US$70,29 juta, PT Freeport Indonesia US$53,6 juta dan PT Kideco Jaya Agung sebesar US$50,86 juta.
Beban usaha langsung PTRO sepanjang kuartal I/2026 juga meningkat menjadi US$247,44 juta, dari sebelumnya sebesar US$138,12 juta. Beban usaha ini naik 79,15% secara tahunan.
Meskipun demikian, laba kotor PTRO tercatat melejit 127,94% menjadi US$36,69 juta, dari sebelumnya sebesar US$16,09 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Alhasil, laba bersih PTRO tercatat naik menjadi US$1,38 juta atau setara Rp23,54 miliar sepanjang kuartal I/2026. Laba bersih ini meningkat 50,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$920.000.
Di sisi lain, jumlah aset PTRO juga tercatat meningkat menjadi US$1,60 miliar di akhir Maret 2026, dari US$1,58 miliar di akhir Desember 2026.
Sementara itu, jumlah liabilitas PTRO naik menjadi US$1,29 miliar di 31 Maret 2026, dari sebelumnya US$1,27 miliar di 31 Desember 2025.
Adapun total ekuitas PTRO turun menjadi US$306,55 juta di akhir kuartal I/2026, dari sebelumnya sebesar US$307,45 juta di akhir tahun 2025.
IHSG BEI ditutup negatif pekan ini (27-30 April 2026), anjlok 2,42% dan kapitalisasi pasar turun 2,78%. Investor asing juga catat jual bersih triliunan. [282] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini atau pada periode 27 sampai dengan 30 April 2026 ditutup dengan hasil negatif.
Dilansir dari keterangan resmi BEI, Sabtu (2/5/2026), IHSG ditutup pada level 6.956,80.
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).
Angka tersebut turun dari penutupan pekan sebelumnya yang berada pada level 7.129,49.
Sementara itu, kapitalisasi pasar di bursa efek tercatat sebesar Rp 12.385 triliun, atau turun 2,78 persen dibandingkan penutupan pekan lalu Rp 12.738 triliun.
Selanjutnya, terjadi penurunan pada rata-rata nilai transaksi harian bursa menjadi Rp 18,27 triliun.
Angka ini turun 6,81 persen dibandingkan rata-rata transaksi pekan lalu sebesar Rp 19,61 triliun.
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa mengalami penurunan 15,02 persen menjadi 2,34 juta kali transaksi selama sepekan.
Pada pekan sebelumnya, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa tercatat 2,75 juta kali.
Sementara, rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami penurunan 17,32 persen menjadi 37,11 miliar saham pada pekan ini.
Pada pekan sebelumnya, rata-rata volume transaksi harian bursa tercatat 44,88 miliar saham.
Kemudian, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 1,48 triliun sepanjang 2026.
Dengan begitu, sepanjang 2026 investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 49,87 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang